Jadi Perempuan Itu Harus Melek Finansial

My mom always says that when a woman is financially independent, she has the ability to live life on her own terms.

Dan hingga detik ini, saya selalu memegang teguh apa yang dikatakan oleh mama saya :D. Apakah ini artinya semua ibu harus beralih profesi menjadi working mom yang bekerja 9 to 5 di sebuah perusahaan? Nggak dong! Karena mama saya sendiri adalah seorang IRT yang memutuskan untuk membuka usaha jahit dan butik. Karier profesionalnya di sebuah perusahaan multinasional ia tinggalkan begitu ketiga anak perempuannya memasuki usia sekolah. Namun prinsipnya bahwa perempuan harus mandiri secara finansial tidak pernah hilang.

women-and-money

Ada beberapa alasan yang mama sampaikan kepada kami ketiga anaknya, kenapa mama kekeuh sumeukeuh bahwa perempuan harus memiliki income yang berbeda dari penghasilan suami.

“Kalau suatu saat papa kalian tidak lagi bekerja, kondisi keuangan keluarga kita tidak akan terlalu goyah”

“Perempuan yang memilki penghasilan sendiri bisa merencakanan tujuan jangka panjang tanpa harus tergantung dengan pemberian suami. Menabung untuk masa depan anak-anak atau menabung untuk kesenangan sendiri, kita memiliki kebebasan untuk melakukan itu semua.”

“Kita bisa menciptakan kehidupan yang lebih baik untuk keluarga kita.”

Dan semua alasan mama di atas saya tambahkan satu hal lagi:

“Jika harus terjadi perceraian, kita tidak merasa dunia seakan runtuh karena kita tidak tahu bagaimana membesarkan anak-anak tanpa penghasilan.”

Bukan berarti saya berumah tangga dengan tujuan bercerai (amit amit amit), namun melihat pengalaman beberapa orang teman saya, yang ketika suaminya berselingkuh (berkali-kali) lantas mereka tidak bisa mengambil keputusan bercerai dengan alasan “Gue nggak kerja, anak-anak nanti mau dikasih makan apa?”, itu rasanya saya juga ikutan sedih.

Sayangnya, masih ada perempuan-perempuan yang saya kenal di lingkungan saya tidak memiliki kemandirian secara finansial. Mereka merasa bahwa bekerja itu artinya ya bekerja kantoran, mereka lupa bahwa mereka bisa menjadi freelancer, atau membuka usaha apapun dengan modal marketing social media. Atau, mereka juga lupa untuk berinvestasi dari uang yang mereka peroleh dari suami.

Apakah kita termasuk salah satu di antaranya? Semua kembali ke diri masing-masing aja. Kita yang bisa menjawabnya. Namun rasa-rasanya, menjadi seorang ibu yang mandiri secara finansial bukanlah hal yang salah kok :).

Jadi mari kita kulik tentang urusan financial bagi perempuan. Mommies bisa kirim email ke fibra@femaledaily.com mengenai topik finansial apa sih yang ingin mommies ketahui, atau komen di IG kami di @mommiesdailydotcom.

Oh iya, jangan lupa juga ya mom untuk menyumbangkan buku-buku layak baca yang akan kami salurkan ke perpustakaan yang ada di RPTRA-RPTRA dalam rangka memeringati Hari Buku. Alamat pengiriman bisa di:

Editorial Team Mommies Daily
Jl Pejaten Barat No 46, Jakarta Selatan

image1

Daaaaan, satu lagi, luangkan waktu untuk datang ke event terbesar yang pernah diselenggarakan oleh Female Daily Network, pada tanggal 6-7 Mei nanti, yaitu Jakarta x Beauty 2017. Akan ada banyak beauty talkshow menarik, meet & greet dengan beauty influencer hingga booth-booth dari beauty local and international brand.

Have a fabulous May mommies :*


Post Comment