6 Istilah Desain Interior yang Harus Anda Ketahui

Salah satu Faktor penentu sebuah rumah bisa menjadi tempat yang paling nyaman untuk berlindung adalah dari segi desain interior. Yuk, bahas beberapa di antaranya.

Siapa sih yang tidak senang kalau rumah tempat tinggal keluarga menjadi tempat persinggahan yang nyaman, aman sekaligus kece untuk dipandang. Syukur-syukur, bisa dijadikan tempat pemotretan atau referensi majalah-majalah desain interior, ini nih cita-cita terpendam saya, hahaha.

Karena sekarang saya masih numpang di rumah orang tua, jadi ya bersabar dulu, sambil mengumpulkan pundi-pundi rupiah membeli rumah idaman keluarga kami, aamiin. Di sela-sela itu, boleh dong, saya berangan-angan dan mengincar, kira-kira nanti jenis desain interior rumah saya bergaya apa ya.

Bersama Mita Daradasih Deputy, President Director of Design – PT. Dedato Indonesia, saya mendapatkan banyak sekali pencerahan, ssstttt kalau saya sudah naksir lama sama gaya industrial, mudah-mudahan suatu hari nanti bisa menata rumah dengan gaya ini.

Ini dia 6 gaya interior yang coba Mita jelaskan melalui Mommies Daily, siapa tahu Mommies mendapatkan inspirasi.

6 Istilah Desain Interior yang Harus Anda KetahuiImage: www.abode-group.co.uk

1. Scandinavian design adalah design yang akhir- akhir ini popular di Jakarta, adalah gaya interior yang memiliki karakteristik bentuk yang simple minimalis yang fungsional, dengan memanfaatkan material natural yang ekonomis dan mudah diproduksi secara massal. Gaya ini pertama muncul di negara-negara Nordic seperti Finland,Norway, Sweden, Iceland dan Denmark pasca perang dunia. Nilai-nilai design yang di erapkan dalam design ini adalah durability, fungsi, kesederhanaan, keceriaan, yang diimplementasikan dalam bentuk- bentuk yang simple dan ramah.

terior yang Harus Anda KetahuiImage: www.decoholic.org

2. Gaya Industrial merupakan gaya interior yang memiliki ciri khusus pada penggunaan material bangunan yang apa adanya, seolah-olah tanpa finishing .Gaya ini mengutamakan fungsi dan keaslian rupa material. Gaya ini kerap kali diterapkan dengan mengekspos rangka bangunan, pipa saluran air, ducting ac, dan unsur- unsur bangunan lainnya. Gaya ini mulai popular pada sekitar tahun 2000 hingga kini, yang dimulai dengan banyaknya pengalihan fungsi gedung di Amerika dan Eropa yang semula berfungsi sebagai pabrik, sekolah, atau fasilitas industri lainnya, menjadi tempat tinggal.

6 Istilah Desain Interior yang Harus Anda KetahuiImage: www.beeyoutifullife.com

3. Gaya Bohemian mengutamakan ide kebebasan dan kecintaan pada lingkungan hidup. Gaya ini banyak memakai material dan furniture daur ulang dengan warna – warna etnik dan cerah. Pada rumah tinggal bergaya bohemian, unsur dekoratif merupakan elemen penting dalam interior. Throw pillow, rug, tanaman hias, dengan aksen kayu rustic sering menjadi ciri khas gaya interior Bohemian. Ide design bohemian terinspirasi dari gaya gypsy Eropa tengah pada era awal abad ke -20.

6 Istilah Desain Interior yang Harus AnImage:www.casualhomefurnishings.com

4. Rustic adalah gaya yang muai berkembang di Amerika Serikat pada era tahun 6-70an. Gaya ini memiliki ciri khas pada penggunaan material natural yang disajikan apa adanya, seperti kayu mentah, batu, dan kulit. Bentuk- bentuk elemen interior disajikan dengan kebebasan, dan kerap kali mendaur ulang benda- beda alam seperti bongkahan kayu mentah atau batu.

6 Istilah Desain Interior yang Harus AnImage: www.featheringtheemptynest.com

5. Ekletik, istilah gaya ekletik pada seni dan design pertama kali dikemukakan oleh Johan Joachim Winckelmann. Winckelmann menggunakan istilah eclectic until, ketika mendeskripsikan karya seni Carracci, yang menggabungkan gaya Renaissance dan tradisional. Istilah Ekletik digunakan untuk menggambarkan sebuah gaya yang menggabungkan ciri dari dua atau beberapa era design dalam satu karya design. Sebagai contoh, ide ini dapat di ciptakan dengan menggabungkan beberapa gaya furniture seperti klasik dan tradisional dalam sebuah ruang bergaya modern.

6 Istilah Desain Interior yang Harus AnImage:www.gohaus.com

6. Shabby chic merupakan gaya design interior yang terlihat vintage. Gaya ini diciptakan dengan menerapkan pola-pola bergaya vintage pada upholster furniture seperti sofa dan kursi dengan S bentuk-bentuk yang semi klasik antik. Memiliki citra yang soft, homy dan feminin, sering kali gaya ini menggunakan furniture bercorak cerah. Pertama kali populer di negara Inggris dan popler digunakan di hunian – hunian eksklusif yang di mulai pada abad ke- 18.

Bagaimana Mommies, mana yang paling cocok dengan karakter keluarga Anda? Selamat bereksplorasi menjadikan rumah Anda sebagai surga dunia, ya :)

Baca juga:

Mengenal Desain Interior Bergaya Shabby Chic

4 Ide Menghias Dinding Rumah

Memaksimalkan Penggunaan Ruang Bawah Tangga di Rumah


Post Comment