Agar Ibadah Umroh atau Haji Berjalan Tenang, Lakukan 5 Hal Ini Dulu

Agar ibadah umroh atau haji lebih tenang, dan terhindar dari penyakit MERS CoV, Flu Singapore, SARS dan EBOLA, lebih baik lakukan 5 hal ini sebelum berangkat ke Tanah Suci.

Menunaikan umroh atau ibadah haji bagi setiap muslim jadi salah satu wish list dalam hidupnya, termasuk saya. Mulai dari biaya yang wajib dipersiapkan dari jauh-jauh hari, tata laksana umroh atau naik haji, yang mesti diingat baik-baik, dan yang pasti adalah persiapan kesehatan semenjak keberangkatan. Ambil contoh, waktu Mama dan Papa saya mau umroh beberapa waktu lalu, mereka diwajibkan vaksin meningitis dan influenza, untuk mengihindari terkena kedua penyakit tersebut di Tanah Suci. Ya maklum saja mommies, namanya juga ada jutaan manusia yang hadir di Tanah Suci, dan nggak pernah tahu, seandainya ada kuman yang “terbawa”  dari negara asal. Apalagi saat ini setiap melakukan perjalanan melalui airport sering banget baca tentang waspada penyakit MERS CoV.

Agar Ibadah Umroh atau Haji Berjalan Tenang, Lakukan 5 Hal Ini Dulu - Mommies DailyPernah dengar soal MERS CoV atau Middle East Respiratory Syndrom Coronavirus? Ternyata penyakit ini banyak terjadi di Timur Tengah dan beberapa negara termasuk Korea pada tahun 2014 yang lalu. Layaknya penyakit yang disebabkan oleh virus, penyakit ini sangat mudah menyebar. Bagi rekan – rekan muslim yang hendak menunaikan ibadah haji atau umroh, sebaiknya memperhatikan beberapa informasi berikut melihat sampai dengan saat ini belum ada vaksin dan obat untuk MERS CoV, dan bahkan fatalitas kematiannya mencapai 30%.

Jadi, agar tetap sehat selama melakukan ibadah umroh atau haji kita perlu melakukan hal berikut ini:

Melakukan vaksin yang disarankan oleh penyelenggara haji. Sejauh ini dari beberapa informasi yang saya dapat dari mereka yang pernah pergi ke Tanah Suci dan referensi artikel. Wajib melakukan vaksin meningitis, influenza, dan pneumonia. Bahkan untuk vaksin meningitis jadi syarat untuk mendapatkan visa haji. Biasanya pemberian vaksin ini diberikan 2-3 minggu sebelum berangkat, tapi harus diingat ya, mommies, tidak boleh kurang dari 10 hari “H”, keberangkatan.

Bawa perbekalan yang sifatnya pencegahan dari luar. Selain penyakit meningitis dan influenza, concern terbesar saya bagaimana cara efektif mencegah MERS CoV yang banyak merebak di daerah Timur Tengah apalagi belum ada vaksin dan obat untuk MERS CoV.

Agar Ibadah Umroh atau Haji Berjalan Tenang, Lakukan 5 Hal Ini Dulu - Mommies Daily

Pas banget setelah baca-baca artikel di Mommies Daily, perhatian saya fokus pada antiseptik Povidone – Iodine, yang ternyata sudah dipakai diberbagai negara termasuk Timur Tengah. Dan setelah saya cari tahu lebih lanjut, Povidine Iodine-nya , ternyata terbukti efektif membunuh 99.99% virus MERS dalam waktu 15 detik saja. Di Indonesia sendiri, Povidone – Iodine banyak jenisnya, kalau saya sih lebih pilih Betadine, dan untuk ibadah haji dan umroh saya bawa Betadine Obat Kumur dan Betadine Skin Cleanser untuk menjaga saya dari MERS CoV.  Terlebih ternyata 70% unta di Timur Tengah sudah positiv terkena MERS CoV. Jadi kita perlu extra perhatian!

Setelah baca info tersebut saya jadi rutin menggunakan Betadine Antiseptic Skin Cleanser sebagai sabun mandi dan cuci tangan keluarga. Apalagi kalau habis dari tempat keramaian, manalah kita tahu virus dan bakteri apa yang “berkeliaran” di sekitar kita, jangan sampai kita bawa virus dan bakteri dari luar ke dalam rumah.

Olahraga teratur

Sistem metabolisme yang baik kan, nggak bisa didapat dengan instan. Nah, buat mencicilnya saya harus membiasakan olahraga teratur. Bagus juga kan, untuk investasi kesehatan jangka panjang. Yang paling serderhana dan murah meriah, bisa lari keliling komplek perumahan, atau pakai aplikasi di HP yang memungkinkan mommies olahraga di rumah.

Atur pola makan dan tidur

Kalau sudah olahraga, lebih ideal lagi, diimbangi mengatur pola makan dan tidur. Nggak mau kan, sudah olahraga teratur, dirusak sama makanan yang nggak sehat. Nggak perlu yang gimana banget kok, mommies. Yang penting, asupan antara karbohidrat, protein dan serat seimbang. Jangan sampai karbohidrat mendominasi menu makanan dan camilan mommies. Perhatikan juga proses pengolahan makananannya, jangan juga terlalu sering mengonsumsi makanan yang digoreng. Yang ada timbangan badan, terus ke kanan sebelum berangkat ke Tanah Suci, hihihi. Lalu tutup hari dengan porsi tidur yang cukup, untuk mengembalikan metabolisme tubuh setelah seharian beraktivitas.

Medical check-up

Sudah olahraga teratur, asupan makanan  juga mumpuni, nggak ada salahnya kan cek kesehatan tubuh secara keseluruhan dengan jalan medical check-up. Idealnya hanya satu tahun sekali, kok mommies. Supaya tahu, misalnya ada fungsi organ yang perlu pengobatan, atau malah sebaliknya sudah baik, dan perlu dipertahankan.

Selamat menjalankan ibadah umroh dan haji dengan tenang, ya, mommies. Atau ada yang mau menambahkan tips dari saya?


Post Comment