Bulan Puasa, Momen Tepat Mengajarkan Beberapa Hal Penting pada Anak

Bulan puasa menjadi momen yang sangat tepat untuk mengajarkan beberapa hal penting pada anak saya Bumi. Pelajaran apa saja?

“Bu, kenapa aku harus berpuasa?”

Ketika anak saya bertanya mengapa ia harus puasa, maka ada beberapa alasan yang saya coba jelaskan kenapa dirinya perlu belajar puasa, yang tak lain adalah mendapatkan banyak manfaat bagi dirinya sendiri.

IMG_20170305_101348

Belajar ikhlas

sebelum puasa anak saya, Bumi, tanya…. Bu, kalau aku bisa puasa penuh dapat hadiah nggak dari ibu? Deng, Saya kaget. Tapi, pertnyaan ini memang cukup warar karena tahun  lalu saya memang memberika reward pada Bumi kalau memang dia bisa menjalankan puasa dan menjalankan ibadah sholat secara maksimal. Ketika itu saya memberikan sistem bintang untuknya.

Tahun ini? Sistem reward ini sudah nggak saya berlakukan lagi. Saya ingin anak saya Bumi menjalankan puasa karena memang dirinya iklhas. Puasa ya, karena memang dia tahu bahwa menjalankan puasa merupakan kewajiban umat musllim tanpa perlu mengharapkan pamrih. Kalau pun ada, biarlah reward tersebut Allah yang memberikan. Maunya, sih, Bumi bisa paham dan merasakan sendiri bagaimana nikmatnya puasa.

Makanya, saya pun tidak mau memaksakan anak saya Bumi untuk puasa seharia. Saua bilang, “Ibu dan bapak sih berharap kamu bisa puasa full, tapi kan menjalankan Mas Bumi, kalau memang dirasa nggak kuat, nggak apa kok, kalau mau buka puasa setengah hari lalu lanjut. Tapi, besoknya jam bukanya jadi mundur, ya. supaya Mas Bumi bisa lama-lama bisa puasa seharian penuh.”

Dari sini, saya berharap Bumi bisa belajar bahwa pada dasarkan belajar berpuasa, mengajarkan dirinya untuk ikhlas. Bukankah belajar iklhlas itu sulitnya bukan main, ya? Jadi kalau nggak dilatih sejak kecil, mau kapan lagi, dong?

Mengelola dan Mengendalikan Dirinya Sendiri

Menurut saya, nih, poin penting mengapa anak perlu belajar untuk berpuasa adalh anak bisa belajar untuk mengelola dirinya, termasuk mengelola emosinya. Berhubung masih proses belajar, tentu saja anak perlu diacarkan lewat cata belajar yang menyenangkan, tanpa perlu dipaksa terlebih mendapatkan ancaman. Lewat puasa, saat anak belajar untuk menahan lapar dan haus, mereka pun pelu dilatih bagaimana cara mengendalikan atau mengalihkan rasa lapar dan haus tersebut lewat kegiatan yang menyenangkan.

Mengajar Disiplin

Hal positif lain yang dipelajari anak lewat berpuasa, tentu saja soal disiplin. Dalam hal ini lebih ke arah ibadah, sih, bagaimana mereka semakin dilatih untu bisa sholat tepat waktu, bersedekah, termasuk mengaji. Puasa merupakan momen yang tepat untuk membangun kedisiplinan anak. Ketika puasa, anak pun ditempa menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.


Post Comment