Juli Simatupang – “Kemampuan Berbahasa Inggris Perempuan Lebih Baik dari Laki-laki”

Sebagai  Director of Corporate Affair EF (English First), Juli Simatupang merasa beruntung sekaligus tertantang memberikan sesuatu kepada masyarakat Indonesia, dalam bentuk apa itu?

Kini tak bisa dipungkiri Bahasa Inggris  masih menjadi bahasa Asing yang digunakan hampir di seluruh dunia, apalagi saat memasuki era MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), dimana kompetisi sumber daya manusia lebih ketat. Banyak tenaga kerja asing masuk ke Indonesia, pertanyaannya sudah siapkah anak-anak kita kelak menghadapi situasi tersebut? khususnya kemampuan mereka berbahasa asing.

Juli dan profesinya

Juli Simatupang – “Kemampuan Berbahasa Inggris Perempuan Lebih Baik dari Laki-laki”

Juli Simatupang, Director of Corporate Affair EF (English First), merasa harus menjadi bagian yang memberikan askes seluas mungkin kepada generasi Indonesia, untuk mendapatkan pendidikan bahasa Inggris. Bisa melalui tempat-tempat kursus EF yang ada di berbagai daerah di Indonesia, maupun kerja sama EF dengan pemerintah yang sifatnya non provit.

Hal ini sekaligus menjadi mimpi Juli, mengingat bahasa Inggris itu masih penting dan dapat meningkatkan kompetisi di dunia kerja, dan value seseorang. “Saya ingin memperluas akses bagi mereka yang membutuhkan untuk mendapatkan pendidikan bahasa inggris, agar bisa berkompetisi dengan baik di masa depan. Menumbuhkan kesadaran, kalau mereka di pedalaman juga bisa lebih dan harus bisa lebih. Mudah-mudahan bisa terlaksana, karena EF juga sudah punya cabang dimana-mana, tutur Juli.

Juli Simatupang – “Kemampuan Berbahasa Inggris Perempuan Lebih Baik dari Laki-laki”

Ibu dari dua Putra, Christo (16) dan Jose (12) ini, juga sempat menyatakan kalau kemampuan berbahasa Inggris masyarakat Indonesia itu, khususnya perempuan itu lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki, dan ini terjadi di kota besar. Penyataan Juli, berdasarkan hasil survei English Profiency Index yang diadakan regular oleh EF.

Hasil survei tersebut sekaligus menyadarakan saya juga, nih, Mommies. Alangkah besarnya peran ibu dapat memengaruhi tingkat pendidikan anak-anaknya kelak. Logikanya seperti ini, kalau anak-anak melihat kita sebagai orangtua semangat mempelajari ilmu baru, tentu anak akan mengikuti dan mencontoh apa mereka lihat.

Semangat yang sama juga dimiliki oleh Juli, meski latar belakang pendidikan perempuan berusia 44 ini adalah hukum, ia merasa tertantang berada di lingkup perkerjaan yang sekarang. “Selain ini bidang yang baru buat saya, merupakan sesuatu yang challenging untuk di kerjakan dan mencintainya karena berkaitan dengan dunia pendidikan dan dapat memberi manfaat buat banyak orang, terutama kesempatan untuk turut berperan mencerdaskan bangsa atau masyarakat Indonesia. Sesuai moto EF: opening the world through education,” ungkap Juli di sela-sela sesi wawancara yang kami lakukan sambil menyantap makan siang.

Hasil survei yang menyatakan, kemampuan bahasa Inggris perempuan lebih baik dari laki-laki tentu harus diimbangi dengan perbuatan positif dong ya, Mommies. Juli, memilih berpegang teguh pada prinsipn “Walk the talk”, artinya kalau kita bicara apapun, nah kita harus melakukannya juga. Misalnya bilang ke anak-anak jangan baca di ruangan yang gelap, tapi kita sendiri melakukannya, kan itu sama saja bohong. Hal ini juga ia berlakukan sebagai pemimpin di tempat ia kerja.

Tantangan membesarkan dua anak laki-laki

Untuk urusan anak-anak, Juli memilih mengedepankan pendidikan agama, baik di sekolah maupun di rumahnya. Urusan ini sekaligus menjadi tantangan membesarkan dua anak laki-lakinya, “Saya pikir yang harus dipersiapkan terlebih dulu adalah dari segi iman dan pendidikan agama, kemudian hubungan baik dengan orangtua. Kalau mereka tidak takut menceritakan apapun dengan kita dan melibatkan kita orangtua dalam kegiatan apapun itu, dan punya dasar agama yang kuat, saya rasa itu kan aman ke depannya,” tutur Juli memberikan kiatnya.

Juli Simatupang – “Kemampuan Berbahasa Inggris Perempuan Lebih Baik dari Laki-laki”

Tak hanya itu, perempuan yang mengidolakan Hillary Clinton dan Sri Mulyani ini, tak segan terlibat dengan beberapa kegiatan kedua anaknya, dan berusaha kenal dengan orangtua dari anak-anaknya. Alasannya jika ada sesuatu yang mengkhawatirkan, ia dan para orangtua bisa dengan cepat bertukar informasi.

Semoga harapan Mbak Juli agar masyarakat Indonesia mendapatkan akses lebih luas lagi untuk meningkatkan kemampun berbahasa asing, khususnya Inggris bisa tercapai, ya. Dan dua jagoannya kelak bisa membanggakan Mbak Juli dan pasangan.


Post Comment