Tips Menghindari Makanan Cepat Saji

Ditulis oleh: dr Fiona Esmeralda

Semua ibu pastinya ingin memberikan makanan yang sehat bergizi bagi anak-anaknya namun kadang itu easier said than done. Bagaimana tips menghindari makanan cepat saji?

Anak-anak yang sering pilih-pilih makanan ditambah jadwal ibu yang padat kadang mengakibatkan berbagai makanan cepat saji berakhir di penggorengan. Nugget, sosis, dan sejenisnya adalah teman baik para ibu. Solusi mudah untuk anak yang rewel dan tidak mau makan.

Baca juga:

Picky Eater dan Kesulitan Belajar

Kenali Gangguan Makan Pada Anak

Nah, bagaimana cara kita menyiasati hal ini sambil menghindarkan anak akhirnya hanya mau makan makanan cepat saji saja? Berikut sedikit tips dari saya.

Tips Hindari Makanan Cepat Saji - Mommies Daily

1. Only in special conditions
Untuk saya pribadi, makanan cepat saji jenis itu saya khususkan untuk kondisi darurat saja. Kebetulan anak saya yang paling besar sebenarnya makan apa saja. Dari yang berkecap, berkuah, pedas, hingga sayur-mayur. Enak yaaa… Tapi adiknya tidak seperti itu. Dia pilih makanan goreng kering seperti ayam goreng, kurang suka sop berkuah, dan tidak mau makanan kuah kecap. Eh jangan ditanya juga tentang sayur. Pilihan dia sangat terbatas. Nah, kesepakatannya adalah makanan yang (kurang) sehat tersebut boleh untuk bekal sekolah karena kering, mudah disiapkan, mudah dimakan. Juga kalau darurat misal tidak masak di rumah. Selain kasus dia atas, izinnya akan sulit keluar.

2. Homemade Food
Apa sebenarnya yang tidak sehat dari makanan jenis ini? Kekurangannya adalah mereka (nugget, bakso, sosis, dll) termasuk processed food. Jadi sudah banyak aditifnya. Coba dibaca bungkus kemasannya. Biasanya ada penambah kimia untuk pengawet atau stabilizer. Juga pastinya mengandung penyedap rasa atau MSG. Kalau proteinnya sendiri sih bagus ya misal daging ayam atau daging sapi. Kalau mau lebih sehat lagi, maka makanan cepat saji bisa dibikin sendiri atau homemade. Resep nugget homemade mudah dicari di internet atau jika ingin membeli, ada yang jual versi homemade dan non MSG.

Baca juga:

Sehari Tanpa MSG

3. Alternatif Lain
Setelah saya pikir-pikir, sebenarnya ada loh makanan yang cepat saji alias masaknya singkat dan mudah tetapi masuk kategori sehat bergizi. TELUR. Sebagian besar anak kecil makanan favoritnya adalah telur. Ada yang suka dadar, mata sapi, telur rebus, dsb. Walau dia cepat disajikan tapi bukanlah processed food. Telur yang tersaji full gizinya dan fresh masakannya. Anak-anak pasti suka. Kurang apa lagi? Maka saya di rumah menawarkan telur dibanding seri makanan beku dalam freezer ketika mereka merengek minta makan yang lain dari yang menu biasanya.

Selamat mencoba ya!

Baca juga:

Meningkatkan Nafsu Makan Anak yang Menurun


Post Comment