Cara Ideal Kelola THR

Ditulis oleh Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance.

Berikut ini adalah tips mengelola THR secara ideal berdasarkan perencanaan keuangan.

Mommies, THR adalah penghasilan yang selalu ditunggu menjelang lebaran. Agar dana THR tidak menguap untuk hal yang kurang prioritas, maka berikut ini adalah tips mengelola THR secara ideal berdasarkan perencanaan keuangan. Yuk, disimak!

kelola THR-Mommiesdaily

  1. Zakat

Bagi umat Muslim, ada kewajiban untuk menunaikan zakat fitrah bagi setiap orang dan dana THR harus dapat dialokasikan untuk pengeluaran ini. Selain itu, kita pun dapat menambah sedekah, bantuan sosial, atau pun membayar zakat harta yang selama ini tertunda. Sebagai ilustrasi, zakat fitrah jumlahnya sekitar Rp35 ribu hingga Rp 40ribu, dan dapat dipastikan kepada panitia penerima zakat fitrah. Alokasinya bisa mencapai 10% dari dana THR. Jangan lupa dibayar ya mommies…

  1. Kebutuhan lebaran

THR kepada para pekerja di rumah, angpao untuk saudara dan kemenakan, hidangan lebaran, serta belanja baju dan aksesoris adalah alokasi kebutuhan lebaran. Mengingat dana terbatas namun keinginan tidak terbatas, pengendalian diri untuk alokasi kebutuhan lebaran menjadi sangat penting. Prioritaskan penggunaan dana THR untuk hak ke pekerja dan urusan hidangan lebaran. Jika ada sisa, maka baru digunakan untuk belanja yang lain. Kebutuhan lebaran juga termasuk keperluan mudik lebaran. Jika mommies dan keluarga juga akan menghabiskan libur lebaran dengan mudik mau pun liburan dengan keluarga, maka usahakan agar dana ini dialokasikan dari THR. Secara umum, idealnya penggunaan THR hanya maksimal 50-70% untuk urusan lebaran.

  1. Dana darurat.

You will never know what’s gonna happen! Dana THR sebaiknya tetap disisihkan untuk keperluan tak terduga. Dana ini disisihkan di rekening yang terpisah, dan dapat digunakan apabila ada pengeluaran mendadak setelah momen lebaran. Selain itu, dapat juga digunakan jika ada musibah seperti sakit dan celaka. Alokasi ini sekitar 10% dari dana THR.

Nah, jika ternyata selama bulan Ramadhan ini mommies sudah banyak melakukan pembelanjaan dengan kartu kredit, maka dana THR sebenarnya sudah selesai dialokasikan untuk membayar utang tersebut. Tugas kita hanyalah membayarkan seluruh utang yang jatuh tempo tersebut dengan dana THR.

Hal penting yang kerap terlupakan adalah alokasi dana THR untuk keperluan Idul Adha seperti dana untuk hewan kurban. Dalam dua bulan mendatang, kebutuhan ini akan timbul sedangkan kita tidak lagi mendapatkan tunjangan. Oleh karena itu, usahakan untuk menyisihkan dana THR sekitar 10% untuk digunakan di periode Idul Adha. Jika masih ada sisa juga, dana THR juga ideal, lho, digunakan untuk berinvestasi sesuai tujuan keuangan. Live a Beautiful Life!

 

Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen,” pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.

 

 


One Comment - Write a Comment

Post Comment