Yuk, Ajarkan Si Kecil Mengelola Angpao Lebaran

Ditulis oleh Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance.

Mommies, setujukah jika momen lebaran dapat digunakan juga untuk mengajarkan anak-anak tentang mengelola uang? Kalau begitu, yuk, ajarkan si kecil mengelola uang angpao Lebaran dengan baik.

saat lebaran, si kecil biasanya mendapatkan hadiah angpao dari orang tua, om, tante, dan eyang. Saat sedang banyak uang, anak-anak dapat mulai diajarkan juga tentang konsep menghargai uang dengan cara bersyukur dan mengelola uang yang sederhana. Untuk anak usia 3 tahun hingga 12 tahun, angpao lebaran sebaiknya dipisahkan untuk 3 pos berikut ini. Yuk, dicoba!

angpau lebaran-mommiesdaily

  1. Donating

Jangan lupa bahwa sebagian dari penghasilan adalah milik orang lain. Beramal harus bisa diajarkan dari usia kecil. Meski pun angpao lebaran adalah hadiah dari orang lain, tetapi tidak ada salahnya untuk mengajak anak beramal dari dana ini. Cara termudah adalah menyisihkan uang untuk dimasukkan ke kotak amal. Alternatif lain adalah mengajak anak untuk berbagi dengan teman atau saudara untuk pembelanjaan yang dilakukannya. Alokasi untuk donasi mungkin sekitar 10% dari angpao yang diterima.

  1. Saving

Si kecil mungkin ingin membeli mainan lego terbaru atau menambah koleksi squishy di rumah? Sah-sah saja memiliki keinginan seperti itu. Mommies pun juga pasti punya keinginan kan seperti belanja pleats pants atau tas branded baru. Nah, berhubung pembelian seperti ini membutuhkan dana yang lebih besar, maka anak dapat diajarkan konsep menabung untuk mendapatkan tujuan keungan yang lebih besar di kemudian hari. Anak harus memahami bahwa uang yang ditabung itu nantinya juga akan digunakan lagi untuk konsumsi di kemudian hari.

Untuk menabung, ajak anak membuka tabungan atas nama sendiri di bank. Bantu mereka berhitung sudah berapa saldo tabungannya saat ini. Jika diberikan fasilitas kartu ATM, maka tidak ada salahnya setiap bulan orang tua mengajak anak untuk mengecek perkembangan uangnya di tabungan. Usahakan untuk menabungkan 40% dari angpao lebaran tahun ini.

  1. Shopping

Nah, pastinya angpao lebaran tetap harus disisakan untuk belanja. Uang tetap saja merupakan alat tukar. Jadi, kurang tepat jika orang tua memaksakan anak hanya menabung saja tanpa mengajarkan mereka bahwa uang ini dapat digunakan untuk berbelanja. Saat anak akan berbelanja, orang tua dapat membantu mengarahkan anak agar membuat daftar belanja. Kemudian, saat membayar di kasir biarkan anak yang membayarkan dari dompetnya dengan pengawasan orang tua. Ingat, mommies jangan tambahkan uang ya jika pembelian anak lebih besar daripada uang yang dimilikinya. Live a Beautiful Life!

 

Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen,” pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.

 

 


Post Comment