5 Negara Terbaik dan Terburuk Untuk Membesarkan Anak

Surprisingly, Amerika Serikat nggak termasuk top 5 untuk negara terbaik membesarkan anak.

Nulis artikel ini nggak berarti saya mendiskreditkan Indonesia sebagai negara yang nggak ideal, lho, ya. Indonesia mungkin memang belum ideal, tapi bagaimana pun kita sedang berusaha menuju ke arah sana. Jadi tetap semangat, ya (ngomong sama diri sendiri)…walau tiap ganti menteri, ganti kebijakan kurikulum :p. Toh, ternyata Amerika Serikat yang katanya adidaya ini nggak lantas berada di urutan paling ideal untuk memulai sebuah keluarga dan membesarkan anak-anak.

5 Negara Terbaik dan Terburuk Untuk Membesarkan Anak - Mommies Daily

Ini dia lima negara terbaik dalam membesarkan anak:

1. Swiss
Menurut data dari UNICEF, Swiss merupakan negara terbaik di dunia untuk memulai sebuah keluarga, termasuk membesarkan anak. Semua warga, termasuk 70% ekspatriat menunjukkan kepuasan akan sistem pendidikan dan kesehatan terutama untuk anak.

Baca juga:

Negara dengan Metode Pendidikan Terbaik di Dunia

2. Finlandia
Negara Skandinavia ini masuk dalam Top 5 negara terbaik dalam membesarkan anak, karena tidak ada satu pun warga lokal dan ekspatriat yang memberikan respon negatif terhadap kebijakan pemerintah atas kesejahteraan anak. Kualitas pendidikannya dapat dikatakan sempurna.

3. Kanada
Perekonomian dan politik cenderung stabil di Kanada. Hal ini mendorong pemerintah untuk memperbaiki sistem pendidikan dan fokus pada kesejahteraan keluarga.

4. Norwegia
Ini adalah salah satu negara paling baik bagi wanita. Sudah tahu, kan, kebijakan mereka soal cuti hamil yang bikin sirik semua ibu hamil di seluruh dunia? Dengan sendirinya, negara ini juga mengutamakan kesejahteraan anak-anak, serta memiliki sistem pendidikan yang mumpuni.

5. Inggris Raya
Walau di tahun 2016 Inggris keluar dari Uni Eropa, ternyata tidak membuat stabilitas negara jadi goyah. Terbukti tingkat kepuasan masyarakat Inggris terhadap sistem pemerintahan, dalam hal ini sistem pendidikan untuk anak masih sangat tinggi. Ekonomi dan politik juga stabil sehingga menciptakan suasana kondusif dalam membesarkan anak.

Bagaimana dengan negara terburuk dalam membesarkan anak? Berikut urutannya dari yang paling buruk.

1. Syria
Kita tahulah, ya, kenapa Syria ada di urutan pertama negara terburuk untuk membesarkan anak. Iya, akibat perang di Syria yang udah berlangsung bertahun-tahun ini, jangankan sistem pendidikan yang baik, keamanan dan kesejahteraan saja rasanya sulit didapat oleh anak-anak di Syria. Mari kita bantu doa agar perang di Syria cepat berlalu dan secepatnya anak-anak di sana bisa bersekolah dengan tenang kembali.

2. Liberia
Negara ini memiliki tingkat kematian bayi yang sangat tinggi. Terutama ketika virus Ebola merebak dan membunuh banyak rakyat Liberia. Akibat penyebaran Ebola ini, pemerintah menutup sekolah-sekolah sedikitnya selama 9 bulan. Di masa inilah kekerasan terhadap anak terutama anak perempuan kian mengkhawatirkan. Angka kehamilan pada remaja melesat tinggi akibat kekerasan tersebut.

3. Mali
Mali adalah negara di Afrika yang memiliki konflik perang berkepanjangan. Per keluarga rata-rata hanya bisa meraup penghasilan USD 1 per hari. Jadi jelas makanan jauh lebih berharga daripada pendidikan.

4. Sudan Selatan
Tentara Pembebasan Rakyat Sudan (Sudan’s People Liberation Army) sudah mulai merekrut anak-anak untuk jadi tentara sedari kecil. Jadi, lupakan sekolah. Selain jadi tentara, anak-anak juga dipekerjakan sebagai pengemis dan penjaja seks komersial. So sad…

Baca juga:

Apakah Anak Kita Radikal?

5. Somalia
Duh, kalau ngomongin negara ini saya paling banyak lihat image anak-anak kurang gizi dengan perut besar tapi tulang-tulang yang menonjol keluar, serta kulit pembalut tulang. Lebih parah dari Mali, setiap keluarga memiliki rata-rata penghasilan kurang dari USD 1. Jadi, jangankan sekolah, PBB bahkan memberikan pernyataan bahwa Somalia bahkan nggak akan pernah punya masa depan kalau kondisinya terus begini.

See, Indonesia juga nggak jelek-jelek banget, kan? Kalau sudah begini, saya bersyukur saya bisa membesarkan dan memberikan pendidikan yang lumayan baik untuk anak-anak di tanah air tercinta ini.


Post Comment