No Guilt Allowed! Mom Needs a Holiday

Siapa di sini yang pernah membatalkan rencana liburan sendiri karena hati kecil nggak tenang dan merasa bersalah ‘meninggalkan’ anak di rumah?

Dulu, setiap kali mau me time, liburan bersama teman-teman, saya suka merasa, kok tega banget ya saya asik senang-senang sendiri, tanpa memikirkan anak. Berkali-kali saya membatalkan acara traveling karena rasa nggak enak itu.

Sampai suatu hari, saya merasa ada yang salah di sini. Saat saya menempatkan keinginan saya di urutan kesekian, dan menomor satukan anak-anak, saya jadi mudah tersinggung, gampang kesal dan lelah luar biasa. At the end, secara fisik saya memang ada di dekat anak saya, namun hati dan pikiran, entah melayang ke mana.

No Guilt Allowed! Mom Needs a Holiday - Mommies Daily

Saya memutuskan mencari bantuan kepada seorang teman yang juga psikolog keluarga. Ternyata menurut dia, saya melupakan kebutuhan saya sebagai seorang manusia. Saya melupakan prinsip dasar bahwa ibu harus bahagia terlebih dulu, baru keluarga akan bahagia. Dan cara yang paling mudah untuk membuat kita bahagia adalah dengan memiliki me time. Salah satunya liburan singkat. Dan itu sama sekali tidak salah. Percayalah mom, ibu juga butuh liburan, kok. Apa alasannya?

Dengan liburan, kita keluar sejenak dari rutinitas harian yang melelahkan, energi kita akan diisi kembali, kita memiliki waktu untuk mendengar apa yang dibutuhkan oleh tubuh. Yang pasti otak juga lebih fresh. Maka saat kita kembali kepada berbagai macam tanggung jawab, pikiran dan hati kita terasa lebih tenang dan bahagia. Anak juga bisa merasakan apa yang ibu rasakan. Jika ibunya happy, otomatis anak akan nyaman dan aman berada di dekat kita.

Jadi, hilangkan rasa bersalah itu dan mulailah membuat jadwal rutin traveling singkat. Tapiiiii, jangan sampai sudah bisa liburan, kita malah lupa bersenang-senang. Yang paling sering membuat kita kurang maksimal menikmati liburan, adalah isi kepala yang berubah menjadi kalkulator. Maksudnya? Iya, setiap kali pergi ke satu tempat, kita sibuk menghitung berapa dana yang sudah kita keluarkan, uangnya cukup atau nggak, hahaha.

Bagaimana cara saya bisa menikmati liburan tanpa pusing urusan budget? Saya manfaatkan barang-barang bekas yang sudah nggak saya pakai lagi. Inilah yang saya lakukan. Beberapa minggu sebelum hari keberangkatan, saya akan memilah barang apa saja yang bisa saya jual untuk modal liburan.

Saya pernah lho menjual 3 buah sepatu seharga total 2,4 juta. Kemudian dua buah tas seharga total 3 juta, dan 7 baju seharga 1 juta. Total uang yang saya dapat ada 6,6 juta, untuk biaya liburan saya. Dan ini membuat saya ketagihan :p.

Selain menghasilkan uang, lemari-lemari penyimpanan menjadi lebih rapih dan teratur, tidak banyak barang menumpuk dan rumah jadi lebih bersih.

Kalau bingung mau jual barang bekas di mana, saran saya sih jual aja di OLX.co.id. Cepat banget kok lakunya, karena kan pengguna OLX memang banyak banget. Dan ini based on pengalaman pribadi saya juga.

Apalagi saat ini OLX juga lagi ada program #BekasJadiLiburan yang cocok untuk orang-orang seperti kita, para ibu sibuk yang butuh traveling tapi nggak mau pusing mikirin bujet. Mekanismenya gampang:

Setiap barang yang kita jual melalui OLX akan mendapat poin. Pasang iklan dengan hashtag #BekasJadiLiburan untuk menambah poin kita. Peserta yang memiliki point terbanyak akan terpilih sebagai pemenang dan mendapat uang saku hingga jutaan rupiah dari OLX!

Nggak hanya uang saku, OLX bekerja sama dengan AirAsia juga menawarkan tiket penerbangan gratis Jakarta-Singapura- Jakarta bagi 8 pemenang (masing-masing 2 tiket). Selain tiket-tiket ini, kalau kita ikutan #BekasJadiLiburan, kita juga ada kesempatan meraih 26.000 BIG POINTS yang akan diberikan kepada 5 pemenang dan tiket dapat ditukar ke seluruh destinasi AirAsia, macam Maldives, Tokyo, Sydney.

Jadi mumpung sebentar lagi musim liburan, mulai deh mencari barang bekas di rumah yang bisa dijual, foto yang bagus, jual di OLX.co.id!

Sudah siap untuk liburan mom?


Post Comment