Double Asuransi Kesehatan, Perlukah?

Jika mommies sudah mendapatkan proteksi kesehatan, perlukah memiliki proteksi tambahan atas biaya sendiri? Berikut penjelasan Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance

Mommies, punya asuransi kesehatan kah? Jenis asuransi ini akan memberikan penggantian dana tunai atas biaya perawatan kesehatan umumnya rawat inap, dan terkadang meluas juga ke rawat jalan. Secara umum, keluarga yang orang tuanya bekerja sebagai karyawan mendapatkan fasilitas kesehatan dalam bentuk asuransi kesehatan. Jika mommies sudah mendapatkan proteksi kesehatan, perlukah masih memiliki proteksi tambahan atas biaya sendiri?

????????????????

Saat ini, industri asuransi kesehatan menawarkan variasi manfaat salah satunya adalah fasilitas double claim. Ilustrasinya sebagai berikut. Ketika sakit terjadi, pasien memperoleh penggantian dana atas biaya pengobatan ke asuransi perusahaan dengan menyertakan bukti tagihan pengobatan asli. Fotocopy bukti tagihan pengobatan yang dilegalisir bisa diajukan ke asuransi kesehatan untuk double claim sehingga pemilik kartu asuransi kesehatan akan mendapatkan tambahan uang penggantian. Terkadang seseorang bisa saja memperoleh keuntungan bilamana uang penggantian yang diperoleh melebihi biaya aktual untuk perawatan rumah sakit. Tetapi, hal ini bukan praktik yang benar lho!

Mekanisme koordinasi antar perusahaan asuransi yang dibenarkan adalah Coordination of Benefit (COB), di mana rekanan asuransi hanya mengganti selisih biaya pengobatan karena melewati batas proteksi. Jadi, mommies sebaiknya tidak mengharapkan tambahan keuntungan dari terjadinya musibah sakit sebagai dasar untuk pembelian asuransi kesehatan tambahan.

Pembelian asuransi kesehatan tambahan boleh saja dilakukan apabila perlindungan yang diberikan oleh asuransi kesehatan utama tidak mampu memenuhi seluruh kebutuhan kita. Misalnya, asuransi kesehatan utama tidak memberikan proteksi atas penyakit kritis tertentu. Hal lain misalnya keterbatasan pilihan rekanan fasilitas kesehatan yang mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan.

Jika mommies memutuskan untuk membeli asuransi kesehatan tambahan, maka pastikan bahwa premi total yang dibayarkan tetap sesuai dengan kemampuan. Idealnya, premi asuransi kesehatan nilainya maksimal 5% dari gaji sebulan. Jadi, jika gaji Rp10 juta, maka jumlah premi bulanan tidak lebih dari Rp500 ribu.

Sama halnya dengan makan dan minum, segala sesuatu yang berlebihan tidak baik begitu juga sebaliknya apabila kekurangan.  Pembelian yang tepat adalah pembelian yang sesuai dengan kebutuhan keluarga kita. Live a beautiful life!

 Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen,” pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.

 


Post Comment