Yuk, Tumbuhkan Kecintaan Anak pada Kegiatan Daur Ulang

Selamat Hari Bumi, mommies. Yuk, kita ajarkan si kecil dengan kegiatan daur ulang, sebagai salah satu langkah mengingatkan mereka untuk bisa mencintai  bumi dan lingkungan.

Ibu, kenapa sih, nama aku Bumi? Kata temen-temen aku, Bumi itu kan yang kita injak? Masa aku nanti diinjak-injak?

Kira-kira begitulah pertanyaan anak saya ketika ia mulai memasukui dunia sekolah. Sejak mengandung saya memang sudah punya cita-cita memberikan nama anak saya ini Bumi. Alasannya, ya suka saja. Keren, gitu, hahahaa….

Tapi nggak, kok. Pemberian nama Bumi ini selain memang saya suka, bumi itu kan sampai sekarang memang satu-satunya planet tempat mahluk hidup bisa tumbuh dan hidup dengan nyaman.  Jadi, ya, harapanya anak saya juga bisa memberikan manfaat dan kenyamanan seperti bumi ini. Dan itulah jawaban yang saya berikan ketika Bumi bertanya soal namanya.

Saya dan suami pun berusaha untuk mengajarkan dan memberikan contoh pada Bumi bagaimana kia harus menjaga dan mencintai lingkungan. Saya pun sering kali bertanya, “Mas Bumi mau nggak kalau hidup dengan kondisi lingkungan kita ini nggak nyaman, kotor? Kondisi tersebut tentu bisa membuat lingkungan jadi rusak sehingga berisiko terjadinya bencana.”

Harapannya, dari sini Bumi bisa berpikir dan menemukan jawabannya sendiri.

kegiatan daur ulang -mommiesdaily

Selain memulai dengan mengajarkan untuk tidak buang sampah sembarangan, untuk senang dan tidak merusak tamanan, saya pun senang jika Bumi belajar untuk mendaur ulang. Berkreasi dengan ‘sampah’ atau barang bekar juga sangat mengasikan, kok.  Menurut saya, dengan mengajarkan aak mendaur ulang maka anak bisa melatih daya kreatif  dan imajinasinya. Selain itu, tentu saja bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.

Mumpung lagi long weekend seperti sekarang ini, dan kalau memang hanya liburan di rumah seperti saya, menghabisakan waktu di rumah dengan mengajak si kecil mendaur ulang saja, yuk!

Mulai saja dengan dengan melibatkan si kecil dengan membereskan rumah. Kemudian ajak untuk memilig dan memisahkan benda-benda yang dapat didaur ulang atau ketika memanfaatkan benda-benda hasil daur ulang tersebut.

Sampai sekarang saja, nih, Bumi masih senang mengumoulkan botol atau kotak susu UHT untuk ia sulap sesuai dengan imajinasinya. Misalnya, kta susu UHT dia manfaatkan untuk membuat perahu, meskipun bentuknya rada ‘ajaib’, tapi nggak apa dong. Cara sederhana mengajak anak mendaur ulang bisa juga dengan memanfaatkan kardus bekas sepatu yang kemudian disulap jadi garasi mobil-mobilan.   Toh, saat ini kita bisa dengan mudah mencari inspirasi lewat social media seperti Instagram atau lewat Pinterest.

Yuk, ajak anak-anak kita untuk lebih mencintai bumi.

 


Post Comment