Ingin Mendonorkan Darah? Penuhi Dulu Syaratnya

Ketika ingin mendonorkan darah, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi bagi calon pendonor darah. Apa saja?

“Semua orang punya darah dan itu semua dikasih gratis sama Tuhan, nggak pakai bayar. Masa darah yang sudah dikasih ke kita secara gratis, tapi kita nggak mau kasih ke orang lain?” Kata-kata Valencia Mieke Rhanda atau yang kerap saya sapa dengan dengan panggilan Mbak Just Silly ini selalu nempel di benak saya.

donor darah

Benar juga, sih… kalau kita mau memberikan atau menyumbang sesuatuyang bisa bermanfaat bagi orang lain kan memang nggak perlu nunggu kita banyak uang dulu. Dengan donor darah, kita sudah bisa membantu sesama, bahkan bukan tidak mungkin apa yang kita lakukan ini bisa menyelamatkan nyawa seorang manusia. Iya kan?

Seperti yang kita ketahui sosok ibu dari Aurelia, Andre dan Hirosi  selain fokus membesarkan ketiga buah hatinya,  ini memang dekat dengan aktivitas donor darah. Ia juga menyerahkan hidupnya untuk melakukan beragam aktivitas sosial, yang ia mulai dengan mendirikan Blood for Life. Sebuah gerakan yang bertujuan menjadikan donor darah sebuah lifestyle.

Saya sendiri bisa dibilang belum rutin melakukan donor darah. Maunya, sih, bisa menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup. Tapi beberapa kali mau donor darah, saat diperiksa, tensi darah saya dalam keadaan kurang baik. Hari ini, tanggal 17 September bertepatan dengan Hari PMI, saya ingin memberikan sedikit informasi mengenai beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi calon pendonor darah.

  • Calon donor harus berusia 17-60 tahun
  • Berat badan minimal 45 kg
  • Kadar hemoglobin >12,5 gr%
  • Tekanan darah 100-160 (sistol) dan 70-100 (diastol)
  • Temperatur tubuh antara 36,6-37,5 derajat Celcius
  • Tidak mengalami gangguan pembekuan darah (hemofilia), kadar hemoglobin baik pria maupun perempuan minimal 12,5 gram
  • Denyut nadi normal, antara 50-100 kali/menit
  • Tidak pernah menyumbangkan darah dalam jangka waktu 3 bulan sebelumnya
  • Untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh pernah atau sedang menderita sakit seperti alkoholik, penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa; baru saja dicabut giginya kurang dari tiga hari; pernah menerima transfusi kurang dari setahun; begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur; hamil; atau sedang menyusui.

Jadi, sudah tahu kan sekarang syarat-syarat kalau ingin Donor Darah?


Post Comment