4 Aturan Menjalankan Side Job

Perhatikan 4 aturan main jika Mommies melakukan pekerjaan sampingan alias side job. Jangan sampai pekerjaan utama Anda malah terbengkalai.

Hari gini kayaknya sudah umum banget ya Mom, kalau di samping pekerjaan utama, kita juga punya pekerjaan sampingan alias side job. Yah mau gimana, lha wong biaya hidup (plus biaya senang-senang) semakin mahal, hahaha.

4 aturan menjalankan side job

Beberapa bulan lalu ramai tentang berita maraknya “Taksi Plat Hitam” yang dengan sangat mudahnya kita temukan di ruas jalan Jakarta. Dengan memanfaatkan smartphone dan booking lewat aplikasi secara online, Mommies sudah bisa menikmati jemputan layaknya kendaraan dengan supir pribadi.

Saya beberapa kali pernah menikmati fasilitas dari aplikasi booking online tersebut. Iseng-iseng saya bertanya pada para pengendara yang tergabung dalam perusahaan pemilik aplikasi tersebut. Rata-rata dari mereka menjadikan pengemudi taksi plat hitam sebagai pekerjaan sampingan. Guna mendapat tambahan penghasilan agar dapur tetap ngebul disaat harga kebutuhan hidup semakin meningkat.

Lalu, apa saja yang harus diperhatikan ketika Mommies menjalani sebuah profesi dengan bekerja sampingan (side job)?

  1. Pastikan tidak melanggar peraturan

Ketika Mommies memutuskan untuk bekerja sampingan, pastikan pekerjaan tersebut tidak melanggar peraturan, baik dari peraturan perusahaan tempat bekerja saat ini atau melanggar peraturan pemerintah.

  1. Jangan menggunakan fasilitas kantor

Kurang etis rasanya jika Mommies menggunakan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi. Usahakan pekerjaan sampingan tersebut tidak memanfaatkan fasilitas yang Mommies dapatkan dari kantor. 

  1. Bekerja di luar jam kerja

Ini salah satu aspek yang penting ketika menjalankan pekerjaan sampingan. Sesuaikan waktu Mommies ketika di kantor dengan fokus pada pekerjaan yang utama tanpa memikirkan pekerjaan sampingan yang Mommies jalankan. Lebih baik, jika ada urusan yang berkaitan dengan side job, dikerjakan di luar jam kerja. Agar keduanya bisa berjalan seimbang, usahakan Mommies menjadi pekerja anti lembur, karena dari segi tenaga, Anda akan membutuhkan energi lebih, kan? Supaya hal ini tercapai, Mommies bisa mencari cara agar pekerjaan di kantor lebih teroganisir, tanpa strategi, hal ini tidak akan tercapai.

  1. Bersikap profesional

Meskipun memiliki pekerjaan sampingan, usahakan diri Mommies tetap selalu fokus pada pekerjaan Mommies yang utama. Tetap profesional pada tugas dan tanggung jawab pada perusahaan. Tanamkan selalu sikap profesional pada diri Mommies agar hasil yang didapatkan maksimal dan menjadi kepuasan tersendiri. Sehingga perfoma kerja Mommies kantor tetap terjaga atau bahkan meningkat sehingga Mommies patut mendapatkan apresiasi terhadap apa yang telah Mommies kerjakan untuk perusahaan.

Cukup mudah kan Mommies? Agar semakin maksimal hasil pekerjaan utama dan side job, jangan lupakan menerapkan manejeman karier dan keluarga dengan baik. Karena bagaimana pun, keluarga tetap yang, utama, kan? Semoga bemanfaat :)

Penulis: Luqman Syah. Bergabung dalam Experd Consultant sejak 2013. Selain menjadi bagian dai Experdian Luqman juga aktif menulis di blog www.luqmanhae.com .


Post Comment