Apa yang Terjadi pada Vagina Selama Kehamilan? - Mommies Daily

Apa yang Terjadi pada Vagina Selama Kehamilan?

Ternyata vagina juga mengalami serangkaian perubahan ketika proses kehamilan, seperti apa, ya persisnya?

Saya punya memori khusus terkait perubahan pada vagina selama hamil. Jadi ketika trimester terakhir kehamilan, vagina saya terasa “berat”, akibat bayi sudah ada jalan keluar kelahiran. Itu yaaa, rasanya, ya ampun, ngeri-ngeri gimana gituuu. Dan hal yang paling khas lainnya adalah keputihan. Kalau kata Khanisyah Erza Gumilar, dr., SpOG  Staf divisi Fetomaternal RS Universitas Airlangga, Surabaya, penyebabnya adalah perubahan pH yang terjadi di area vagina.

Apa yang Terjadi pada Vagina Selama Kehamilan? - Mommies Daily

Image: www.netdoctor.co.uk

Selain 2 hal tadi, ternyata ada beberapa penyesuaian atau perubahan yang terjadi selama kehamilan. Berikut penjelasan dari dr. Erza:

  1. Selama kehamilan terjadi peningkatan vaskularisasi dan hiperemia (kemerahan) pada kulit dan otot-otot perineum dan bibir kemaluan.
  2. Ketika usia kehamilan semakin bertambah, peningkatan vaskularisasi juga semakin bertambah. Keadaan tersebut mengakibatkan vagina nampak berwarna biru-keunguan. Hal ini lazim disebut sebagai Chadwick sign.
  3. Dinding vagina juga semakin elastis dalam persiapnnya menuju persalinan. Perubahan-perubahan tadi disertai dengan peningkatan ketebalan mukosa vagina, pengendoran jaringan di dalamnya dan penambahan massa otot.
  1. Pada sebagian wanita hamil didapatkan area selangkangan dan sekitar vagina menjadi lebih gelap. Fenimena ini disebabkan pengaruh hormon selam kehamilan. Pengaruh itu juga menjadi alasan timbulnya stretch mark pada dinding perut.
  2. Kondisi pH vagina juga mengalami perubahan berkisar 3,5-6. Keadaan ini disebabkan oleh peningkatan produksi asam laktat oleh lactobacillus acidophilus.
  3. Keluhan yang cukup sering disampaikan pada saat hamil adalah “keputihan”. Biasanya ibu hamil “terganggu” dengan adanya cairan putih yang keluar dari vagina. Kejadian ini disebabkan karena perubahan pH tersebut.
  4. Hal yang perlu diingat adalah kehamilan berhubungan dengan peningkatan terjadinya kandidiasis vulvo-vaginalis. Selain itu aroma vagina pada saat hamil menjadi lebih khas. Dalam hal ini menjaga kebersihan dan kelembapan di area selangkangan menjadi perhatian penting selama kehamilan.

Kalau di antara perubahan tadi ada yang dirasakan sudah tidak wajar, segera periksakan diri ke dokter kandungan, ya, mommies. Misalnya saat keputihan dirasakan sudah berbau dan gatal, apalagi bila disertai perubahan warna, menguning dan hijau, duuuh wajib deh segera ke dokter untuk tindakan lebih lanjut. Guna mencegah, dampak yang bisa memengaruhi kesehatan kehamilan.

Baca juga:

Keluhan yang Harus Diwaspadai Ibu Saat Hamil

Mengenal Pijat Perineum

 


Post Comment