Safety Riding for Lady Bikers

Perempuan juga bisa jadi pengendara motor yang andal, asalkan tahu aturan mainnya. Tunjukkan kalau kita juga sama lihanya dengan para kaum adam.

Meningkatnya jumlah pengendara motor wanita sekitar tiga tahun belakangan ini sepertinya kurang diimbangi dengan pengetahuan mereka akan berkendara, baik dari sisi peraturan lalu lintas, maupun detail seperti wawasan dasar mengenai mesin kendaraan, safety gear, safety riding and outfit, serta riding posture.

Safety Riding for Lady Bikers - Mommies DailyImage: www.pbmotorcycletrailer.com

Contoh kecil saja, masih banyak pengendara motor berhenti pas banget di garis zebra cross, dan bahkan melewatinya. Dan yang paling menyebalkan sekaligus membahayakan, masih sering saya melihat para pengendara motor ini, memotong jalur mobil seenaknya. Ditambah tidak menggunakan helm.

Baca juga: Ajak Anak Menjadi Duta Keselamatan Keluarga dan Lingkungan Sekitar

Hal ini mengakibatkan kenaikan angka kecelakaan pada perempuan juga ikut meningkat. Ini tidak hanya terjadi di jalan besar atau utama, tapi menurut statistik 80% kecelakaan malah terjadi di sekitar rumah. Queenrides melihat fenomena ini bukan karena kesengajaan. Profil pengendara wanita tidak seperti pria yang cenderung memang sengaja mengebut, menyalip dengan seenaknya, berjalan zigzag, melanggar lampu merah atau marka jalan, dan lain-lain. Kesalahan pada pengendara wanita lebih karena memang tidak tahu dan tidak menyadari bahwa itu salah.

Misalnya seperti:

  • Lupa mematikan atau mengganti lampu sign sehingga memberi tanda yang salah pada pengendara di belakangnya,
  • Berkendara terlalu ke tengah,
  • Memakai baju yang terlalu lebar dan panjang sehingga membahayakan karena masuk ke roda-roda atau mengembang sampai menutupi pandangan pengendara di belakang,
  • Membawa barang atau tas dengan tali panjang yang bisa tersangkut motor sebelahnya, dan sebagainya.

Melihat kenyataan ini, Queenrides tergerak untuk menyosialisasikan safety rides dan beberapa pedoman dasar sebagai pengendara motor. Menurut Iim Fahima, founder Queenrides, para bikers wanita ini sebetulnya sangat bisa diedukasi. Pendekatan personal seperti ajakan untuk berhati-hati dengan memikirkan anak dan keluarga kalau sampai ibu celaka, atau mempertimbangkan perkuliahan dan skripsi untuk yang mahasiswi, sampai ke memberi informasi alternatif kostum yang lebih aman digunakan saat menyetir motor jauh lebih mengena untuk mereka.

Baca juga: 6 Hal yang Harus Dilakukan Saat Ganti Ban Mobil (Sendiri)

Sosialisasi yang dilakukan ini cukup memberikan impact pada pengetahuan para Queenrides. Dari survey yang dilakukan Queenrides pasca event sosialisasi, sebagian besar peserta baru ngeh bahwa perilaku berkendaranya selama ini ternyata berbahaya, dan bertekad mengubah kebiasaan-kebiasaan berkendara yang salah.

Beberapa kiat dan prosedur standar berkendara yang perlu dijadikan contekan sebelum kita mengendarai kendaraan roda dua diantaranya tentang kondisi motor dan outfit yang dikenakan saat berkendara. Detailnya seperti dibawah ini, ya.

Sebelum berkendara, kita harus memastikan dulu kondisi motor. Apa saja, sih, yang perlu diperiksa? Berikut check listnya ya, bisa disingkat, T-CLOCS, yaitu:

  • Tires: pastikan ban tidak kurang angin apalagi kempes.
  • Controls: bagian-bagian yang ada di daerah setir. Diantaranya stang, rem, speedometer, indikator-indikator, dan spion.Catatan tentang spion, sebaiknya tidak digunakan untuk gantungan helm saat parkir karena bisa merusak spion dalam jangka panjang. Jangan mengubah atau mengganti spion standar juga. Ini terkait dengan keseimbangan kendaraan juga, karena konstruksi spion sudah disesuaikan dengan form motor yang bersangkutan.
  • Lights: cek lampu dan lampu sein.
  • Oil: cek minyak mesin dan minyak rem. Bila berkurang, ganti.
  • Chassis: pastikan sasis motor dalam kondisi bagus. Kalau motor sering jatuh, misal saat dipinjam orang atau jatuh di tempat parkir, biasanya jadi terasa nggak enak saat dikendarai. Nah, ini bisa dicek chassis atau rangkanya mungkin bermasalah setelah jatuh.
  • Stands: standar. Bila motor akan parkir 3 jam atau lebih, disarankan untuk menggunakan standar tengah.

Mulai sekarang, yuk, lebih perhatian lagi dengan hal kecil, yang bisa menyelamatkan mommies dan orang lain :)


Post Comment