9 Daftar ‘Dosa’ yang Sering Dilakukan Ibu Bekerja

‘Dosa-dosa’ yang pernah dilakukan oleh para working mom ini setidaknya menunjukkan bahwa hidup itu nggak selalu seindah omongan motivator.

Ternyata di balik penampilan rapih seperti kemeja dan rok pas badan, fresh make up look, tampilan sangar nan tajam ketika presentasi hingga kemampuan manajerial yang canggih dalam memimpin sebuah divisi, ada momen-momen yang membuat para working mom melakukan hal-hal yang termasuk dalam ‘dosa’ demi sebuah kompromi, hahaha.

Kira-kira dari beberapa daftar dosa di bawah ini, mana yang pernah mommies lakukan?

9 Daftar ‘Dosa’ yang Sering Dilakukan Ibu Bekerja - Mommies Daily

1. Menyogok anak dengan barang atau makanan
Yup, ini berada di urutan teratas dan paling banyak dimention oleh para ibu bekerja, hahaha. Biasanya kalau terpaksa lembur, atau harus ninggalin anak karena ada business trip, maka agar anak nggak ngambek, kunciannya adalah “Nanti mama beliin mainan deh” atau “Nanti mau dibeliin makanan apa?”

Baca juga: Business Trip Tanpa Rasa Bersalah

2. Berbohong agar anak tidak terus mendesak
Biasanya berbohong tentang jam berapa kita pulang dan sampai di rumah. Kebayang dong, lagi hectic ngerjain tugas dari atasan pada jam kantor, tapi ponsel bunyi terus menerus, ternyata dari si kecil yang bolak balik nanya, kapan mama pulang, jam berapa mama sampai rumah dst. “Kalau udah gini, gue main sebut aja jam berapa, urusan nanti on time atau nggak, urusan belakangan, yang penting anak gue nggak nanya-nanya lagi.”

3. Menjadikan meeting sebagai alasan untuk pulang malam
Pikiran rada penat, mau kumpul sama teman-teman sepulang kerja. Kalau bicara jujur, sudah pasti akan ada komplein dari krucil, paling gampang mari kita salahkan pekerjaan, hehehe. “Iya, nanti mama ada meeting dari sore sampai malam, jadi kemungkinan besar pulangnya telat ya nak.” Anak umumnya lebih bisa terima kita pulang telat karena tanggung jawab terhadap pekerjaan dibanding dia tahu kalau kita pulang malam karena kumpul-kumpul sama teman.

4. Menyodorkan junkfood pada anak
I have no time untuk masak makanan sehat, jadi mari kita telepon saja si ayam-ayam berMSG itu ya nak.

Baca juga: Sejarah Tentang MSG yang Menarik untuk Diketahui

5. Mengajak anak bolos di hari sekolah
Mau pergi saat weekend malesnya luar biasa karena pasti jalanan macet dan segala macam mall, hotel atau tempat wisata lain sudah penuh dengan lautan manusia. Mending ambil cuti saat weekdays dan ajak si kecil bolos untuk jalan-jalan *ciumtanganibuguru*.

6. Mencari guru les menjelang musim ulangan
Daripada mama berubah jadi monster setiap kali musim ulangan tiba, mending mama keluar uang memanggil jasa guru untuk mengajarkan materi ulangan. Anak bisa mencerna materi ulangan dengan baik, emosi mama stabil, orang lain dapat pemasukan dan hubungan antara mama dan anak tetap berada di level harmonis :D.

7. Memilih patungan untuk urusan sekolah karena nggak bisa memberikan bantuan dalam bentuk tenaga
Tahu sendiri sekolah zaman sekarang ada aja kegiatan ina inu. Bikin inilah, buat itulah dsb. Nah kalau di WAG, working mom biasanya lebih banyak menjadi silent reader dan ngikut aja deh sama keputusan mama-mama yang lebih sering nongkrong di sekolah. Ikut patungan yang penting semua beres. Bukan berarti nggak peduli sama urusan sekolah anak. Hanya mencari cara yang lebih mudah.

8. Menambah waktu anak untuk bermain games di akhir pekan
Idealnya sih setelah 5 hari bekerja, maka weekend itu saatnya menghabiskan waktu bersama anak. Mulai dari jalan bareng atau membuat kegiatan di rumah yang bisa mengakrabkan hubungan ibu dan anak. Tapi sekali lagi, kadang rasanya buat mandi aja udah nggak ada tenaga. Maunya leyeh-leyeh di rumah, nonton Netflix atau DVD marathon. Tapi kok ya nggak enak ati sama si kecil. Ahaaa, khusus pada weekend ini jatah kamu bermain games mama tambah, jadi 3 jam…. Lalalaalala.

9. Memberikan uang jajan daripada memasakkan bekal
Baiklah nak, mama udah nggak tau mau bikin bekal apalagi untuk kamu. Mama juga besok harus berangkat pagi-pagi untuk mengejar meeting. Bagaimana kalau besok mama kasih kamu uang untuk jajan di sekolah?

Dari sembilan point di atas, berapa point yang pernah mommies lakukan? Nggak salah juga kok kalau faktanya memang sesekali kita pernah melakukannya. Toch, hidup tidak harus selalu sempurna sepanjang masa kan :D.


Post Comment