Ngobrol Masalah Keuangan Tanpa Bertengkar

Salah satu topik yang sering bikin saya degdegan saat ngobrol dengan suami adalah ketika membahas kondisi keuangan rumah tangga. Tapi, topik ini memang nggak boleh dihindari.

Belakangan ini, ada salah satu teman saya yang sering curhat, mengeluhkan  soal suaminya yang kerap kali enggan diajak diskusi masalah keluangan rumah tangga. “Sebel banget gue, tiap kali gue coba untuk ngebahas masalah keuangan, suami gue cuek aja. Responnya terlalu santai. Lah emang pengeluaran rumah tangga dan biaya pendidikan bisa nunggu buat dilunasin? Belum lagi tahun ini anak gue mau masuk SD. Pening banget, gue!” ujarnya.

Wah, bisa kebayang, sih, situasi yang dialami teman saya ini. Ketika sudah berumah tangga, memang yang berubah itu bukan hanya masalah status. Mau nggak mau perencanaan dan mengelola uang juga harus ikut diubah.

ngobrol keuangan tanpa bertengkar

Umumnya, yang menjadi menteri keuangan adalah isteri, soalnya seorang isteri sudah pasti tahu dan berurusan dengan perintilan yang berhubungan dengan pengeluaran keluarga setiap harinya. Mulai dari biaya anak sekolah, bayar listrik, rumah, keamanan, belanja popok, sabun cuci, minyak goreng, beras, hingga liburan. Tapi nggak bisa dipukul rata dan disamakan, sih. Tiap pasangan tentu akan berbeda-beda.

Contohnya di keluarga saya, justru suami yang berperan jadi menteri keuangan karena dia jauh lebih teliti. Meskipun begitu, bukan berarti saya nggak tahu menahu dan lepas tangan masalah keuangan keluarga. Saya dan suami punya peran dan kewajiban yang wajib dijalankan. Lagipula saya pun cukup sadar, sesulit apapun kondisi keuangan rumah tangga, pasangan suami istri wajib untuk membahasnya. Sampai sekarang saya dan suami juga masih terus belajar untuk bisa ngobrol masalah keuangan tanpa bertengkar.

Caranya? Bisa beragam, sih. Tapi seperti yang dituliskan oleh Independent Financial Planner QM Financial, Ligwina Hananto, dalam website qmfinancial ada beberapa kiat yang menarik yang bisa kita praktikkan.

Jangan Pakai Daster

Wah, saya setuju banget dengan tips nomer satu ini. Di mana perempuan itu selalu mau tampil kece kalau pergi ke luar rumah. Sayangnya, ketika di rumah sering ganti pakai daster butut. Nah, ternyata ngebahas masalah keuangan ini juga perlu jaga penampilan, lho! Seperti yang ditulis Ligwina, ya gimana mau ngobrolin uang kalau penampilan aja bikin males. Benar juga, sih. Jadi kalau mau ngobrol serius, nggak ada salahnya untuk berkaca lebih dulu, paling nggak jangan pakai baju butut, dan jangan lupa pakai bedak dan gincu merah, hahaha. Niscaya pasangan akan terlalu terpesona untuk berantem! :)

 Bahas Pengeluaran Bersama

Ternyata nggak semua pasangan bisa blakblakan ngobrolin masalah keuangan. Pasti ada hal yang ditutupi. Bahkan masalah gaji,  nggak semua pasangan mau ngaku, lho. Padahal saling terbuka mengenai masalah keuangan itu penting. Kan namanya hidup bersama, masa main rahasia-rahasiaan? Nggak ada salahnya untuk mulai dari yang gampang dulu seperti kebutuhan pokok. Ngobrol ringan tanpa nyolot tentang pulsa listrik. Atau bahas ongkos weekend bersama ini bocornya di mana.

 Berbagi Peran

Suami isteri pasti punya tugas dan peran masing-masing. Termasuk peran dalam mengatur keuangan. Kalau di keluarga saya, saya dan suami sudah punya pos kewajiban masing-masing yang perlu dikeluarkan. Misalnya, untuk urusan belanja bulanan dan pendidikan anak, suami yang wajib mengeluarkannya. Sementara saya ambil jatah untuk mengatur dan menyiapkan dana untuk weekend. Jadi, silakan saja cek dan diskusikan dengan pasangan masing-masing. Intinya, sih, harus  kami, ya, harus saling gotong royong.

 Jangan Mengekang si Cinta

Tips ini juga sangat penting. Meskipun saya bukan tipe isteri yang membatasi jatah suami, tapi saya cukup paham bagaimana para suami yang tersiksa jika hal ini dilakukan. Percaya, deh, para suami itu paling males kalau dijatah! Menurut Ligwina, ada perbedaan tipis antara istri control freak dengan istri jago atur uang, hehehe… Untuk itu, gimana kalau kamu biarkan saja suami punya satu rekening sendiri untuk dia atur sendiri tanpa kita perlu tahu terlalu detail? Toh, terkadang kita melakukannya untuk membeli produk fashion atau skincare incaran, kan?

 Rahasia Berdua

Ligwina mengingatkan, you both are a team against the rest of the world. Iya.. memang gosipan dengan sahabat dari SMP itu asyik. Tapi gosipin keuangan sendiri? Big no no! Artinya, suami juga perlu tahu bahwa kita sebagai isteri adalah orang yang bisa dipercaya dan memang satu tim. Jadi apa pun kelemahan keuangan kalian berdua, ini bukan untuk diumbar ke seluruh penjuru jagat.

Gimana, kiat dari Ligwina ini menarik, kan? Saya sendiri mau mencoba mempraktikkannya langsung, terutama kiat di mana saat ngobrol keuangan harus tampil kece :D


One Comment - Write a Comment

  1. Poin pertama sangat benar dan tepat, haha.. kalau kita mau membahas suatu masalah penting, tunjukkan juga bahwa diri kita memang “orang yang cukup penting” untuk membahas hal tersebut. Bagaimana mau berdiskusi kalau tema presentasi dan presentatornya tidak menarik? Jujur dan saling memberitahu kemauan dan aset yang dimiliki adalah hal penting pula. Bagaimana mau menjalankan pengelolaan jika kita belum tahu paling tidak estimasi input output keuangan kita..

Post Comment