Sebentar Lagi Pindah Divisi, Apa yang Harus Dipersiapkan?

Dalam perjalanan karier seseorang, adakalanya dikondisikan untuk pindah divisi. Jika mommies menghadapi hal ini, apa yang harus dipersiapkan, ya?

Yang namanya pindah divisi sangat mungkin terjadi dalam perjalan karier seseorang. Alasannya juga beragam. Baik untuk alasan promosi, pengembangan diri atau kebutuhan organisasi. Perpindahan mommies ke divisi lain tentunya membutuhkan proses persiapan dan adaptasi. Dengan demikian mommies tetap bisa menghasilkan performance yang terbaik dan memenuhi target yang telah dintukan oleh organisasi. Beberapa hal yang mommies perlu lakukan guna menjamin proses adaptasi berjalan dengan lancar antara lain adalah sebagai berikut.

Sebentar Lagi Pindah Divisi, Apa yang Harus Dipersiapkan? - Mommies Daily

Baca juga: Tertarik Pindah Divisi di Kantor, Bagaimana Caranya?

1. Memahami tujuan dan proses kerja divisi

Setiap divisi di dalam organisasi memiliki peran yang unik di dalam rantai proses bisnis. Tentunya mereka memiliki tujuan spesifi dan terukur dan hendak dicapai dalam satu periode tertentu. Di samping tujuan mommies juga perlu memahami proses kerja yang berlangsung di dalam divisi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan tadi. Misalnya, tujuan dan proses bisnis divisi marketing, berbeda dengan tujuan dan proses kerja di divisi penjualan ataupun di divisi produksi.

Baca juga:

Ingin Tim Lebih Kompak? Miliki Karakter Ini di Dalam Diri Anda.

Komunikasi Antar Divisi, Apa yang Perlu Diperhatikan?

2. Memahami kontribusi spesifik mommies dan ekspektasi atasan langsung

Tidak hanya berhenti sampai di tujuan dan proses bisnis, mommies juga perlu memahami output dan kewenangan dari peran mommies dalam divisi tersebut. Mommies bisa membicarakan hal ini dengan atasan langsung, sehingga mommies mengetahui ekpektasi dari atasan terhadap peran mommies di dalam organisasi. Seringkali masalah muncul karena perbedaan ekspektasi antara atasan dan bawahan yang tidak diselarasakan sejak awal. Ketika mommies mengetahui apa yang menjadi prioritas kerja mommies, mommies juga akan tahu pekerjaaan apa yang menjadi ruang lingkup tanggung jawab mommies. Jika mommies mengelola tim, mommies juga perlu tahu jumlah anak buah serta batas kewenangan dalam mengambi keputusan.

Baca juga: Bagaimana Kita Bisa Menjadi Pendengar yang Baik Dalam Dunia Kerja?

3. Memperkenalkan diri dan berdiskusi dengan rekan kerja

Mommies perlu memperkenalkan diri mommies kepada anggota tim dari divisi yang baru. Hal ini akan memudahkan mommies menjalin kerja sama dengan mereka di masa mendatang. Jalinlah komunikasi dan tunjukkan niat baik mommies untuk bekerja sama atau bahkan “belajar” dari rekan-rekan baru mommies. Mungkin saja ada peraturan-peraturan tidak tertulis yang mommies perlu tahu, yang menjadi bagian penting dalam konteks kerja sama.

4. Menentukan hal-hal apa yang harus mommies pelajari, atau sesuaikan terkait proses kerja maupun tuntutan di tempat kerja baru

Semua informasi yang mommies dapatkan baik dari atasan, rekan kerja, peraturan perusahaan maupun observasi mommies dapat dijadikan bahan untuk menentukan langkah-langkah adaptasi yang harus mommies lakukan. Mungkin saja ada keterampilan-keterampilan baru yang mommies harus pelajari, misalnya kemampuan untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Atau mungkin ada ketrampilan teknis yang harus mommies ketahui dengan baik, misalnya pengetahuan tentang produk. Di sisi lain mungkin ada kebiasaan-kebiasaan lama mommies yang harus diubah. Misalnya, mungkin mommies harus datang lebih pagi di divisi yang baru karena tuntutan dari pelanggan atau proses kerja di divisi baru. Mommies harus menentukan bagaimana mommies akan mempelajari hal tersebut, misalnya apakah lewat pelatihan formal atau observasi rekan kerja,  dan  berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menguasainya.

Jika hal-hal di atas dpat mommies lakukan dengan baik maka, proses perindahaan mommies ke divisi yang baru akan berlansung lebih cepat, dan mommies dapat mencapai prestasi terbaik.

Artikel ini ditulis oleh: Billy Latuputty – Career Consultant, EXPERD


Post Comment