Yuk, Ketahui Perkiraan Biaya Bulanan untuk Keluarga Baru

Ditulis oleh Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance.

Mommies baru saja melahirkan anak? Selama 6 bulan ke depan, anggaran rumah tangga kemungkinan akan mengalami perubahan biaya. Yuk, ketahui perkiraan biayanya, dan siap-siap cercengang dengan anggaran yang dibutuhkan.

Meski pun penghasilan mungkin akan sama atau bahkan berkurang karena berhenti bekerja, pengelolaan keuangan sebaiknya tetap terkendali dan tidak lebih besar pasak daripada tiang.

Direktori Jasa Birth & Maternity Photography

Ada beberapa pengeluaran yang sifatnya hanya akan terpakai untuk kurun waktu tertentu. Untuk menghemat, mommies bisa menyiasati dengan meminjam beberapa perlengkapan sesuai dengan keperluan misalnya freezer penyimpanan ASIP, kereta bayi (stroller) dan mainan bayi.

  1. Biaya Konsultasi Dokter dan Imunisasi

Berdasarkan informasi di salah satu situs klinik kesehatan, kebutuhan dana imunisasi yang perlu dikeluarkan bagi si kecil hingga usia 6 bulan dimulai dari Rp 2,6 juta hingga Rp 10 juta. Kebutuhan dana tersebut akan bertambah seiring pertambahan jumlah konsultasi dokter diluar jadwal imunisasi atau pertambahan kualitas konsultasi yang diinginkan. Selain itu, alokasikan biaya Rp 500 ribu per bulan untuk urusan kesehatan yang tak terduga.

  1. Popok Instan atau Diapers

Popok instan memang memberikan kepraktisan bagi Mommies untuk mengatasi masalah kebutuhan BAK (Buang Air Kecil) dan BAB (Buang Air Besar) si kecil. Namun di sisi lain, kepraktisan ini memiliki biaya yang tidak sedikit. Menurut penuturan dr Rinawati Rohsiswatmo, Pakar Neonatologist dan Konsultan Perinatologi RSCM, setiap bayi minimal perlu ganti popok hingga 4 kali dalam sehari.

Jika menuruti anjuran tersebut, dalam sebulan dibutuhkan 120 popok (4 popok sehari x 30 hari). Dengan estimasi harga sebuah popok di pasaran adalah Rp2 ribu maka Mommies perlu menyisihkan biaya hingga Rp240 ribu dalam sebulan hanya untuk membeli popok.

  1. Nutrisi Bayi sebesar Rp 270 ribu Jika Memilih ASI

Kebutuhan susu formula bisa menjadi salah satu dari 3 pengeluaran terbesar apabila mommies tidak bisa memberikan ASI Eksklusif kepada si kecil. Merujuk artikel di website http://www.alodokter.com/, dibutuhkan setidaknya 4000 gram susu formula dalam sebulan. Dengan estimasi biaya susu formula di pasaran sebesar Rp270 ribu untuk 800 gram, maka dibutuhkan pengeluaran susu formula hingga Rp1,35 juta setiap bulannya. Kebutuhan dana tersebut bisa berkurang hingga 1/5 apabila Anda memilih untuk memberikan ASI eksklusif kepada si kecil. Artinya, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp270 ribu jika memberikan ASI dibandingkan biaya Rp1,35 juta apabila memilih susu formula.

Live a beautiful life!

 

Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen,” pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.


Post Comment