Cara Tepat Mengobati Luka Lebam pada Anak

Hati-hati jangan sampai salah penanganan luka lebam si kecil. Ketahui cara yang benar, agar tidak memperparah luka.

Beberapa waktu lalu saya sempat membaca postingan seorang dokter di social media Facebook. Dokter tersebut meceritakan,  pasien anak yang dibawa oleh ibunya dengan dahinya benjol, merah kehitaman, teraba lembut, bengkak dan sekitar mata berwarna hitam.

Baca juga: 7 Area di Rumah yang Bisa Membahayakan si Kecil

Cara Tepat Mengobati Luka Lebam pada Anak - Mommies Daily

Namun dokter tersebut sempat menyayangkan tindakan si ibu yang langsung memberikan obat oles untuk meredakan lebam. Berbentuk gel yang mengandung bahan katif heparin, sejenis antikoagulan atau pengencer darah. Menurut dokter tersebut pemberian heparin hanya akan menyebabkan darah tidak jadi membeku dan perdarahan akan berlangsung terus. Inilah yang menyebabkan benjolan jadi tambah besar, dan menyebabkan darah yang ada di dahi karena benturan turun ke area mata, dan membuat mata si anak membiru.

Menyambung penjelasan dari dokter tersebut, dr. Meta Hanindita dari RSUD Dr Soetomo Surabaya menjabarkan apa, sih, yang sebenarnya terjadi pada luka lebam? Jadi, mommies, luka lebam sebenarnya adalah bercak kebiruan atau berwarna ungu yang muncul di kulit saat pembuluh darah kapiler pecah. Darah dari kapiler ini bocor ke jaringan lunak di bawah kulit yang menyebabkan perubahan warna.

Untuk menangani luka lebam, dr. Meta mengingatkan mutlak dibutuhkan tindakan RICE:

  • Rest : Istirahatkan dan lindungi bagian tubuh yang terluka
  • Ice : Dingin dapat mengurangi bengkak dan nyeri. Menggunakan icepack, kompres luka    lebam selama 10-20 menit, sehari 3x atau lebih.
  • Compression : Kompresi di area yang terluka dapat memgurangi bengkak. Kompresi dapat dilakukan dengan membalut area yang luka menggunkan elastic bandage.
  • Elevation : Tinggikan posisi kaki (jika kaki yang terluka) dari tubuh terutama saat duduk atau berbaring agar bengkak dapat diminimalisir.

Cara Tepat Mengobati Luka Lebam pada Anak - Mommies Daily

Sebagai tambahan dari artikel tentang lebam dan benturan pada anak. Mommies sebaiknya juga waspada dengan beberapa gejala berikut ini, jika si kecil terbentur atau terjatuh. Terutama pada bagian kepala.

  • Muntah
  • Kejang
  • Pola pernapasan yang berbeda saat tidur
  • Bayi atau anak tampak ingin tidur terus
  • Mata bayi tampak juling
  • Bayi atau anak sangat rewel

Baca juga: Hal yang Harus Diwaspadai Saat Kepala Anak Terbentur

Segera bawa si kecil ke dokter jika mommies menemui tanda-tanda di atas. Luka lebam sendiri akan berangsur memudar setelah memakan waktu hamper seminggu. Tahapannya, awal akan berwarna keunguan, lalu berubah menjadi kecoklatan, dan nanti akan sedikit demi sedikit memudar, dan akhirnya kembali ke warna asal kulit.

Baca juga: Membuat Rumah Aman Bagi si Kecil

Ada yang mau berbagi cerita seputar luka lebam pada si kecil ini? Silakan, ya, mommies.


Post Comment