Ooo… Ooo, Vagina (Juga) Bisa Depresi

Ouch, ternyata nggak cuma mental kita aja yang bisa mengalami perubahan emosi, dari senang, tertekan hingga depresi. Ternyata vagina juga bisa mengalami depresi, lho! Baru tahu kan?? Saya juga…..

Ada yang pernah tahu nggak kalau vagina juga bisa mengalami depresi? Kalau saya, sih, baru tahu setelah membaca beberapa artikel kesehatan. Telat, ya? Tapi ibarat pepatah, lebih baik telat dari pada sama sekali ‘buta’ informasi bukan?

Vagina depresi-mommiesdaily

Dalam istilah medis, depresi vagina ini dikenal sebagai vulvodynia. Di mana vagina mengalami kondisi nyeri kronis yang datang begitu saja, dan bisa bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama. Depresi pada vagina ini lebih dulu ditandai dengan beberapa gejala seperti rasa terbakar, menyengat, gatal, berdenyut, bengkak, dan nyeri yang sering digambarkan sangat menyakitkan.

Membayangkannya, kok, bikin ngilu ya. Yang menyedihkan lagi, ternyata depresi pada vagina ini sampai sekarang belum diketahui penyebabnya. Seperti yang saya kutip dari berita di Women’s Health, Sherry Ross, M.D., obgyn dan ahli kesehatan wanita di Santa Monica, California, menjelaskan hal ini. Bahkan katanya, sampai sekarang dokter kandungan masih belum mengakuinya sebagai sindrom sakit yang nyata.

“Diagnosis memang sulit, karena vagina bisa terlihat normal saat diperiksa. Biasanya kami melakukan tes dengan mengusapkan kapas pada berbagai area di vagina, dan bertanya pada pasien untuk mengevaluasi rasa sakitnya,” ujarnya.

Kondisi depresi pada vagina ini juga bisa terjadi pada siapapun, tidak hanya bisa dialami perempuan dewasa saja. Berhubung depresi ini memang dianggap tidak awam dan membahayakan nyawa, depresi vagina sering kali disepelekan. Padahal, buat perempuan yang sudah menikah, kondisi ini bisa berbahaya lho, karena bisa memengaruhi kualitas hubungan seksual, terlebih kalau pasangan memang tidak paham kondisi ini.

Jika ini terjadi, bisa kebayang ya, efek yang ditimbulkan akan seperti apa?

Meskipun depresi pada vagina ini sebabnya belum diketahui dengan pasti, dan belum ada obat yang paling tepat digunakan, justru cara terbaik untuk mencegah vagina depresi dengan melakukan aktivitas seksual secara rutin. Pasalnya, selain memang aktivitas seks menyehatkan, seks juga meningkatkan kolagen yang sehat dan sel elastin. Seks juga bisa mempertahankan aliran darah ke area vagina.

Hmmm baiklah sayang…. nanti malam kita siap-siap ya…. :)))


Post Comment