Marcelino Lefrandt, “Hubungan dengan Anak Semakin Intim dan Emosional”

“Sekarang, saya memang fokus hubungan dengan anak semakin intim dan emosional,” ungkap Marcelino Lefrandt ayah dari Marcell Brineth Reyney Lefrandt dan Jarvis Leopold Rezer Lefrandt.

Siapa yang tidak mengenal Marcelino Lefrandt? Beberapa waktu lalu sosoknya sering wara wiri di televisi lantaran pemberitaan kasus perceraiannya dengan Dewi Rezer. Tapi sekarang, tentu saja saya tidak mau membahas soal hal ini. Rasanya, sudah cukup ya beragam program berita hiburan yang mengulasnya?

Saya justru lebih penasaran, bagaimana sih, cara lelaki kelahiran 19 Juli 1974 ini membesarkan anaknya sebagai single parent? Saya yakin, menjadi single parent bukanlah perkara mudah. Oleh karena itu beberapa waktu lalu saya sempat meminta waktu untuk ngobrol dengan ayah dua orang anak yang doyan dengan segala pernak pernik berbau kartun ini. Sayangnya, karena sibuk shooting, saya hanya bisa ngobrol lewat email saja.

Oh, ya, selain menjalankan peran sebagai ayah dan aktor, sekaran Marcelino lagi sibuk penulis untuk Skylar Comics dan Skylar Pictures, lho.

marcelino1

Mengingat jadwal kegiatan Mas Marcelino  terbilang padat, bagaimana sih menyiasati bonding bersama anak-anak? Ada ‘ritual’ khusus nggak dengan anak-anak…

Menjaga bonding dengan anak, saya sering mengucapkan “I love you” sesering mungkin dengan anak-anak. Sering melakukan aktivitas fisik bersama seperti misalnya main gulat bersama di tempat tidur. Juga melakukan aktifitas religi bersama-sama.

Oh, ya, saat ini Mas Mercell kan sudah jadi single parent, apa yang dirasakankan paling berubah dalam keseharian khususnya bersama anak-anak?

Kebiasaan bersama anak pasca resmi menjadi single parent, sepertinya tidak banyak berubah. Karen kebiasaan bersama anak seperti antar sekolah, menemani belajar atau pun menemani mereka tidur malam,sudah berjalan sejak sebelum menjadi single parent. Hanya saja sekarang, saya memang fokus hubungan dengan anak semakin intim dan emosional.

Menurut Mas Marcel apa saja saja tantangan terbesar menjadi orangtua di zaman sekarang ini?

Tantangan terbesar sekarang adalah teknologi. Seperti penggunaan media elektronik yang semakin mudah dan tercapai,terkadang bisa mengalihkan atau mengganggu huhungan yang bersifat emosional antara orangtua dan anak.

Sebagai ayah dari dua orang anak, apa yang paling Mas Marcelino  khawatirkan dari mereka? Khususnya pada sang Kakak, yang kini sudah beranjak pra remaja?

Tantangan terbesar dalam menghadapi anak yg mulai beranjak remaja sebenarnya tidak menjadi hal yang sangat menkhawatirkan,tapi tetap harus mendapat perhatian khusus. Saya bersyukur karena saya memiliki 3 kakak perempuan yang sudah berkeluarga dan juga seorang ibu. Mereka memliki hubungan yang sangat baik dengan Brinette, putri saya. Bahkan mereka sudah dipanggil mami juga oleh dia.

Selain itu juga, saya masih memberikan keleluasan hubungan juga antara Brinette dan ibunya. Dan usaha saya sekarang ini adalah dengan sering berbicara secara terbuka dengan putri. Saya ingin menjadi sahabat baiknya. Dengan demikian saya bisa terhindar dari kebiasaan anak yang suka tertutup.

Dalam mendidik ke dua anak Anda, keterampilan hidup apa saja yang sudah Mas Marcelino  tamankan pada mereka?

Keterampilan yang sudah saya tanamkan pada mereka, mengajarkan tentang disiplin. Mulai dari mengajarkan tentang ilmu bela diri. Selain menyehatkan,juga mampu melatih mental dan yang terutama bekal pertahanan diri bila berhadapan dengan keadaan yg mengancam jiwa. Tapi yang paling utama yang saya tanamkan pada anak-anak adalah nilai agama atau rohani.

Marecilino

Buat Mas Marcelino, ada nggak, sih, barometer orangtua sukses? Maksudnya, orangtua sukses di mata Mas Marcelino, seperti apa?

Menjadi orangtua sukses adalah pengabdian seumur hidup. Sepanjang usia seorang orangtua, selama itulah pekerjaan itu harus dijalankan. Ukuran sukses nya adalah,saat anak bisa di terima di dalam masyarakat dan masih terus mencintai dan menyayangi orangtua nya. Itu baru disebut orangtua sukses.

Kalau diminta untuk menilai diri sendiri, Mas Marcelino  itu orangtua seperti apa, sih?

Saya adalah orangtua disiplin dan penyayang.

Inginnya, Mas Marcelino  bisa dinilai sebagai sosok ayah seperti apa? Dan bagaimana cara untuk mewujudkannya?

Saya tidak terpikir ingin dinilai sebagai ayah yang seperti apa, karena saya hanya ingin melakukan yang terbaik untuk anak-anak saya. Hidup itu kan seperti roller coaster.

Mas Marcelino , boleh dong minta beberapa kiat membesarkan anak dari Anda?

 Kiat-kiat saya sederhana saja. Usahakan untuk selalu ada di setiap momen penting anak kita. Disitulah mereka akan mengingat memori indah itu hingga mereka dewasa. Selalu mengajarkan tentang nilai-nilai positif tanpa terkecuali. Oh, ya, jadilah seperti anak kecil bersama mereka saat mereka kecil, menjadi anak remaja saat.mereka remaja. Dan menjadi teman baik saat mereka dewasa. Saya sendiri pun masih belajar. Hanya itu yg bisa saya sampaikan.


Post Comment