Lakukan 5 Kebiasaan Ini, Supaya Nggak Menyesal di Usia 50

Menjadi tua itu sudah pasti, masalahnya, masa tua yang kayak gimana nih yang akan kita jalani? Pilihan saya sih masa tua yang sehat dan menyenangkan (amiiiiin-nya mana??)

Semakin usia bertambah saya jadi semakin sering melakukan pengamatan terhadap orang-orang yang lebih tua di sekitar saya. Usia 40-50-an lha. Saya jadi bisa melihat banyak lho orang yang berada di usia sama namun kualitas hidupnya itu bisa sangat bertolak belakang.

Lakukan 5 Kebiasaan Ini, Supaya Nggak Menyesal di Usia 50 - Mommies Daily

Sebut saja deh tante A usia 54, masih aktiiiiiiif banget bergerak, banyak kegiatan, kuat jalan kaki keliling komplek rumahnya, dan wajahnya juga masih segar.

Bandingkan dengan tante B, usianya 50 pas, namun jarang banget bepergian karena sering mengeluh sakit. Mulai dari migrain, sulit jalan karena tulangnya berasa ngilu sampai malas *__*.

Melihat dua contoh ini saya jadi yakin bahwa usia nggak menjamin kondisi namun lebih kepada gaya hidup yang kita anut jauuuuh sebelum memasuki usia tersebut yang bisa berpengaruh terhadap kualitas hidup kelak.

Karena saya ingin memiliki masa tua yang asik, ibarat kata kalau diajak ngemall sama Jordy kelak saya masih bisa, ahahaha, dan nggak jadi beban, saya pun mulai mencicil 5 kebiasan baik sebagai ‘tabungan’ untuk usia tua nanti (mencontek masukan dari tante A):

1. Hindari Stres

Susah? Iya memang, tapi kalau nggak dicoba lebih susah, toh? Sederhana aja, saya yang sehari-hari berjibaku dengan pekerjaan kantor atau menjalankan usaha sendiri, sebaiknya tahu batas kemampuan diri. Kalau dulu saya suka sungkan ambil cuti, sekarang mah saya rutin cuti. Refreshing, pergi liburan dengan teman atau keluarga. Kalau lagi tanggal tua, cukup dengan nyalon, nonton film sendirian, atau kencan dadakan sama pak suami. Karena saya berpikir, percuma mengumpulkan uang banyak kalau sayanya malah sakit-sakitan.


2. Tetap Bergerak!

Lakukan 5 Kebiasaan Ini, Supaya Nggak Menyesal di Usia 50 - Mommies Daily

Menurut hasil survey Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI), 8 dari 10 perempuan nggak olahraga secara rutin, ouch! Dan, masalah kesehatan yang kerap muncul karena nggak rutin olahraga seputar tulang, sendi dan otot. Nah, saya nggak mau jadi satu dari antara 8 perempuan itu. Jadilah saya mulai bergerak. Memanfaatkan aplikasi  olahraga yang sekarang lagi nge-trend. Minimal seminggu 3 kali. Kalau sudah tubuh keringatan, kayaknya senaaaaang banget.

 3. Asupan gizi seimbang

Lakukan 5 Kebiasaan Ini, Supaya Nggak Menyesal di Usia 50 - Mommies Daily

Saya, si pecinta aneka gorengan, sekarang sebisa mungkin sarapan dengan buah dan memilih makanan yang  kaya serat, vitamin, mineral dan zat penunjang kesehatan lainnya. Saya juga mengimbangi dengan asupan yang baik untuk tulang. Saya lagi rajin mengonsumsi Anlene susu berkalsium, yang bisa mendukung kesehatan tulang, sendi dan otot saya. Sehari cukup dua gelas, dan yang saya senang ada varian rasa cokelat. Oh iya, Anlene juga punya kemasan Anlene One-a-Day, praktis bisa minum kapan saja.

Harus disiplin memang tapi kalau membayangkan fungsi tulang saya tidak lagi maksimal, rasa malas langsung hilang :D.

Makanya saya setuju banget dengan campaign #Tetapbisa, dari Anlene yang mengingatkan perempuan Indonesia untuk aktif bergerak.

4. Medical check up

Setahun sekali, saya menyisihkan dana dan waktu pergi ke lab terdekat dan memeriksakan diri. Dari hasil medical check up itu, saya bisa tahu hingga ke organ dalam. Istilah bekennya, mencegah lebih baik daripada mengobati. Dengan rajin medical check up, saya merasa juga bisa memangkas biaya berobat.

 5Kenali postur tubuh yang membahayakan kesehatan

Mommies perhatikan deh, kalau lagi duduk mengetik di kantor. Siapa di sini yang kebiasaan postur punggungnya nggak tegak? Lama kelamaan, (kalau saya, yaaa), efeknya leher jadi pegal luar biasa. Karena kalau posisi punggung kita menekuk, otomatis tulang punggung kita menopang beban lebih berat. Jadi biasanya saya akan topang bagian belakang punggung dengan bantalan tambahan, supaya lebih nyaman. Posisi lainnya yang saya hindari, adalah mengambil barang atau beban yang berat lainnya, dalam keadaan menunduk. Dari beberapa sumber yang saya baca, lebih baik didahului dalam keadaan jongkok, dan perlahan berdiri. Agar tulang, sendiri dan otot kita tidak cedera.

Jadi, yuk! Tetap bergerak aktif, buat apresiasi untuk diri sendiri dan orang-orang tersayang di sekeliling kita :)


Post Comment