Hindari 5 Kesalahan ini Agar Dapur Aman untuk Si Kecil

Mama saya bilang, dapur itu ibarat jantung di rumah. Perlu terus dijaga agar seluruh anggota keluarga. Makanya, dapur harus aman, jangan sampai melakukan kesalahan fatal untuk si kecil.

Dari awal nikah dan membayangkan punya rumah sendiri, saya selalu kepengen punya dapur yang cantik. Nggak cantik saja, sih, tentunya aman dan nyaman. Ya, walaupun belum jago masak mengolah makanan, setidaknya niat saya ini bisa menggerakkan saya untuk bisa lebih rajin lagi beraktivitas di dapur. Ya, siapa tahu saja bisa jadi area menarik untuk mesra-mesraan sama suami *ups :D.

dapur aman untuk si kecil-mommiesdaily

Untuk mewujudkan dapur impian, saya pun sudah mengumpulkan ragam desain interior dapur yang sekiranya cocok untuk arena dapur saya. Selain itu, meskipun anak saya sudah cukup besar, tetap saka faktor keamanan dan kenyamanan dapur untuk si kecil jadi prioritas. Apalagi kalau ingat aktivitas masak dengan si kecil banyak banget manfaatnya.

Untuk itulah saja sudah membuat catatan kecil agar tidak melakukan beberapa kesalahan seperti yang saya jabarkan di bawah ini.

Membiarkan benda tajam atau pisau di tempat yang mudah terjangkau.

Wah, kalau ini sih, jelas big no, ya! Sebagai orangtua jangan sampai, deh, teledor menyimpan pisau atau benda tajam di area yang gampang diraih anak. Lebih baik, wadah disimpan di area yang tinggi atau simpan di simpan laci yang cukup tinggi, dan jangan lupa untuk dikunci. Makanya saya ingin punya kitchen set yang bisa mengamankan semua perkakas dapur saya.

Lupa mengggunakan pengaman sudut di setiap lemari atau meja.

Kelihatannnya, sih, sepele, ya, tapi buat saya hal ini cukup penting, lho. saya ingat sekali zaman anak saya, Bumi kecil dulu, ketika ia sudah mulai belajar merangkak, saya sering khawatir kalau dia kepentok ujung meja yang tajam. Duh, nggak kebayang deh kalau sampai kejadian. Oleh karena itulah arena dapur pun dilengkapi dengan pengaman sudut sehingga mencegah ada cidera.

Perhatikan Sambungan Listrik

Ini juga penting, ketika membuat dapur  jangan lupa perhatikan sambungan listrik, jangan sampai menempatkan steker listrik di bagian area bawah dinding yang gampang dijangkau anak. Selain itu kabel listrik jangan sampaung menjuntai lantai sehingga ‘memancing’ si kecil untuk memainkannya bahkan menggigit.

Membiarkan kompor dan peralatan elektronik masih menyala

Saya ingat, seorang teman sempat dibikin shock karena melihat anaknya hampir saja kena apa kompor lantaran ia lupa membiarkannya menyala karena memang baru saja masak air. Teman saya ini pun mengku kapok dan membuatnya belajar untuk tidak pernah meningglakan dapur dan membiarkan kompor dalam kondisi menyala. Termasuk pekakas lain seperti. blender, atau oven. Jadi kalau memang nggak digunakan, cabut saja aliran listriknya.

Membiarkan gagang wajan menghadap ke depan

Sudah kebayang dong, ya, betapa ‘gratilnya’ tangan anak-anak? Sering samber ini itu tanpa diperhatikan lebih dulu karena memang mereka belum mengerti. Buat orangtua yang masih punya anak kecil, rasanya sih wajib memmerhatikan wadah dan perkakas yang ada di dapur, termasuk ketika habis memasak jangan lupa putar dan posisikan gagang wajan ke arah belakang kompor. untuk memastikan anak jangan sampai meraih gagang wajan karena penasaran.

Ada yang mau menambahkan list saya ini nggak?


Post Comment