Es Krim, Camilan yang Membuat Keluarga Semakin Hangat

‘Resep’ membuat keluarga lebih hangat sebenarnya nggak sulit. Coba saja jadikan ngemil es krim bersama sebagai ritual. Lagipula, siapa sih yang nggak suka es krim?

Setelah jadi orangtua, saya sangat percaya kalau sebuah ritual yang (mungkin) tampak sepele sebenarnya punya kekuatan untuk mempererat hubungan anak dan orangtua. Apalagi buat saya dan suami yang sama-sama sudah sibuk. Kesibukan kantor, ditambah lagi kondisi jalanan yang nggak pernah bisa diprediksi, membuat saya dan suami harus mencari aktivitas yang bisa mempererat bonding.

Selain berusaha untuk konsisten membacakan buku cerita atau mendongeng menjelang tidur, makan bersama juga jadi ritual yang masih kami lakukan sampai sekarang. Seperti yang diungkapkan para pakar psikolog, kalau makan bersama keluarga sangat penting dan berpengaruh terhadap psikologis anak. Banyak penelitian yang menunjukkan kalau makan bersama keluarga dapat mengurangi beragam permasalahan pada remaja, termasuk soal depresi.

Makan bersama ini sebenarnya juga tidak harus dilakukan setiap hari, kok, karena yang terpenting bagaimana kita sama-sama berkomitmen melakukannya. Kalau di keluarga saya, sih, selain sarapan bareng, setiap akhir pekan punya ritual makan es krim bersama. Hahahhaa… siapa, sih, yang nggak suka makan es krim? Buat kami, momen makan es krim bersama seperti ini  bisa jadi ice breaking, membantu hubungan keluarga jadi makin hangat dan lebih mencair.

es krim walls

Saya jadi ingat obrolan bersama seorang psikolog keluarga, Efnie Indrianie, MPsi. Waktu itu ia menjelaskan kalau rasa makanan ternyata bisa mempengaruhi  perasaan dan sistem kerja otak, terutama untuk anak-anak. Jika mereka menikmati makanan yang disukai,  secara otomatis akan membuatnya merasa nyaman dan bahagia. Rupanya hal ini tidak terlepas dari oral period atau periode oral pada anak.

Pantas saja, ya, kalau saat ini Bumi, anak saya selalu menantikan momen ngemil es krim bersama. Lucunya, ia sampai punya ‘kode’ saat ingin mengajak ngemil. Dia akan bilang, “Bu… kita bikin suasana tambah enak, yuk?”. Kalau Bumi sudah ngomong begini, saya langsung ingat kalau memang perlu segera mencari camilan favorit keluarga. Es krim!

Biasanya, es krim yang dipilih Bumi nggak akan jauh-jauh dari es krim Walls. Kalau untuk dimakan bersama-sama di rumah kami akan memilih Wall’s Tim Tam Choco Blast. Perpaduan es krim cokelat yang creamy dan biskuit timtam berlapis cokelat, ditambah butiran choco chip, sangat pas dan menjadikan momen keluarga  jadi lebih menyenangkan. Sementara kalau untuk dinikmati di jalan, es krim favorit kami es krim Feast, Populaire, Wall’s Dung Dung yang rasa kacang hijaunya benar-benar nikmat.

walls

Selain kandungannya sudah bisa dipercaya, bukti lain kalau brand es krim produksi PT Unilever Indonesia Tbk ini berkomitmen menjaga produknya, tahun ini Wall’s kembali berhasil meraih penghargaan Halal Top Brand 2016 Kategori Es Krim di ajang Halal Award 2016. Setahu saya, tahun lalu Walls juga mendapatkan mendapatkan penghargaan yang sama.

Sekedar informasi. Halal Award ini merupakan penghargaan tahunan yang diberikan oleh Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) kepada berbagai pihak yang dinilai berjasa dalam pengembangan, edukasi, informasi dan sosialisasi halal.

Sebagai orangtua, saya jadi tambah yakin kalau produk camilan yang selama ini kami makan memang sudah diakui. Bagimana menurut Mommies?

 

 


6 Comments - Write a Comment

  1. Walls emang favorit sejuta umat termasuk keluarga saya. Dengan adanya sertifikat halal, semakin tenanglah hati ini memberikan camilan bergizi ini kepada anak-anakku. Walaupun gak boleh terlalu kebanyakan, soalnya anak-anakku kalau kebanyakan malah kena radang tenggorokan mbak, hiks hiks….

  2. waaahhhh senang juga ya makin banyak pengusaha / perusahaan yang peduli terkait sertifikasi halal begini. Seperti halnya di negara tetangga, semua bahan makanan jelas tercantum di kemasan mana yang halal mana yang tidak…tumbs up untuk unilever :)

Post Comment