Cacar Air Nggak Boleh Mandi dan Hanya Menyerang Sekali Seumur Hidup?

Benar nggak, sih, kalau anak yang sudah kena cacar air, nggak mungkin tertular lagi?  Dan, kalau memang sedang cacar air, anak jadi nggak boleh mandi? Serius, nih?

“Ibu, tahu nggak, teman aku ada yang lagi sakit cacar air, lho. Sudah tiga hari nggak masuk. Kalau aku kan sudah pernah sakit cacar, aku nggak akan ketularan lagi kan, bu?” tanya anak saya, Bumi, dengan mimik wajah yang cukup serius.

Iya, setiap pulang kerja, saya dan Bumi memang selalu menghabiskan waktu untuk ngobrol setidaknya 15 menit. Ya, anggap saja sebagai quality time antara ibu dan anak. Lantaran cerita anak lanang saya ini, topik pembicaraan kami beberapa malam yang lalu pun nggak jauh-jauh dari masalah penyakit cacar air.

Ketika Bumi masih duduk di bangku TK, anak saya memang sudah mengalami penyakit yang disebabkan virus Varicella Zoster. Meskipun persitiwa ini sudah terjadi beberapa tahun lalu, tapi saya masih ingat ada beberapa gejala yang dialami saat itu.  Mulai dari demam selama beberapa hari, kemudian disusul dengan adanya ruam kulit dan lenting berisi air yang khas di beberapa area tubuhnya. Mulai dari punggung, pangkal paha, hingga menyebar ke area wajah.

Cacar Air Nggak Boleh Mandi dan Hanya Menyerang Sekali Seumur Hidup_mommiesdaily

Sebenarnya, sakit cacar yang dialami Bumi nggak begitu parah karena memang saya hanya menemukan beberapa lenting saja. Waktu saya mencari informasi di mayoclinic.com, gejala penyakit cacar air memang lebih parah dialami orang dewasa ketimbang anak-anak. Bekas cacar air anak juga cepat hilang karena memang daya regenerasi kulit yang masih baik. Hal ini pun diamini oleh dokter anak yang menangani Bumi kala itu.

Ditambah lagi sebenarnya Bumi sudah vaksin. Hanya saja, vaksin itu kan memang nggak jadi jaminan untuk mencegah sakit cacar 100 %. Tapi setidaknya, saya merasakan kondisi cacar air Bumi memang tidak parah. Memang, sih, waktu itu nafsu makan Bumi benar-benar drop. Jangankan buat makan, diminta minum air putih saja anak mengeluh sakit sampai nangis.

Terlihat lebay, ya? Tapi sebenarnya, cacar air memang tidak hanya menyerang permukaan tubuh saja, tapi termasuk permukaan organ tubuh. Dan ternyata, menurut DSA-nya Bumi, tenggorokannya Bumi juga terdapat beberapa lentingan cacar air yang membuat kondisi tenggorokannya nggak nyaman.

CACAR BETADINE

Bagaimana soal gatalnya dan bolehkah mandi saat cacar air?

Gatal? Ah, ini, sih nggak perlu ditanya, ya. Anak saya sepanjang hari bawaannya mau menggaruk terus. Padahal sudah diberikan bedak anti gatal, lho! Untuk mengurangi rasa gatalnya, saya pun pun tetap meminta anak saya untuk mandi seperti biasa. Perlu diketahui saja, nih, kalau ada pendapat yang mengatakan cacar air nggak boleh mandi sebenarnya hanya mitos.

Lagipula, dengan rutin mandi justru bisa mencegah risiko terjadinya infeksi sekunder. Biar anak saya nyaman, mandinya pun menggunakan air hangat dan saya menggunakan BETADINE® Antiseptic Skin Cleanser. Sabun cair dari Betadine ini memiliki kandungan Povidone-Iodine 7,5% yang bekerja efektif untuk mengurangi risiko infeksi kuman karena cacar dan penularannya. Saya dan seluruh keluarga yang tidak sakit pun juga mandi menggunakan sabun antiseptik ini agar tidak tertular.

Cacar Air Nggak Boleh Mandi dan Hanya Menyerang Sekali Seumur Hidup1_MD

Kalau ngomongin sabun antiseptik, keluarga saya memang sudah memercayakan pada BETADINE® Antiseptic Skin Cleanser. Penggunaannya juga sangat mudah kok, jadi habis basuh badan langsung saja sabunan menggunakan Betadine, diamkan sebentar, baru bilas. BETADINE® Antiseptic Skin Cleanser juga sudah menjadi bagian WHO di bidang kesehatan, lho. Jadi nggak heran kalau banyak ibu-ibu macam saya yang memercayakan BETADINE® Antiseptic Skin Cleanser untuk jadi bagian menjaga kesehatan keluarga.

Mengingat temannya Bumi sedang mengalami sakit cacar, saya pun terus mengingatkan anak saya untuk menjaga kebersihan setiap saat. Caranya, tentu saja dengan menjaga kebersihan tangannya, potong kuku yang rajin, dan memintanya untuk langsung ganti baju ketika sudah sampai di rumah.

Nah, Bagaimana dengan Cacar Air yang hanya sekali seumur hidup?

Meskipun laporan dari Journal Paediatric and Child Health mengemukakan kalau secara umum cacar air akan terjadi sekali dalam seumur hidup, tapi nggak berarti saya lantas jadi santai dan cuek, sih. Karena memang umumnya hanya sekali, namun tetap ada kemungkinan untuk tertular kembali terutama ketika daya tahan tubuh menurun. Cacar kedua kali yang biasanya terjadi adalah terkena Herpes Zoster yang biasa disebut cacar ular. Hal ini bisa terjadi karena virus yang sama yaitu Varicella Zoster yang menyebabkan cacar air juga bisa menyebabkan cacar ular.

Jadi moms, tidak ada salahnya tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri. Kalau memang sistem imunitas sedang menurun, tidak menutup kemungkinan bisa tertular virus yang lain bukan? Setuju kan, mommies.


2 Comments - Write a Comment

  1. setuju banget tuuh,,, orang yang kena cacar air kudu mandi, jangan dengerin orang kl ada y g ngomong ga boleh mandi. gw kena cacar air udh 2 kali, pertama pas anak anak ( itupun di ceritain nyokap ), Kedua pas seminggu setelah gw lahiran anak pertama, dan hasilnya anak gw ga kena asi, karena langsung kering :'( , untuk kejadian yg terakhir bikin gw baby blues plus stress secara bis lahiran gitu, badan masih bergelambir plus kena cacar pula… untung suami perhatian banget plus support,

  2. adiesty

    Aahiww… Itu yg paling penting kan, Mbak. Suami masih perhatian dan kasih support. Apalagi kalau sampai beliin gitu atau tas baru, ya, Mbak :))

    Iya, kalau sakit sebenarnya mah prinsipnya memang mesti tetep mandi. Bukan jd alasan buat gak mandi :D

Post Comment