Mama, Are We There, Yet?

Ditulis oleh: Saskia Elizabeth

Saat bepergian bersama anak, siapkan telinga mendengar kalimat “Sudah sampai belum, Ma?” Dikalikan ratusan kali :D. Gimana caranya agar itu tidak terjadi, atau minimal bisa dikurangi?!

Buat yang tinggal di kota besar pasti sudah terbiasa “menikmati indahnya” bermacet-macetan di jalan. Macet ya tinggal dengerin lagu, main ponsel, pasang nail polish, dandan, nonton TV, sampai bahkan ada yang bisa ganti baju walau di kursi pengemudi (sangking stuck parah).

Nah, bayangkan perjalanan macet jarak jauh, membawa anak, ahahaha. Pasti familiar banget dengan kalimat …..

“Ma, udah sampe belum?”

“Ma, berapa lama lagi?”

“Ma, kok lama banget?”

Dst………

Ma, Are We There Yet

Sudah pasti anak bolak-balik bertanya seperti ini karena dia bosan! Percuma kita menjawab, sebentar lagi. Karena anak nggak peduli mau 5 menit kek, 10 menit kek, sebentar kek, pokoknya si anak jenuh.

Nah, berhubung saya bukan tipe mama yang kadar sabarnya segambreng, begitu ngerasain pertama kali terjebak macet dan didera dengan pertanyaan seperti ini, pada perjalanan berikutnya, saya langsung mengantisipasi. Saya sudah siapkan perlengkapan perang untuk membunuh rasa jenuh si anak.

1. Kami selalu punya ritual main games tanpa menggunakan alat bantu apapun. Games-nya juga simpel banget. Tebak lagu sambil humming, main tebak kata untuk kategori buah atau hewan atau film yang dimulai dari berbagai huruf. I Spot on…(seseorang bilang saya melihat sesuatu yang biru dan besar di sekitarnya..nanti yang lain menebak misalnya langit atau mobil), menebak jumlah suatu benda. Contoh, ada berapa pohon yang ada di sekitar kita saat lampu merah, yang menjawab paling cepat yang menang. Salah satu game favorit saya adalah….. siapa yang paling lama tidak bicara, hahahaha. Biasanya sih anak-anak yang duluan keceplosan, yang kalah harus melakukan sesuatu seperti bernyanyi.

2. Tebak gambar! Berhubung anak-anak saya semuanya suka gambar jadi di mobil selalu ada buku dan pensil. Kalau bosan menggambar, ya tebak gambar.

3. Jangan lupa masukkan berbagai benda yang dapat membuat si kecil tetap sibuk, dan masukkan semua dalam satu tas. Misalnya boneka, mini figure, robot, kereta-keretaan buku bacaan, atau mainan yang sedang digemarinya. Biasanya saya meyebutnya Car’s goodie bag. Masing-masing anak mendapat satu tas yang isinya bermacam-macam benda dan makanan.

Baca juga:

Barang yang Wajib Ada di Dalam Tas Saat Liburan

4. Ceritakan berbagai cerita menarik setiap melewati satu tempat. Misalnya “Kamu lahir di rumah sakit ini lho. Malam sebelum kamu lahir mama bla bla bla,“ Lihat anjing yang ada di jalan itu dia di jalan menjemput majikannya,“ “Lihat bangunan itu pernah terbakar, makanya dindingnya hitam. Tapi pak Pemadam Kebakaran berhasil menyelamatkan semua orang,” dan berbagai cerita lainnya.

kumon2

5. Siapkan camilan sebanyak mungkin minimal dua jenis. Melihat mereka mengunyah hati saya damai..karena mereka tenang, anteng dan kusyuk sekali.

6. Menghitung koin. Di mobil pasti selalu ada koin, saya kumpulkan dari berbagai kembalian, biasanya untuk bayar parkir dan uang tol! Tapi letaknya suka berantakan karena pas mengambil terburu-buru. Nah, favorit anak-anak adalah mereka menyortir, memisahkan berdasarkan nilai nominalnya lalu menghitungnya.

7. Karaoke. Yup there is no better way to fight the traffic with sing and dance. Kalau yang ini khusus di mobil yaa kalau di pesawat/kereta akan mengganggu penumpang lain karena berisik.

Baca juga:

Tips Agar Anak Bebas Bosan di Pesawat

8. Menandai peta. Terkadang saya menggambar peta asal-asalan di kertas gambar. Lalu anak-anak yang akan menandai tempat-tempat yang sudah dilewati. Misalnya sudah lewat sekolahan mereka menandai dengan stiker. Jadi anak-anak excited untuk segera melewati simbol-simbol yang saya buat ini tanpa harus bertanya sudah sampai belum, karena mereka tahu apabila belum melewati semua simbol maka perjalanan belum usai. Dan saya juga menandai KM-nya, otomatis mereka dapat menghitung sudah berapa KM yang dilewati dan masih ada berapa KM lagi yang harus dilewati.

Selamat berlibur ya mommies…

Baca juga:

Tutorial Packing untuk Koper Anak


Post Comment