‘Mengintip’ Pabrik Termorex, PT Konimex di Kota Solo

Familiar, dong, dengan obat penurun panas Termorex? Kalau selama ini saya hanya sebatas membeli dan memberikannya pada anak saya, Bumi, belum lama ini saya sempat berkunjung ke pabrik PT. Konimex di Solo, Sukoharjo.

Siapa yang suka memberikan obat penurun panas Termorex ketika anak demam? *ngacung. Iya, saya termasuk orangtua yang memercayakan Termorex untuk membantu menurunkan suhu panas Bumi kalau sudah di atas 38 derajat.

Baca juga : Semua Tentang Demam Common Cold

Nah, belum lama ini saya mendapat kesempatan berkunjung melihat proses produksi obat Termorex. Sebenarnya nggak cuma obat Termorex saja, sih, tapi saya dan beberapa teman media sempat melihat area pabrik produk lain yang diproduksi PT. Konimex, seperti produk permen Nano Nano, Frozz dan beberapa camilan. Sampai saat ini, PT. Konimex memang sudah memasarkan 121 merek, yang terdiri dari beragam jenis produk. Mulai dari obat-obatan sampai camilan anak-anak seperti Choco Mania atau Tini Wini Biti.

Begitu melihat proses pengepakan produk, termasuk obat Termorex, saya jadi tahu kalau produk yang dihasilkan PT. Konimex selalu mengutamakan mutu. Produksinya pun sangat terjaga dengan sistem quality control yang baik. Ketika masuk ke area pabrik, saya tahu kalau obat-obatan yang di keluarkan PT. Konimex hampir seluruhnya mengunakan mesin dengan teknologi yang teknologi yang mutakhir. Contohnya, nih, memiliki sensor yang bisa mengetahui atau ‘melacak’ jika ada benda asing yang masuk atau ada produk yang memang tidak lengkap, seperti belum ada sendok obatnya. Dan ternyata, untuk produksi obat-obatan seperti obat sirup penurun panas, rata-rata setiap satu sift akan menghasilkan 40 ribu botol obat. Sedangkan dalam sehari bisa ada 3 sampai 4 sift.

Baca juga : Bagaimana Penanganan Demam Pada Anak

Kunjungan saya bersama teman-teman jurnalis sebenarnya merupakan bagian rangkaian memeringati Hari Ulang Tahun PT. Konimex yang ke-50 pada Juni mendatang. Sebagai salah satu perusahaan yang concern dengan kesehatan masyarakat, tahun ini PT Konimex menyelenggarakan serangkaian kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat.

Sebagai perusahaan asli Indonesia, yang didirikan tahun 1967, PT Konimex ingin berkontribusi dan membawa perubahan yang lebih baik untuk Indonesia. Salah satu program yang menurut saya keren banget adalah, menginisiasi program Sanitasi Sekolah yang befokus pada pembangunan dan perbaikan fasilitas sanitasi di 75 Sekolah Dasar (SD).

Seperti yang kita ketahui, cuci tangan merupakan salah satu perilaku atau kebiasaan yang perlu ditanamkan pada anak-anak sejak kecil. Apalagi kalau ingat, sampai saat ini kasus kematian yang disebabkan diare masih sangat tinggi. Artinya, sanitasi bersih bisa mencegah penyakit diare, muntaber dan penyakit lainnya.

IMG_20170330_160849

Sadar akan hal ini, nggak mengherankan kalau PT. Konimex ingin berkontribusi dengan membantu membangun fasilitas sanitasi sesuai dengan standar WHO. Nggak cuma itu saja, sih, PT. Konimex juga akan memberikan soft skill pada siswa dan guru.

Di Sukoharjo sendiri, ratio perbandingan jumlah toilet dengan siswa belum seimbang. Adapun toilet yang tersedia belum secara keseluruhan memenuhi standard kelayakan sanitasi dasar untuk terciptanya Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS).  Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, hanya 40% sekolah dasar di Sukoharjo dengan kondisi toilet yang memadai.

Rachmadi Joesoef selaku Direktur PT Konimex mengungkapkan bahwa PT. Konimex percaya, untuk menciptakan bangsa yang sehat memang harus dimulai sedini mungkin. Salah satunya dengan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat sebagai rumah bagi  lahirnya generasi penerus bangsa.

Sebagai salah satu perusahaan lokal kebanggaan bangsa, PT Konimex sebagai perusahaan manufaktur dengan tagline nya ikut menyehatkan Bangsa ingin terus berkontribusi sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur atas dukungan serta loyalitas yang diberikan kepada PT Konimex selama ini. Tema ‘Sehat Bersama, Tumbuh Bersama’ yang kami usung turut merefleksikan visi kami untuk berkontribusi dalam menyehatkan bangsa tidak hanya melalui produk-produk kami tapi melalui serangkaian kegiatan yang dilakukan, ” ungkap Rachmadi Joesoef selaku Direktur PT Konimex.

Nggak cuma membangun proyek sanitasi, rangkaian ulang tahun PT Konimex yang ke-50 tahun ini juga akan mengadakan lari maraton Run For Health di Sukoharjo. Di mana Fajar Arisan, drummer band Alexa sekaligus sebagai penggiat lari juga ikut berpartisipasi. Fajar mengaku, sebagai warga asli Solo dirinya ikut senang dilibatkan acara Run For Health yang akan diadakan tanggal 14 Mei.

Jadi apa hubungannya lari dengan program sanitasi yang akan dilangsungkan? Jadi, setiap peserta yang erpartisipasi dalam dan bisa menempuh 230 km jarak lari yang terkumpul, akan setara dengan satu toilet di sekolah dasar bagi Proyek Sanitasi Sekolah. Tertarik mau ikutan dan terlibat dalam proyek ini? Langsung daftar saja, ya, lewat website www.konimex.com/runforhealth.


Post Comment