5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Dalam Memilih Sekolah Dasar Swasta

Tahun ajaran baru memang masih beberapa bulan lagi, namun nggak ada salahnya dari sekarang sudah memikirkan apa saja yang perlu dipertimbangkan, kan :).

Biasanya, untuk sekolah dasar, jumlah orangtua yang berminat dengan sekolah negeri dengan sekolah swasta lumayan seimbang. Berbeda lagi begitu nanti masuk masa SMP dan SMU. Kali ini, saya ingin berbagi pengalaman tentang pertimbangan saya ketika memilih sekolah dasar swasta.

Umumnya, sekolah-sekolah swasta ini membuka beberapa gelombang dalam penerimaan siswa/siswi baru. Ada juga yang membuka penerimaan siswa/siswi baru dalam satu gelombang terpadu, terutama untuk sekolah yang paling banyak peminatnya. Wajar juga jika kita sebagai orangtua mulai kasak-kusuk mencari informasi sekolah swasta yang diinginkan.

Berbeda dengan sekolah negeri, pada sekolah swasta akan ditemukan banyaknya pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum mendaftarkan anak. Kadang, beberapa hal terlewatkan karena bisa jadi kita terlalu fokus pada jumlah biaya yang harus dikeluarkan atau hanya fokus pada rating sekolah tersebut. Padahal, ada hl-hal lain yang juga harus Mommies perhatikan dengan benar sebelum memutuskan di mana anak kita akan bersekolah.

hal yang harus dipertimbangkan saat memilih sekolah swasta - mommies daily

• Mempertimbangkan biaya kegiatan tahunan dan SPP.

Biaya adalah pertimbangan pertama yang harus kita perhatikan sebelum mendaftarkan anak ke sekolah yang dituju. Namun komponen biaya yang harus kita perhatikan dengan saksama adalah besaran biaya yang dikeluarkan setiap bulan (SPP, biaya makan siang, biaya antar-jemput dan biaya ekstrakurikuler pilihan) serta biaya tahunan (biaya kegiatan tahunan, biaya buku untuk setahun). Cermati betul setiap informasi mengenai komponen biaya pada sekolah tersebut agar menjadi bahan pertimbangan apakah biaya sesuai dengan budget . Ingat, jangan sampai Mommies mengalami keteteran finansial karena biaya sekolah anak.

• Melihat secara langsung lingkungan sekolah, terutama saat jam belajar.

Jika berkesempatan mengikuti open house/tour yang dilakukan oleh calon sekolah, maka jangan sia-siakan kesempatan tersebut. Karena Mommies dapat memerhatikan dengan saksama suasana kegiatan belajar-mengajar, interaksi terhadap pengajar hingga memerhatikan fasilitas yang disediakan sekolah. Fasilitas yang dimaksud bukan hanya laboratorium penunjang kegiatan belajar mengajar, namun kebersihan toilet, suasana tempat makan siswa/siswi dan kondisi bangunan sekolah serta kelas. Bila dibolehkan, ajak anak untuk ikut mendatangi calon sekolah tersebut.

• Sistem kurikulum yang diterapkan.

Pada umumnya sekolah swasta di Indonesia menerapkan kurikulum pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun, ada juga beberapa sekolah yang menerapkan kurikulum yang diadopsi diluar kurikulum pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah. Informasi mengenai kurikulum yang diterapkan merupakan hal penting yang harus Mommies ketahui sebagai bahan pertimbangan untuk mendaftarkan anak ke sekolah tersebut.

• Sistem keamanan di sekolah.

Orangtua manapun pasti menginginkan sang anak bersekolah di lingkungan yang nyaman. Maka tidak mungkin kita mengabaikan keamanan anak selama ia berada di lingkungan sekolah. Cari tahu mengenai keberadaan satuan pengamanan (satpam/security) pada sekolah tersebut. Bila perlu, tanyakan kepada sekolah mengenai wilayah kerja pihak pengaman di lingkungan sekolah.

• Lokasi sekolah.

Meski beberapa orang tidak terlalu memperhatikan lokasi sekolah yang hendak dituju, namun alangkah baiknya jika lokasi dijadikan bahan. Masalah jarak tempuh yang akan dijalani oleh anak, tingkat kemacetan dan  kemudahan akomodasi menuju sekolah. Meski terlihat sepele, namun hal-hal ini turut mempengaruhi proses belajar anak di sekolah.

Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah dengarkan pendapat anak mengenai sekolah yang Mommies tuju. Nilai lebih dengan mengajak si kecil mengunjungi calon sekolahnya kelak adalah ia akan merasa turut bertanggung jawab dalam proses belajar yang akan dijalaninya.

Mommies juga harus sadar bahwa sekolah ini diperuntukkan untuk sang anak. Kelak ia yang akan menjalaninya selama beberapa tahun. Kebayang kan jika Mommies memaksakan anak untuk bersekolah sesuai pilihan Mommies namun sebenarnya minat dan kemampuan anak bukanlah ke sekolah tersebut.


Post Comment