Saya Ingin Anak Saya Multilingual Sejak Ia Kecil

Meskipun Jordy anak pertama saya masih berusia 2 tahun, namun saya sudah mengenalkannya bahasa Inggris dan saya punya alasan tersendiri mengapa saya melakukannya.

Sejak memiliki anak hampir 3 tahun lalu, saya selalu bercita-cita anak saya kelak akan memiliki kemampuan multilingual alias mampu berbicara dalam dua bahasa atau lebih, selain bahasa ibunya.  Sempat ada pro kontra dari beberapa orang dekat saya begitu mereka mendengar keinginan saya ini. Namun, seperti yang sudah saya katakan di atas, saya memiliki alasan tersendiri mengapa saya ingin Jordy memiliki kemampuan multilingual.

Saya Ingin Anak Saya Multilingual Sejak Ia Kecil - Mommies Daily

  1. Dunia semakin kompetitif dan saya ingin anak saya mampu bersaing di dalamnya

Mau jadi apapun Jordy nantinya, entah itu pekerja kantoran atau pengusaha (cieeeeeh…. Mana Amin-nya mommies semua??? :D) saya merasa dia harus memiliki beberapa keahlian utama yang memang dibutuhkan dalam dunia kerja yang semakin kompetitif ini. Salah satunya adalah kemampuan berbahasa asing. Persaingan yang kelak Jordy hadapi nggak hanya dengan sesama teman dari Indonesia, namun juga sudah skala global. Kalau dia hanya bisa bahasa Indonesia saja, berarti saya menganggap, sebagai orangtua, saya tidak menyiapkan Jordy dengan baik.

  1. Agar ia bisa berkomunikasi dengan banyak orang dari latar belakang berbeda

Bahasa asing membuka kesempatan untuk si kecil bisa berinteraksi dengan orang-orang tanpa ada kendala berbahasa. Harapan saya, semakin luas pergaulan Jordy, maka semakin banyak pengetahuan yang ia terima, semakin banyak informasi yang ia miliki dan semakin tinggi toleransi yang ia punya. Karena ia terbiasa berinteraksi dengan orang-orang yang berbeda dengannya.

Dua point di atas menjadi alasan utama saya kenapa saya ingin Jordy memiliki kemampuan berbahasa asing sejak dini, tanpa melupakan bahasa ibu tentunya :)

Dan, bahasa asing yang saya pilih tentu saja jatuh ke bahasa Inggris. Pertama, karena hingga detik ini bahasa Inggris masih menjadi bahasa global dunia. Kedua, karena saya juga bisanya bahasa Inggris, lha gimana mau mengajarkan bahasa asing lain kalau saya saja nggak paham sama sekali, hahaha.

Saat ini sih saya sudah mengenalkan bahasa Inggris dengan cara yang sederhana, seperti mengenal warna, nama hewan dan angka. Biasanya sambil bermain atau menjelang tidur, suka saya selipkan tuh kata-kata dalam bahasa Inggris. Hasilnya, kini Jordy, sudah bisa meghitung 1-10 dengan  bahasa Inggris, ya walau sesekali suka lompat-lompat, hahaha. Usaha lainnya, saya juga berniat memasukkan Jordy ke tempat les bahasa Inggris. Saat ini, saya tertarik dengan EF karena di sana ada program khusus yang diperuntukkan bagi anak usia 3-6 tahun. Namanya EF Small Stars.

Kenapa saya mencari tempat les yang memiliki program sesuai usia anak? Karena saya tidak ingin membuat Jordy merasa terpaksa belajar. Dia harus merasa bahwa belajar bahasa asing itu adalah hal yang menyenangkan.

Sebenarnya bagaimana sih membesarkan anak multilingual? Kapan memang usia yang tepat mengajarkan anak bahasa asing? Kalau mommies juga memiliki pertanyaan-pertanyaan seperti ini, mommies bisa gabung di acara:

 “Multilingual At Early-Age Why Not?”, bersama EF (English First) dan Mommies Daily.

Serunya dari acara ini adalah, ada Roslina Verauli M.Psi., Psi, Psikolog yang bisa menjawab pertanyaan mommies serta ada Donna Agnesia selaku EF Brand Ambassador dan Meta Fadjria selaku Director of Studies EF English First Jakarta. Mereka akan memberitahu bagaimana membesarkan anak agar memiliki kemampuan multilingual.

Catat tanggal dan tempatnya, ya, mommies:

“Multilingual At Early-Age, Why Not?” – Cari tahu caranya membesarkan anak multilingual.

Bersama                      : Roslina Verauli, M.Psi., Psi, Psikolog,  Donna Agnesia sebagai EF Brand Ambassador dan Meta Fadjria, Director of Studies EF Jakarta.

Tanggal                       : 22 Februari 2017, 14.00 – 16.00

Tempat                        : EF fX Sudirman , Lt 3- Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan

Yuk, mommies yang punya anak usia 3-7 tahun segera daftar di link ini, ya. Sampai jumpa tanggal 22 Februari, mommies  :)


Post Comment