Saatnya Ajak si Kecil ‘Merayakan’ Perbedaan Lewat Buku Cerita

Tahu tidak kalau hari ini, tanggal 17 Mei merupakan Hari Buku Nasional? Untuk terus menumbuhkan minat baca pada anak-anak, yuk, pilihankan buku berkualitas seperti beberapa buku pilihan saya yang mengajarkan indahnya perbedaan setiap insan manusia.

Belakangan ini, saya kok, khawatir ya dengan kondisi saat ini, ya? Apa lagi kalau bukan situasi yang memperlihatkan kalau masyarakat kita lupa untuk lebih menghargai keberagaman dan perbedaan. Ngeri banget kalau melihat ada teman atau kenanalan yang notebene sudah jadi orangtua, masih saja mengisi time line sosial media dengan kalimat yang menyudutkan suatu golongan, baik agama dan suku. Hari gini kok masih begitu? Pikir saya.

Padahal, dari kitalah anak-anak belajar tentang arti dan sikap dalam menghadapi perbedaan. Nah, kalau kita sebagai role model sudah saling mengumpat dan menjatuhkan? Bagaimana dengan anak-anak? Padahal, anak-anak sudah perlu belajar arti perbedaan sejak dini untuk supaya punya kemampuan berinteraksi dengan berbagai kalangan.  Dengan begitu anak-anak punya keterampilan sosial yang berperan penting mendorong anak untuk berempati, bekerja sama, dan saling menghormati. Menurut saya, semua ini jadi bekal yang sangat diperlukan kelak anak-anak tumbuh dewasa.

Selain harus bisa menjadi role model yang tepat, saling menghargai perbedaan ini juag bisa kita kenalkan lewat buku bacaan. Sejauh ini, sih, anak saya Bumi sudah punya beberapa buku yang punya pesan moral  betapa pentingnya saling menghargai di tengah perbedaan. Toh, sebenarnya sudah banyak sekali buku cerita anak yang bisa dipilih. Contohnya, buku cerita ahlak anak muslim dengan ilustrasi yang menarik.

Belum lama ini saya pun mulai browsing mencari referensi beberapa buku anak yang bisa mengajarkan bertapa pentingnya menghargai perbedaan. Dan saya pun kepincut dengan beberapa buku di bawah ini.

The Colors of Us by Karen Katz.

color of us

Dari judulnya saja sudah cukup ngena, ya. Buku ini bisa menggambarkan pada anak-anak kita bahwa Tuhan memang menciptakan manusia berbeda-beda. Bukankah setiap anak itu unik, bahkan anak kembar pun tidak akan pernah sama. Buku lain yang hanya indah dan membuat saya sedikit tersendat. Seorang ibu menunjukkan kepada gadis kecilnya yang berusia 7 tahun bahwa kulit setiao orang itu bisa berbeda. Ya, buku ini memang dibuat sang penulis untuk anak perempuannya Lena, yang ia adopsi bersama suami dari Guatemala. Intinya, sih, buku ini memang dibuat untuk ‘merayakan’ akan semua perbedaan dan persamaan yang menghubungkan semua orang.

Whoever You Are by Mem Fox.

Ah, saya naksir berat dengan buku ini. Di salah satu halamannya ada tulisan ‘Their skin may be different from yoursm and their homes may be different from yours. Sebuah perayaan beragam budaya dunia, baik persamaan dan perbedaan kita. Yup, sebagai orang yang lahir dan besar di Indonesia yang amat beragam, prinsip ini perlu dipahami oleh anak saya. Nggak ada, deh, ceritanya ia memandang orang berdasarkan suku dan agama.

Different is Awesome Hardcover by Ryan Haack

Yes, being different is awesome, right? Begitu membaca sedikit soal buku ini, kok, saya jatuh hati, ya. Buku ini ditulis oleh sang penulis untuk memperlihatkan kalau berbeda itu bukan masalah dan tantangan besar untuk seseorang melakukan sesuatu. Cerita ini diambil dari kisah pribadinya yang hidup dengan satu tangan, dan mengingatkan kita semua untuk menyadari kalau kita memang terlahir dengan memiliki perbedaan. Jadi buat apa dipermasalahkan?

 


Post Comment