Bagaimana Penanganan Demam pada Anak?

Agar tak salah kaprah menangani kejang pada anak saat demam, coba kita simak tanya jawab dengan pakar berikut ini.

Minggu kemarin, anak saya yang kecil baru saja off dari urusan sekolah selama satu minggu karena sakit. Di awal-awal sakit, suhu tubuhnya panas hingga mencapai 39,2 derajat celcius bahkan sempat mengiggau. Dan ini berlangsung selama 3 hari baru kemudian panas menurun dan yang tersisa tinggal batuk pilek.

Rasa-rasanya semua mommies pasti setuju ya, kalau sudah bicara mengenai anak sakit, sudah pasti konsentrasi kita akan buyar kalau tidak berada di dekat si kecil. Dan, salah satu yang paling sering dialami oleh anak-anak adalah demam.

Secara (nyaris) semua penyakit biasanya gejala awalnya adalah demam, saya sendiri cukup parno ngadepin si demam ini. Mau santai takut salah, mau panik takut salah juga. Saya pun bertanya kepada dr Meta Hanindita, SpA, sebenarnya bagaimana cara menyikapi demam dengan tepat?

demam pada anak

Kapan sebenarnya demam membutuhkan pemberian obat-obatan?

Pada dasarnya obat penurun panas diberikan supaya anak merasa nyaman dan mengurangi rasa cemas pada orang tua. Pemberian obat panas diindikasikan untuk anak dengan demam (suhu yang diukur di ketiak) lebih dari 38 derajat celcius. Diharapkan saat anak nyaman, aktivitas anak akan membaik, termasuk keinginan untuk makan dan minum juga membaik.

Kapan obat demam lewat anus perlu diberikan?

Ada beberapa kondisi di mana obat demam dapat diberikan melalui anus, misalnya saat kondisi anak tidak bisa minum obat atau ia memuntahkan obat terus. Atau saat anak demam tidak sadar dan belum dipasang iv line.

Sebenarnya, bagaimana cara mengompres demam yang tepat?

Pemakaian kompres air hangat/ suam-suam kuku terutama di lipat ketiak dan lipat selangkangan (inguinal) selama 10 – 15 menit akan membantu menurunkan panas melalui proses penguapan yang terjadi. Jadi tidak hanya di dahi saja kompres dapat dilakukan.

Kenapa bisa terjadi step saat anak demam?

Kejang demam dapat terjadi pada anak yang mempunyai ‘bakat’. Jadi tidak semua anak pasti akan kejang jika demam tinggi. Tidak diketahui secara pasti mengapa demam dapat menyebabkan kejang pada satu anak dan tidak pada anak lain. Namun diduga ada faktor genetik yang berperan.

Apa yang bisa dilakukan saat anak kejang ketika demam?

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, sebagai berikut:

1. Tetap tenang, jangan panik (walaupun kayaknya nggak mungkin ya bisa tenang, apalagi untuk para mommies.)
2. Segera longgarkan pakaian anak, taruh anak di permukaan datar dalam posisi telentang.
3. Pastikan tidak ada benda kecil di sekitar yang dapat terhirup oleh anak saat kejang.
4. JANGAN MASUKKAN apapun ke dalam mulut anak, seperti kopi, sendok, stick es krim. JANGAN.
5. Jangan berusaha menahan gerakan anak saat kejang.
6. Ukur suhu saat kejang, dan catat berapa lama kejang berlangsung.

Nah, sudah jelas ya Mom tentang si demam ini sendiri, terutama mengenai memasukkan benda ke mulut anak ketika demam.


Post Comment