Shichida Method, Stimulasi Otak Kanan Anak dengan Maksimal

Ingin konsentrasi anak kian bertambah? Mungkin saatnya mommies melirik Shichida Method, yang dianggap bisa menstimulasi otak kanan anak secara maksimal.

Sichida Method - Mommies Daily

“Konsentrasi dong, nak….”

Saya yakin, kalimat ini sering banget dilontarkan orangtua macam saya, khususnya yang anaknya sudah duduk di bangku sekolah. Menjelang usianya yang ke-7 tahun, saya dan suami masih merasa kalau tingkat konsentrasi anak kami, Bumi, masih kurang.

Memang, sih, setelah ngobrol dengan beberapa psikolog anak, kita sebagai orangtua nggak bisa berharap kalau tingkat konsentrasi anak tinggi. Soalnya, lama konsentrasi anak masih terbatas, di mana jumlah usianya dikali 2 menit. Jadi, kalau merujuk dari sini maka tinggat konsentari Bumi paling lama hanya 12 menit.

Biar bagaimanapun tingkat konsentrasi anak tentu saja akan memengaruhi kemampuan anak untuk fokus dalam menerima materi pelajaran. Tapi, bukan berarti saya menuntut Bumi untuk bisa mendapatkan nilai akademis yang gemilang, lho, ya. Bukan itu intinya. Saya hanya berharap anak saya memliki keseimbangan dalam pemakaian otak kanan dan kiri.

Seperti yang kita ketahui kalau otak kanan punya pengaruh yang besar untuk seseorang mampu berkonsentrasi dan fokus. Sementara otak kiri punya peran yang besar dalam menstimulasi kecerdasan anak dibidang akademis. Sayangnya, lembaga pendidikan seperti sekolah-sekolah lebih banyak menggunakan pola dan cara yang dominan otak kiri. Artinya, otak kanan memang perlu distimulasi lagi.

Caranya? Tentu saja banyak. Namun, saya sekarang sedang tertarik untuk mengetahui soal Shichida Method. Sudah familiar belum? Shichida method ini ditemukan dan dikembangkan oleh seorang peneliti veteran yang memberikan pengajaran menggunakan otak kanan dengan metode khusus yang ia kembangkan.

Belum lama ini saya pun bertandang ke Shichida Child Education Center di bilangan Dharmawangsa Square. Di sana, saya mencoba mencari tahu mengenai Shichida Method. Hasil ngobrol dengan pihak administrasinya, Ibu Santi, saya jadi tahu kalau di sini anak-anak akan dikenalkan cara belajar dengan teknik dan metode yang berbeda.

Sistem belajar di sini sebenarnya cukup beragam, untuk  batita akan diajak belajar menggunakan flash card. Selain itu itu ada juga sistem belajar dengan photographic memory, perfect pitch music and superb intuition. Buat anak-anak SD, metodenya tentu akan berbeda di mana anak-anak bisa belajar dengan cara yang lebih interaktif lewat video. Semua program yang ditawarkan memang akan menyesuaikan dengan usia dan kebutuhan anak.

Shichida Method ini bisa diikuti seminggu sekali, sebanyak 10 kali pertemuan, untuk 2.5 bulan. Dengan biaya registrasi 1 juta, maka 1 term selama 2.5 bulan biayanya sebesar 4 juta. Namun jika ingin mengikuti kelas weekend yang ditujukan untuk anak di atas 3 tahun, biayanya memang sedikit berbeda yaitu Rp 4.8 juta.

Oh, ya, bahasa pengantarnya Bahasa Inggris. Tapi kalau anak kita belum lancar bahas Inggris nggak usah khawatir, karena akan diajarkan secara bertahap. “Malah banyak yang belum bisa bahasa inggris akhirnya seelah ikutan shichida jadi terbiasa dan lancar berbahasa Inggris,”ujar Santi.

Gimana, tertarik juga nggak?


Post Comment