Tradisi Natal di Seluruh Dunia

Ditulis oleh: Saskia Elizabeth

Ternyata tradisi Natal di seluruh dunia itu ada yang sangat berbeda dengan di Indonesia. Mulai dari 13 Sinterklas hingga membakar kambing bohongan. 

Perayaan Natal saya sekeluarga selalu dimeriahkan dengan dekorasi Natal yang sudah tertata cantik mulai sejak awal bulan Desember. Biasanya ada ornamen seperti kaus kaki, bel, bintang, kepingan salju, pohon-pohon natal, icon Sinterklas dan rusa-rusanya, dan berbagai ornamen lainnya. Makanan-makanan yang disajikan seputar masakan dari daerah asal tentunya. Berhubung saya dari Manado, biasa terdapat sup brenebon atau ayam rica, diselingi makaroni schotel, pastel tutup, spageti, ayam kodok. Nyum!

Kami pergi beribadah setiap malam Natal (tanggal 24) atau pas hari Natalnya (tanggal 25). Kami juga memiliki tradisi tukar kado dengan saudara dan teman. Dengan keluarga inti biasanya di malam Natal, sedangkan keluarga besar pada hari H. Kegiatan sosial dengan keluarga/teman dilakukan biasanya sebelum Natal tiba, jadi ketika Natal, yang membutuhkan dapat menikmati bingkisan Natalnya. Kurang lebih itu tradisi Natal yang umum dilakukan di negara kita.

Tapi apakah Anda tahu, tradisi Natal di negara lain ternyata sangat bervariasi dan cukup unik, karena ternyata banyak yang berbeda dengan tradisi kita. Yuk intip bersama seperti apa di lima negara lainnya:

Iceland

Tradisi Natal di Seluruh Dunia - Mommies Daily

Warga Iceland memiliki tidak kurang dari 13 Sinterklas. Tiga belas hari sebelum Natal, Santa pertama turun dari gunung dan mengunjungi setiap rumah untuk menaruh hadiah di hiasan kaus kaki panjang saat mereka sedang tidur. Anak-anak yang berperilaku baik mendapatkan hadiah seperti jeruk dan permen, sementara anak-anak yang nakal biasanya menerima sesuatu yang kurang menarik, seperti kentang. Keesokan harinya kedua Bapak Natal datang ke kota dan sebagainya. Kemudian pada 25 Desember, yang pertama kembali, hari berikutnya yang kedua kembali. 6 Januari disebut “tiga belas” dan ini adalah hari terakhir dari Natal karena hari itu Santa terakhir pulang.

Rusia

Di Rusia yang unik adalah tradisi saat menyantap hidangan Natal. Setiap keluarga akan makan 12 piring untuk mewakili 12 rasul pada malam Natal, termasuk sup bit, ikan, dan kubis. Mereka kemudian menghadiri Gereja dan menikmati makanan Natal pada tanggal 7 Januari, mematuhi kalender Julian.

Swedia

MD SwedegoatTradisi Natal di Seluruh Dunia - Mommies Daily

The Gävle Goat telah menjadi tradisi Natal Swedia sejak tahun 1966. Setiap tahun, kambing jerami setinggi 43 kaki ini didirikan pada hari pertama Adven di pusat Gävle Kastil Square. Namun, yang heboh itu bukan saat memasang namun saat membongkar/menghancurkannyalah. Pada tahun 1976, si kambing itu tertabrak mobil, ditendang pada tahun 1978, dan pada 2016 itu dihancurkan oleh pemadam kebakaran.

Jepang

Natal bukan hari libur nasional di Jepang, karena hanya satu persen dari populasi dengan agama Kristen, namun masih dirayakan oleh sejumlah besar orang. KFC merupakan makanan yang sangat populer di kalangan orang Jepang saat Natal, karena awalnya mereka tidak bisa menemukan ayam atau kalkun di tempat lain. Rantai makanan cepat saji menjadi tren dengan kampanye pemasaran yang sangat sukses di tahun 1970-an, dan sekarang perjalanan ke KFC dianggap tradisi Natal. Natal berarti KFC time di Jepang!

Italia

Tradisi Natal di Seluruh Dunia - Mommies Daily

Dalam cerita rakyat Italia, bukan Sinterklas yang memberikan hadiah kepada anak-anak tetapi Befana, Natal Penyihir. Seorang wanita tua baik hati, Befana menyebarkan hadiah-hadiah dari Epiphany Eve (malam tanggal 5 Januari). Dia sering digambarkan mengendarai sapu, membawa tas dipenuhi dengan permen dan hadiah, dan tertutup jelaga, dan dia memasuki rumah melalui cerobong asap. Legenda mengatakan bahwa tiga raja meminta Befana untuk menemukan bayi Yesus dan mengundangnya untuk bergabung dalam perjalanan mereka. Namun Befana menolak, tapi kemudian menyesali keputusannya. Orang-orang mengatakan dia masih mengejar tiga orang bijak dalam perjalanan mereka untuk menemukan bayi Yesus, dan meninggalkan hadiah untuk anak-anak dalam perjalanan.


Post Comment