Zona Sensitif Pria yang Perlu Dieksplorasi

Membuat suami bahagia plus tambah sayang ke kita, para istri, memang bisa dilakukan lewat berbagai cara. Tapi, salah satu hal penting tentu saja perlu dimulai dengan mengeksplorasi zona sensitif tubuhnya.

Sudah menikah lebih dari tujuh tahun cukup membuat saya banyak belajar. Belajar kalau setiap pasangan perlu tahu fase-fase dalam pernikahan, perlu tahu bagaimana cara mencegah ‘bom’ waktu yang meledak kapun juga, termasuk belajar untuk membuat hubungan seks selalu fresh setiap saat. Nggak monoton dan jadi rutininas yang harus dilakukan sehingga kehilangan ‘gregetnya’. Iya, meskipun sudah capek ngurus pekerjaan domestik,  termasuk pekerjaan kantor, kita sebagai istri nggak boleh cuek untuk urusan seks, dong?

kepergok anak saat bercinta

Jadi ingat dengan apa yang dikatakan seksolog, dr. Mulyadi Tedjapranata kalau hubungan fisik suami istri yang akrab atau physical intercourse perlu dijaga setiap saat. Yang dimaksud dari hubungan fisik yang akrab di sini seperti menyentuh, membelai, mencium pasangan. Dr. Mulyadi, bilang dengan sentuhan, tubuh akan mengeluarkan bahan kimia, endorphin, yang memberikan efek menyenangkan dan menyembuhkan baik yang disentuh maupun yang menyentuh.

Senada dengan dr. Mulyadi, Zoya Amirin M.Psi selaku psikolog seksual juga menegaskan kalau pasangan suami istri yang ingin mencapai orgasme bisa memulai dengan melakukan eksplorasi pada bagian tubuh yang dianggap ‘sensitif’. Kalau distimulasi dengan rabaan, sentuhan, ciuman atau pijatan dengan berbagai intensitas pada area yang dimaksud maka akan menimbulkan rangsangan seksual.

Lagipula kalau ngomongin masalah sentuhan, ternyata nggak cuma perempuan aja, kok, yang suka disetuh. Para suami juga juga pun merasakan hal yang sama. Setidaknya hal ini sudah diakui oleh suami saya sendiri :D

Jadi, area mana, sih, sih yang sensitif untuk kaum pria?

Leher

“Suami gue itu paling suka dicium-cium area lehernya, jadi kalau cium leher ini jadi menu pembuka yang nggak kami lewati. Biasanya, sih, selain mencium telinga, suami gue paling sensitif kalau dicium area tenginganya. Lebih asik, kalau sambil diberikan gigitan kecil. Bukan gigitan yang sampai menimbulkan bekas, lho, ya,” ungkap Nita, salah satu teman saya semasa SMA.

Puting

Umh, area yang satu ini sudah pasti jadi area sensitif pagi kaum perempuan. Tapi, tahu nggak, sih, kalau area ini juga jadi salah satu area ‘terpanas’ yang perlu dieksplorasi. Setidaknya hal ini diungkapkan Patti Britton, Ph.D, seorang seksolog asal Los Angeles, Amerika Serikat. Sayangnya, ternyata sebagian besar pria bahkan belum pernah mengalami putingnya disentuh pasangannya. Oh, ya, nggak ada salahnya juga, lho, kalau Mommies memberikan sedikit gigitan. Kalau kata salah satu sahabat saya, saat sesi foreplay dan sang istri memberikan gigitan kecil pada area yang satu ini mampu membuatnya semakin ‘panas’.

Ya, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memancing gairah tersebut. Dilansir Indiansutras, pria pun membocorkan area sensitif pada tubuhnya yang bisa dieksplor saat foreplay. Berikut ulasan menarik yang patut dipertimbangkan.

Punggung

Ternyata area punggung ini jadi area favorit semua orang, ya. Nggak cuma anak-anak dan para perempuan saja yang senang dibelai dibagian punggungnnya. Gairah kaum pria pun juga bisa terpancing, apalagi kalau ditambahkan dengan kecupan.

Skrotum

Salah satu teman saya yang tidak mau disebutkan namanya dalam artikel ini bilang kalau satu-satunya area sensitif sang suami adalah area ‘bola kembarnya’. “Jangankan saat melakukan hubungan intim, kalau gue memancing suami dengan memegang area ini, suami gue langsung turn on. Padahal hanya dibelai saja, gimana diberikan cumbuan,” ujar teman saya sambil tertawa. Oh, ya, teman saya juga bilang, kuncinya jangan sampai memberikan rangsangan keras. “Bukannya turn on , suami malah bisa ilang selera”.

Paha bagian dalam

Sudah pernah pernah mencoba menggoda suami dengan memberikan sentuhan para paha? Ternyata area ini merupakan area sensitif dan jadi tempat yang strategis kalau Mommies ingin menggoda suami.

 


3 Comments - Write a Comment

Post Comment