Langkah Pertama Agar Anak Terhindar dari Kuman Penyakit

Kehadiran kuman di sekitar kita tentu saja tidak bisa disepelekan, untuk itu sebagai orangtua kita perlu paham dengan langkah pertama mengatasi kuman penyebab penyakit.

Bisa dibilang, anak saya, Bumi, punya kulit yang sensitive. Jadi waktu masih zaman bayi, saya nggak bisa sembarangan pilih produk bayi. Kalau nggak hati-hati, pasti ada saja masalah yang timbul. Pernah suatu kali, ketika sabun bayi yang biasa digunakan habis, dan saya mencoba produk berbeda, tahu-tahu kulitnya memerah dan gatal. Duh…

langkah pertama cegah kuman penyakit

Nggak cuma masalah kesehatan kulit saja, sih, anak-anak memang rentan dengan penyakit lain yang disebabkan kuman penyakit. Setahu saya hal ini memang disebabkan karena sistem kekebalan tubuh anak masih belum sempurna. Masalahnya, saat ini berbagai macam kuman terus berkembang. Bahkan tidak sedikit penyakit yang sulit diobati. Ada empat macam kuman yang umum ditemui yaitu virus, bakteri, jamur dan protozoa.

Oleh karena itulah, penting bagi kita untuk bisa mencegahnya lebih dulu. Bukankah dalam segala hal pada prinsipnya memang lebih baik mencegah dari pada mengobati? Apalagi kalau ingat kuman bisa ditemukan di mana-mana, baik di rumah dan lingkungan di luar rumah. Tapi, bukan berarti saya lantas melarang anak untuk bermain kotor atau membatasi ruamg gerak untuk bermain di luar rumah loh. Biar gimana, dunia anak adalah dunia bermain. Anak-anak perlu aktif dan belajaruntuk terus  eksplorasi.

Jadi gimana, dong, cara mencegah kuman supaya nggak nempel dan memicu jadi penyakit yang membahayakan tubuh?

Patuhi jadwal imunisasi

Sadar kalau sekarang ini kuman penyakit kian bermutasi dan bisa menyebabkan kuman penyakit, saya pun tidak mau mengambil resiko. Salah satu upaya saya untuk membuat anak saya tetap terlindungi, tentu saja dengan mematuhi jadwal imunisasi.

Ada banyak alasan mengapa kita sebagai orangtua harus melakukan imunisasi pada anak sesuai jadwal. Setidaknya  kalau seorang anak mendapat imunisasi, maka 80-95% akan terhindar dari penyakit infeksi yang ganas. Semakin banyak bayi dan anak yang terimunisasi, maka penyebaran penyakit pun akan semakin sedikit dan rantai penularan terputus dari anak ke anak lain atau ke orang dewasa yang tinggal bersamanya.

Jadikan Cuci Tangan dan Mandi Sebagai Kebiasaan Rutin

Siapa yang anaknya suka malas cuci tangan, dan mandi? Wah, kalau saya, sih, cukup cerewet dalam hal ini. Cuci tangan yang saya maksud juga bukan cuci tangan yang asal-asalan, lho. Harus memenuhi standart WHO. Dengan cuci tangan yang bersih, maka risiko anak mengalami diare,  atau ISPA bisa diturunkan. Selain cuci tangan, langkah berikutnya tentu saja menanamkan kebiasaan untuk mandi secara rutin. Tubuh anak kita itu kan nggak bisa lepas dari kuman dan bakteri. Iya nggak, sih?

MD-Betadine-Cair-Talkshow-Instagram (1)

Nah, ngomongin soal pencegahan kuman pada anak, dan bagaimana agar tetap anak bisa aktif, Mommies Daily sebentar lagi mau mengadakan acara seru bersama BETADINE® Sabun Cair Antiseptik. “Get Active with Your Kids, Staying Active for Healthy Living. Acara ini akan diadakan pada 5 Februari di Rockstar Gym Kota Kasablanka. Ada dr. Mery Sulastri dan Fifi Alvianto yang akan berbagi ilmu mengenai ‘Langkah Pertama Atasi Kuman Penyebab Penyakit’. Selain bisa menimba ilmu, mommies yang ikutan juga bisa kencan dengan si kecil karena bisa menemani si kecil main air di Rockstar Gym.

Mau ikutan? Buat Mommies yang memiliki anak usia 6 hingga 10 tahun, langsung daftar di forum kami, ya!


Post Comment