Sudah Yakin Tubuh Kita Sehat dan Bugar?

Hidup itu perlu sehat dan bugar. Menurut dr. dr Samuel Oetoro, MS SpGK keduanya ini punya pengertian yang berbeda, lho. Saya pun berhasil mendapatkan ‘resep’ bagaimana merealisasikannya. Jadi sudah yakin apa belum kalau tubuh kita ini sehat dan bugar?

Tiap selesai makan siang, kok, bawaannya jadi ngantuk, ya? Bukannya segar dan merasa ‘on’ untuk melanjutkan kerja, yang ada bawaannya terasa lemas. Pertanda apa, nih?

Terus terang saja situasi seperti di atas, sering saya alami. Meskipun nggak setiap hari, tapi hitungannya cukup sering. Kondisi seperti ini jelas saja menganggu. Baik saat di kantor karena masih banyak pekerjaan saya masih menanti untuk diselesaikan. Termasuk saat di rumah.

Tubuh sehat dan bugar - Mommiesdaily

Apa saya kebanyakan makan, ya? Bisa jadi.

Apa malah karena stress? Mungkin juga.

Tapi menurut dr Samuel Oetoro, MS SpGK kondisi seperti ini menandakan kalau tubuh memang tidak dalam keadaan bugar. Perlu dipahami, bugar dan sehat punya pengertian yang berbeda. Orang yang sehat, belum tentu bugar.

“Kalau mau tahu tubuh kita ini bugar apa nggak, lihat saja bagaimana kondisi setelah makan siang. Kalau habis makan lemas dan ngantuk, tandanya tubuh nggak bugar. Orang bugar itu seharusnya bisa melakukanan aktivitas sehari-hari dengan fit atau dengan optimal. Apalagi buat pekerja media, kalau jam 3 sore sudah lemes, berarti kerja nggak maksimal. Jadi memang harus fresh, dan on. Kalau lemas, bagaimana bisa kerja?” jelas dr Samuel Oetoro, MS SpGK saat peluncuran produk Herbilogy.

Menurut dr Samuel Oetoro, MS SpGK, sebenarnya untuk mendapatkan tubuh yang bugar tidaklah sulit. Kuncinya yaitu berpedoman dengan melakukan 5 S. Makan sehat, berpikir sehat, istirahat sehat, aktivitas sehat, dan lingkungan yang sehat.

Meskipun terdengar cukup klise, tapi saya percaya dengan apa yang dikatakan dokter yang berpraktik di RS. Siloam ini. Sayangnya, pedoman ini pun nggak gampang untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Butuh komitmen yang tinggi. Setidaknya buat saya pribadi.

Dimulai dengan mengasup dan selektif memilih makanan sehat . Iya, saya paham kalau kita butuh makanan dengan gizi dan nutrisi yang seimbang. Makan gorengan kebanyakan jelas nggak baik. Kenyataannya, hampir setiap hari saya makan makanan jenis goreng-gorengan ini.

Duh….

Oh, ya, dr. Samuel juga mengingatkan bahwa makan sehat itu nggak cukup dengan makan sayur dan buah-buahan saja. Intinya, harus lengkap dan seimbang. Ia pun sempat memberikan pandangan beberapa trend diet yang  sedang nge-hietz di Indonesia, semacam diet ketogenik. Pandangan dr. Samuel soal diet keto nanti saya akan tulis dalam artikel terpisah, ya.

Menurutnya, yang paling tepat adalah melakukan balanced diet dan memilih functional food. Hal ini bisa membantu mengurangi risiko terjadi obesitas. Biar bagaimana pun, obesitas merupakan pemicu terjadinya berbagai penyakit berbahaya.

“Segala penyakit ini asal muasalnya kegemukan, problemnya bisa kemana-mana. Makanya harus jaga pola makan. Kalau mau diet, boleh saja, tapi harus tetap dengan diet seimbang. Setiap kali makan, sertakan bahan makanan yang mengandung karbohidrat, serat, protein, lemak baik, vitamin dan lainnya,” tegasnya lagi.

Ia menambahkan, kalau memang memerlukan suplemen sebagai pelengkap, kenapa tidak? Tapi pastikan lebih dulu kandungannya memang alami yang mempu membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan zat aktif harian.

Contoh suplemen alami tambahan yang dimaksud adalah Herbilogy. Produk yang diklaim sebagai superfood bubuk ekstrak tanaman alami pertama yang ada di Indonesia. Debora Gondokusumo, owner Herbilogy mengungapkan kalau produk ini hadir sebagai salah satu solusi praktis bagi masyarakat untuk mendapatkan hidup yang sehat dan bugar. Terlebih lagi bagi kaum ibu.

Debora bercerita, kalau lahirnya Herbilogy tidak terlepas karena dirinya sebagai perempuan sudah melewati beberapa fase penting dalam kehidupan. Seperti ibu pada umumnya, saat hamil, ia ingin memberikan yang terbaik untuk janinnya. Untuk itulah ia bertekad untuk memberikan makanan sehat dan alami. Kemudian, ketika menyusui Debora mengaku produksi ASI yang tidak lancar. Selanjutnya ia pun mengalami fase di mana seorang ibu bingung mencari cara menghadapi anaknya yang picky eater.

Masalah yang sangat familiar bukan?

“Dari sinilah saya pun ingin menemukan solusi dan membantu para ibu melewati fase kehidupannya lebih menyenangkan dan praktis. Apalagi Indonesia itu sangat kaya dengan tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan,” paparnya.

Herbilogy ini sendiri merupakan super food hasil ekstraksi tanaman yang dilakukan lewat proses pengeringan untuk mengurangi kadar air tanpa adanya tambahan pewarna, perasa, pemanis tambahan apalagi pengawet. Artinya, Herbilogy ini memang aman dikonsumsi, termasuk buat si kecil di rumah.

Saya sendiri cukup tertarik dengan beberapa produknya. Khususnya untuk varian yang memang kaya akan antioksidan seperti ekstrak kulit delima, dan tentu saja varian untuk membantu menjaga berat badan seperti Green Tea dan Green Coffee.

Ada yang sudah mencobanya?

Baca juga : Lakukan 5 Kebiasaan Ini Supaya Nggak Menyesal di Usia 50


Post Comment