Bu, Narkoba Itu Apa, Sih?

Nah, lho… ada yang bisa bantu saya untuk memberikan jawaban narkoba itu apa pada seorang anak ?

Punya anak yang kritis itu membanggakan sekaligus bikin deg-degan, ya. Bangga kalau di dalam pikirannya itu banyak tanda tanya yang nggak pernah habis dan terus ingin ditanyakan, deg degannya itu, ya, kalau nggak bisa jawab dengan tepat.

bu,narkoba itu apa sih-mommiesdaily

Setelah beberapa tahun lalu mempertanyakan soal Tuhan, apa itu pacaran, belum lama ini anak ini kembali mengajukan pertanyaan yang bikin saya terdiam beberapa detik. Berpikir Kira-kira jawaban apa yang paling tepat.

“Bu, norkoba itu apa, sih?”

“Memang apa yang Mas Bumi tahu soal narkoba?”

“Ya, nggak tahu… makanya aku tanya ke ibu….”

“Memang  Mas Bumi tahu dari mana soal narkoba?”

“Aku denger dari berita yang nyebut soal narkoba. Memang narkoba itu apa sih, Bu?”

Kira-kira beginilah percakapan antara anak dan ibu yang tahu-tahu ditodong pertanyaan soal narkoba. Meskipun sudah tahu apa itu narkoba, ketika harus menjelaskan pada yang usianya memasuki 7 tahun, kok, nggak gampang, ya.

Yang jelas saya selalu ingat pesan para psikolog, ketika mendapatkan pertanyaan anak lebih baik cari tahu dulu sejauh mana pemahaman mereka. Saya juga ingat dengan apa yang dikatakan para pakar psikolog anak yang sering saya ‘todong’ dengan beragam pertanyaan, bahwa anak seusia Bumi, 6 tahun memang sudah masuk dalam fase mereka punya berinisiatif untuk melakukan sesuatu karena perkembangan kognitif. Hal ini pun berlaku pada banyak bertanya pada orangtuanya. Katanya, nih, fase ini sering ditandai dengan anak kemampuan motorik anak yang semakin berkembang, termasuk makin banyak terlibat dengan interaksi sosial di lingkungan sekitarnya.

Jadi nggak perlu heran kalau setiap saat ada saja pertanyaan yang diajukan. Kalau kata pakar psikolog, jangan pernah abai dengan pertanyaan yang mereka ajukan. Jika memang nggak bisa menjawab saat itu juga, nggak masalah untuk menunda. Tapi jangan lupa untuk menepati janji untuk menjelaskan dan memberikan jawaban. Paling apes, bisa dibilang “Ah…. Ibu payah, nih, masa nggak bisa jelasin langsung ke aku.” Hahahaha

Jadi, saat anak bertanya soal narkoba, harus jawab apa?

Nah, kalau kemarin, saya akhirnya hanya mengatakan, “Narkoba itu sama saja dengan obat. Tapi obat keras yang bisa membahayakan karena ada racunnya. Makanya narkoba itu sangat berbahaya karena bisa bikin orang sakit bahkan meninggal.”

Begitu selesai menjawab, saya sudah siap-siap kalau Bumi bakal melanjutkan pertanyaan yang bikin saya pusing (lagi). Untungnya anak saya cuma bilang, “Oh, pantas saja ya, bu… kalau orang yang pakai narkoba itu suka ditanggap polisi.”

:D

Ngomongin soal narkoba, sebagai orangtua tentu nggak ada yang kepengen anaknya bersentuhan dengan narkoba. Apalagi jadi pecandu. Oleh karena itu, memang pendidikan akan bahaya narkoba perlu ditanamkan sedini mungkin. Saya jadi ingat cerita salah satu teman saya yang mantan pecandu narkoba dan akhirnya harus menerima kondisi ketika tahu kalau dirinya positif HIV, ia mengaku kalau memang saat remaja tidak teredukasi soal bahaya dan dampak narkoba.

Saya percaya, ketika sudah bisa memberikan pehamanan yang tepat dan anak tahu apa saja dampak negative yang ditimbulkan, maka anak pun bisa menjauhkan diri dari narkoba. Namun, tentu saja pengawasan nggak boleh lepas.

 


Post Comment