Aya Syafril, “All Mothers Are a Working Mom”

“All mothers are a working mom. Titik. No matter whether she works at home or at the office. Jadi menurut saya tidak harus ada pengkotak-kotakan,” ujar Aya Syafril.

Siapa yang setuju dengan kalimat di atas? Kalau saya, sih, jelas setuju. Hari gini, sudah nggak saatnya lagi buat nyinyir mengenai topik yang satu ini. Apapun pilihannya, pasti semua perempuan punya alasan masing-masing. Yang jelas, sama seperti ibu rumah tangga, ibu bekerja juga mencintai keluarganya.

Auliya Syafril adalah salah satu perempuan yang merasa ‘jatuh hati’ dengan Female Daily Network. Ia mengaku, sudah menjadi member aktif di forum FDN sejak tahun 2007. Buatnya, bergabung menjadi member forum Female Daily Network, tidak hanya memberikan kesempatan untuk kenal dengan perempuan yang memiliki hobi yang sama, tapi benefit untuk professional life, termasuk soal parenting. 

Saya sendiri sudah cukup familiar dengan sosok perempuan yang bekerja sebagai Executive Assistant to Ambassador of Denmark ini. Maklum saja, ketika Female Daily menggelar acara, Mbak Aya- begitu saya menyapanya- kerap hadir. Beberapa kali, Mbak Aya juga menghadiri acara yang dilangsungkan Mommies Daily.

Sebagai orangtua, ibu dari Aisha Malika Yusuf (13 tahun) dan Abrielle Mikaela Yusuf (Abel) 4,5th ini mengaku kalau dirinya termasuk sosok tiger mom. “I train them hard now – and I’m sure they will thank later.”

Mbak Aya, ceritain dong awalnya, tahu forum ini dari siapa?

Nggak dari siapa-siapa, sih, kalau  nggak salah lagi browsing tentang make up and just bump in to forum.

Apa yang bikin tertarik untuk ikutan forum bahkan akhirnya berteman dengan sesama member forum lainnya?

Same interest on make up, ahahahaa.  Kebetulan sebelum masuk FD aku juga member otomotif club Toyota karena memang seneng mobil dan yang speeding-speeding, suami agak-agak komplain karena aku gaulnya sama laki-laki terus. Jadi, dia seneng banget pas akhirnya saya aktif di FD dan acara-acara FD dan akhirnya aku punya geng cewek, deh, hehehe.

 Biasanya, Mbak Aya sering main di thread mana saja?

Thread Make Up, Skin Care, Playground/Hobby, karena memang saya suka menjahit, design dan  ngelukis), sama Mommiesdaily cencunyaaaa, dooong!

Sebagai member lama, ke depannya Mbak Aya,  maunya forum FDN seperti apa? Ada masukan nggak buat forum FDN?

Jujur aja, aku sekarang ini  lebih jadi silent reader, ganti generasi nampaknya, 5 tahun belakangan para bencongers ini lebih banyak copy daratnya dibanding jumpa di forum. Somehow pertemanan kita jadi makin solid and we became best friends in real life. Teman-teman yang lain juga merasakan ada perbedaan bahasa karena mungkin generasinya udah beda, secara umur juga, hahahaha.

aya2*bersama member forum Female Daily Nework di program Sarah Sechan

Sebagai working mom, manfaat apa saja sih yang Mbak Aya dapatkan dari forum FDN?

Banyak, jadi nggak hanya benefit dari sisi hobby aja tapi juga professional life, karena di circle friends kita terdiri dari berbagai profesi, ada yang manajer travel, MC, bakery, soap maker, make-up artist, designer butik, arsitek sampai yang punya kursus bahasa inggris.  So we can complement each other.

Mbak Aya, ceritain sedikit dong kesibukan Mbak Aya saat ini?

Saya sehari-hari bekerja sebagai Executive Assistant di Kedutaan Denmark, punya sambilan kecil2an untuk nyalurin hobby melukis dan jahit atau fashion bisa langsung diliat, lho,  di IG aku @aya76 or @ayasew

 Buat Mbak Aya, tantangan working mom saat ini apa saja, sih?

WAKTU & ATTENTION

 Perempuan sukses menurut mbak Aya perempuan yang seperti apa?

Sukses menurut saya adalah sesuatu yang sangat abstract. Sangat personal. Kadang yang terlihat dari luar bukan suatu ukuran untuk kesuksesan. Jadi darimana sisi melihat seseorang menilai kesuksesan orang lain beda-beda. Kalau secara general, karena saya working mom, mungkin perempuan yang punya karier bagus, intelektualitas tinggi, punya rumah tangga yang bahagia – dengan suami dan anak yg terurus, ekonomi mapan itu ukuran sukses bagi kebanyakan ibu bekerja barangkali ya.

aya

Working mom di mata Mbak Aya perempuan seperti apa?

All mothers are a working mom. Titik. No matter whether she works at home or at the office. Jadi menurut saya tidak harus ada pengkotak-kotakan.

Untuk menyeimbangkan waktu antara pekerjaan dan keluarga, biasanya apa yang Mbak Aya lakukan?

Weekend biasanya family time. Mostly either lunch or dinner out, short getaway bisa nginep di hotel Jakarta, Bandung & Bogor hanya kami ber-4. And I love taking picture of my family.

 Apa tantangan terbesar yang Mbak Aya rasakan dalam membesarkan anak di zaman ini?

Beda era beda tantangannya sih – saya rasa sama seperti tantangan ortu yang lain – gadget dan media elektronik. It needs a constant supervision from parents. In the other hands – it’s also the same challenge to parent themselves too.

Sebagai ibu bekerja, menurut Mbak Aya ada dampak yang bisa diajarkan ke anak-anak nggak?

“That i am not born with silver spoon” you have to work hard to get what you want.

Mbak Aya sendiri ingin dinilai sebagai sosok ibu atau ayah yang seperti apa di mata anak-anak?

Cukup keras, bisa dibilang i am quite a tiger mom. Walaupun saya biasanya menyesal kalau abis keras sama anak. I train them hard now – and I’m sure they will thank later :D

Apa saja parenting goals Mbak Aya?

Anak-anak  yang mandiri, cerdas, ber-empathy dan hormat pada ortu dan guru.

 

 

 


Post Comment