Waspada! Ada yang Salah dengan Pengasuh Anda Jika Terjadi 5 Hal Ini

Hati-hati, mommies, perhatikan 5 hal ini. Jika salah satu di antaranya terjadi, mommies patut curiga ada yang salah dengan pengasuh si kecil.

Waspada! Ada yang Salah dengan Pengasuh Anda Jika Terjadi 5 Hal Ini - Mommies DailySaya hitung-hitung selama ini Jordy udah gonta-ganti pengasuh, lebih dari 5, hahaha. Kepinginnya sih, tahan lama, tapi gimana dong, belum ada yang berjodoh kerja terlalu lama dengan saya. Paling lama hampir setahun, lalu pulang kampung karena mau nikah, hiks *patah hati. Alasannya lainnya, mayoritas para pengasuh ini yang bermasalah, entah itu bertindak tidak senonoh di rumah saya, membahayakan keselamatan anak saya, dan alasan lainnya yang nggak bisa saya toleransi.

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diajarkan Kepada Pengasuh Anak

Sekian kali berganti pengasuh, lama-lama insting saya jadi terasah. Sedikit aja melihat gelagat dan perilaku yang nggak benar, ini adalah cikal bakal saya mengulang kisah mencari pengasuh lainnya. Misalnya:

  1. Terlalu manis kepada si kecil, ketika kita berada di rumah

Saya pernah punya feeling nggak enak, ketika pengasuh Jordy yang terduhulu, terlalu bersikap manis sama Jordy.  Dan benar saja, beberapa hari berselang, saya menerima kabar dari mata-mata saya, bahwa si Mbak ini, nyatanya nggak telaten ngurus Jordy. Dari sekian pengasuh yang sudah hilir mudik di rumah, saya bisa ambil kesimpulan kalau ketika ada kita, si Mbak ini terlalu manis atau baik, dan cenderung dibuat-buat, bearti dia sedang menutupi sesuatu dari kita. Karena dari pengasuh Jordy yang sudah-sudah, justru yang bersikap normal saat ada saya dan pasangan di rumah, malah jauh lebih baik secara kualitas skill pengasuhan. Saya imbangi, kroscek dengan sumber terpercaya saya, yang memerhatikan tindak tanduk si Mbak ini.

  1. Selalu bermain dengan telepon genggamnya

Hampir setiap pekerjaan tidak lepas dari telepon genggam, heyloooww, situ niat kerja nggak? Dari sini aja bisa kelihatan, etos kerja pengasuh kita, mommies. Saya pribadi nggak ngelarang ART nggak pegang HP sama sekali, tapi ada saat-saatnya dia boleh dan tidak. Misalnya boleh ketika jawab WA atau telepon dari saya, untuk pantau keadaan Jordy. Kalau terlalu sering bermain dengan HP-nya, bisa diartikan atensi, dan fokusnya tidak bisa maksimal mengawasi si kecil.

  1. Tidak bisa mengikuti instruksi dengan benar

Apa yang saya minta tolong kerjakan selalu dijawab, padahal cara yang saya pilih menurut hemat saya sudah paling mudah. Pengasuh macam ini, punya karakter keras kepala, “Ngejawab melulu kalau dibilangin,”, begitu kira-kira kalimat yang sering saya keluhkan kepada suami tentang si pengasuh unik ini. Parahnya dia merasa cara yang paling benar, adalah cara dia. Kalau sudah nemuin indikasi kecil seperti ini, saran saya langsung rumahkan saja, mommies. Karena IMHO, pengasuh hanya menjalankan sistem yang sudah kita buat di rumah, bukan sebaliknya.

  1. Tidak menjawab telepon atau WA

Buat kalau agak lama menjawa WA atay telepon, masih bisa dimaklumi. Tapi, kalau sudah sama sekali nggak jawab bentuk komunikasi dari kita dalam bentuk apapun, Anda patut curiga. Dengan catatan, mommies juga harus yakin HP yang bersangkutan dalam keadaan baik-baik saja. Dari pengalaman saya bergonta-ganti pengasuh, kalaupun baru sempat membalas, dia akan sertakan alasannya itu. Dan bisa menjawan dengan detail setiap pertanyaan dari saya.

  1. Si kecil menjadi pemarah, mudah menangis untuk alasan yang sepele

Cara paling mudah menilai kualitas pengasuh, bisa tercermin dari sikap anak kita. Saya pernah mendapati Jordy, jadi anak yang gampang marah. Kalau nggak setuju dengan sesuatu lantas dia teriak, dan cenderung membentak. Lalu, tangannya enteng memukul saya atau suami. Yang lebih bikin saya jengkel, dikit-dikit nangis buat sesuatu yang sepele. Dan ini terjadi, ketika Jordy sempat diasuh oleh seseorang yang emosian, dan suka membentak.

Baca juga: Daycare, Alternatif Menitipkan Anak Saat Ibu Bekerja

Analisa saya ini nggak lepas dari bantuan support system di rumah saya, mommies. Berhubung kedua orangtua saya masih tinggal di luar negeri, jadilah para tetangga saya menjadi mata kedua saya. Saya wanti-wanti, sekecil apapun perilaku mereka yang dianggap nggak wajar, segera lapor. Ya dampaknya memang kudu siap, lelah hati dan raga gonta ganti pengasuh :D

Mommies punya tanda lainnya yang mesti diwaspadai? Mau dong, boleh ya, saya tahu :)


Post Comment