6 Barang Ini Selalu Saya Bawa Saat Traveling Bersama si Kecil

Sebagai ibu yang hobi banget traveling bersama anak-anak, saya mencatat ada 6 barang yang selalu saya bawa setiap kali saya bepergian bersama mereka.

Sejak kedua anak saya masih balita, hingga kini mereka berusia 10 dan 8 tahun, saya termasuk model ibu yang senang mengajak mereka bepergian. Baik itu traveling yang terencana dengan baik, ataupun sekadar weekend getaway dadakan. Dan traveling ala kami itu, bisa yang menginap di hotel cantik, camping dan hiking, naik pesawat atau road trip menggunakan mobil untuk mampir di berbagai macam kota.

6 Barang Ini Selalu Saya Bawa Saat Traveling Bersama si Kecil - Mommies Daily

Nggak jarang, teman-teman saya yang anaknya masih balita, suka minta bocoran tentang destinasi sampai isi koper dan barang bawaan apa aja yang perlu dibawa. Tahu sendiri kan, namanya ibu-ibu, kadang semuanya mau dibawa, yang ada koper jadi full dan membuat kita susah ‘bergerak.’

Karena pagi ini kembali saya mendapat pertanyaan dari teman saya yang anaknya baru berusia 4 tahun, saya jadi kepikiran untuk membuat tulisannya, ahahaha. Jadi, setelah saya ingat-ingat, ini dia 6 barang yang selalu saya bawa saat traveling bersama si kecil, sejak mereka masih bayi hingga kini sudah mau beranjak remaja.

1. Buku Medical Record

Medical record dari rumah sakit langganan kami nggak pernah ketinggalan untuk saya bawa. Setidaknya dari dua kali pengalaman anak sakit di tengah waktu liburan, dengan adanya medical record ini memudahkan dokter di rumah sakit setempat mengetahui track record kesehatan anak-anak dan obat apa yang biasa mereka konsumsi.

2. Surprise Bag

Nggak peduli usia berapa, namanya anak-anak mereka pasti menyukai mainan dan camilan. Biasanya, saya menyediakan tas kejutan yang isinya mainan baru yang belum pernah diketahui anak-anak dan aneka camilan yang jarang mereka konsumsi (biasanya makanan yang ber MSG, ahahaha karena kalau di rumah saya tidak mengizinkan mereka memakannya). Saat mereka bosan (terutama ketika perjalanan darat), tas kejutan ini bisa menjadi penyelamat.

3. Zip Lock

Percalayah, zip lock ini akan memudahkan Anda saat packing untuk kembali pulang. Memasukkan pakaian kotor, camilan yang tersisa, toiletries ke zip lock membuat ruang di koper menjadi lebih luas.

4. Tas P3K

Memiliki dua anak laki-laki yang hobi banget bergerak atau beraktivitas luar ruang membuat saya harus standby dengan berbagai macam obat-obatan. Biasanya isinya obat-obatan yang sering mereka pakai. Obat demam, obat alergi, obat flu, obat mual, kassa, kapas hingga Betadine.

Well, mengawasi dua anak laki-laki yang aktif bergerak tentu nggak mudah. Mereka senang sekali eksplorasi alam, jadi nggak jarang, saat liburan saya harus dealing dengan kaki anak yang mengalami luka baret dan berdarah, jari tangan anak yang luka terkena benda tajam dan luka – luka lainnya, hahaha.

Makanya, tas P3K ini benar- benar bermanfaat sebagai penolong, terutama kehadiran Betadine. Kalau dulu yang saya bawa jenis Betadine cair. Yang jadi masalah di Betadine cair ini adalah ketika harus mengoleskannya ke area luka, biasanya anak suka rada drama karena takut kesakitan saat lukanya bersentuhan dengan kain kassa yang sudah ditetes Betadine. Sekarang, drama itu bisa dihindari dengan pemakaian Betadine Dry Powder Spray, karena nggak perlu lagi stok kapas, kain kassa atau tissue. Cukup semprot aja di daerah luka terbuka dan langsung kering. Ada efek dinginnya lagi, jadi anak-anak nggak merasa perih.

Betadine Dry Powder Spary ini produk terbaru yang menurut saya akan menjadi jagoannya isi tas P3K para mommies sih. Nggak susah kok mencarinya, bisa ke JD.ID dan beli aja di sini.

5. Dress Code sesuai itinerary

Di awal-awal, isi koper suka terlalu penuh dengan baju, celana dkk-nya yang berlebihan. Akhirnya, saya selalu membuat dress code sesuai itinerary dan ini sukses memangkas setengah dari jumlah pakaian yang akan kami bawa.

6. Hand Sanitizer

Percayalah, kita nggak akan pernah tahu apa saja yang akan disentuh oleh tangan-tangan anak kita. Maka kehadiran hand sanitizer ini membuat saya bisa tetap waras dan tenang karena setidaknya Hand Sanitizer menjaga tangan anak-anak saya tetap bersih jika tidak ada air dan sabun.

Nah, itu dia 6 barang yang selalu saya bawa dari dulu hingga sekarang saya menuliskan artikel ini di tengah-tengah perjalanan saya dan anak-anak ke Jawa Tengah.


Post Comment