6 Hal yang Wajib Diketahui Saat Memilih Jasa Caregiver

Ketika ada situasi yang mengharuskan mommies menggunakan jasa caregiver, pastikan caregiver yang keluarga mommies gunakan mempunyai ciri-ciri berikut ini.

Adakalnya sebagai anak dihadapkan dengan situasi yang serba salah. Pertama ada orangtua, yang secara fisik, harus dilayani atau di situasi yang agak pelik. Orangtua kita, harus mendapatkan pelayanan medis di rumah. Tapi di sisi yang lain, kita dan orang rumah lainnya, harus tetap bekerja, untuk memenuhi kebutuhan orangtua tercinta, yang hidupnya sudah bergantung pada kita anak-anaknya.

6 Hal yang Wajib Diketahui Saat Memilih Jasa Caregiver - Mommies DailyImage: www.social.eyeforpharma.com

Baca juga: Jasa Caregiver Jangkauan Jabodetabek

Beruntung banget, deh, mommies. Kita hidup di zaman serba canggih, dan makin banyak pula orang-orang kreatif menangkap peluang, seperti Try Wibowo, CEO dan Founder Insan Medika, sebuah jasa layanan kesehatan di rumah. Lewat usaha ini, Try dan Timnya, secara tak langsung membantu banyak keluarga yang membutuhkan jasa pelayanan kesehatan  di rumah. Jadi, orangtua tetap bisa terlayani dengan baik dari segi kesehatannya, kita juga masih bisa tetap berkegiatan, untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Usaha Try dimulai tahun 2013. Setelah melalui jatuh bangun sejak tahun 2010. Kegigihannya berbuah hasil, di tahun 2016, Insan Medika melejit pesat, dengan pertumbuhan sekitar 300%. Daerah yang bisa dilayanipun, tak hanya Jabodetabek, melainkan hingga ke Bandung, Medan, Surabaya, bali dan Jogjakarta. Tak heran, usaha Try dan tim Insan Medika, diganjar penghargaan internasional, The 2016 Globals Over 50s Housing/Healhcare Awards, yang berada di London, Inggris. Sebagai “The Most Outstanding Home Health Service in The World in 2016.”

Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan Try, ia sempat menyebutkan beberapa karakter yang melekat pada Insan Medika, dan menurut hemat saya, juga bisa digunakan sebagai patokan dalam memilih jasa caregiver.

1. Tenaga caregiver, sebaiknya mempunyai kualitas dari segi skill. Jika mommies ingin menggunakan jasa perawat, pastikan ia pendidikan yang ditempuh minimal dari SMK Kesehatan. Hal yang sama diberlakukan pada seluruh tenaga perawat di Insan Medika. Minimal lulusan SMK Kesehatan, D1 D3 dan S1 Keperawatan.

2. Jika memungkinkan melakukan wawancara langsung, mommies bisa menilai etika dan semangat kerja si calon perawat. Karena menurut Try, bekerja sebagai caregiver, sangat berbeda ketika bekerja di RS. Tekanannya lebih tinggi, ada risiko bosan, belum lagi kalau pasien yang ditangani sudah tua, dengan emosi yang tidak lagi stabil.

3. Pastikan jasa caregiver yang mommies gunakan mempunyai akses yang user friendly. Misalnya website yang content-nya detail, dan bisa mengakomidir informasi yang mommies butuhkan. Dari hasil pengamatan saya, usaha yang dikelola dengan baik, juga akan memerhatikan website, sebagai wakil “wajah” perusahaannya mereka di dunia maya.

4. Kemudahan mendapatkan calon perawat, menjadi pertimbangan selanjutnya. Misalnya tidak perlu langsung datang ke kantor jasa caregiver yang kita incar. Cukup wawancara via internet, kita sudah bisa mendapatkan gambaran seperti apa calon perawat yang akan kita pekerjakan. Cukup membantu kan kalau begini, ya, mommies. Di sela-sela, pekerjaan kantor pun, kita bisa melakukan wawancara by phone.

5. Beritikad baik, meladeni segala bentuk complain. Namanya juga bisa usaha jasa, pasti deh ada yang namanya complain. Apalagi ini, berhubungan dengan sumber daya manusia, yang tidak sempurna. Kalau bisa, sih, jasa caregiver yang mommies pilh punya customer service yang meladeni 1001 macam complain, dibarengi dengan feed back yang cepat!

6. Last but not least, mommies harus tahu betul, apa yang jadi kebutuhan orangtua kita di rumah. Karena ini akan memengaruhi jenis layanan dan perawat yang akan digunakan. Menurut Try, ada dua jenis pelayanan caregiver. Medis dan non medis, “Misalnya stroke, jadi kalau dia stroke yang masih bisa makan dia bisa pakai pelayanan non medis. Tapi kalau sudah tidak bisa makan, dan makannya pakai NGT, dia harus pakai pelayanan medis,” jelas Try kepada Mommies Daily. Atau dalam kasus medis lainnya, Try bilang ada yang dinamankan variatif care. Yaitu pasien dengan penyakit yang kecil kemungkinan untuk sembuh. Terpasang banyak alat bantu, seperti oksigen, ventilator, NGT dan kateter. Fungsi alat-alat tersebut hanya membuat pasien nyaman, hingga waktunya dia berpulang. Kondisi seperti ini, tentu saja wajib menggunakan jasa perawat medis, yang sudah teruji kemampuannya menangani pasien dengan kondisi demikian.

Meski sudah tersedia jasa caregiver, kita sebagai anak, tetap wajib memberikan perhatian penuh. Jangan sampai mereka merasakan yang namanya the empty nest syndrome. Ada yang punya cerita menggunakan jasa caregiver?  Kami tunggu sharing dari anda, ya, mommies :)


Post Comment