Tips Bijak Kelola Dana THR

Ditulis oleh: Prita Hapsari Ghozie, SE, Mcom, GCertFP,CFP®, QWP – Chief Financial Planner ZAP Finance

Yes! Sebentar lagi tiba saatnya mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Bagi mommies yang saat ini bekerja sebagai karyawan, atau mungkin juga mendapatkan THR dari pasangan berikut saya berikan beberapa tips mengelola THR secara bijak.

kelola uang THR

Dari mana pun sumber mendapatkan THR, ada baiknya kita lebih bijak dalam mengelola dananya. THR bisa sangat membantu kondisi keuangan sebuah rumah tangga jika dialokasikan dengan bijak. Seperti ini tipsnya.

  1. Daftar Semua Pengeluaran Hari Raya

Coba tuliskan semua rencana pengeluaran hari raya beserta estimasi jumlah untuk masing- masing alokasi pengeluaran. Misalnya: pengeluaran dana mudik, pengeluaran zakat, pengeluaran sumbangan orang tua dan saudara, pengeluaran baju baru dan lainnya.

  1. Buat Prioritas Pengeluaran

Mau beli baju sarimbit untuk lebaran, mau beli gadget baru, mau beli make up baru, tentu saj-sah saja. Tetapi, sayang sekali jika dana THR habis hanya untuk keperluan yang bersifat konsumtif. Oleh karena itu, coba analisa kembali daftar pengeluaran yang ada. Pengeluaran mana saja yang perlu didahulukan dan pengeluaran mana yang bisa ditunda realisasinya. Usahakan untuk mengutamakan kebutuhan dibandingkan keinginan. Urutan prioritas yang disarankan adalah panganan lebaran, dana sedekah dan THR untuk orang yang bekerja untuk kita, mudik lebaran atau liburan, kebutuhan hari raya Idul Adha, dan dana darurat.

  1. Susun Anggaran Belanja Hari Raya

Alokasi belanja hari raya dapat dibuat lebih sederhana daripada alokasi penghasilan bulanan. Sebagai ilustrasi saya terbiasa menggunakan alokasi sebagai berikut:

  • Zakat dan sedekat 5%-10%
  • Keperluan hari raya (makanan, baju, THR orang lain, dan lainnya) 50%
  • Mudik lebaran atau liburan 20%
  • Idul Adha 10%
  • Dana Darurat 20%

Jika mommies bisa menahan diri untuk tidak menggunakan semua pos untuk keperluan hari raya, maka kita juga masih bisa menyisihkan THR untuk berinvestasi. Untuk rencana keuangan keluarga saya tahun ini, rencananya akan dialokasikan sekitar 20% karena kebetulan kami tidak mudik lebaran.

  1. Pisahkan Dana THR

Setelah menerima dana THR, segera pisahkan dana THR sesuai alokasi masing- masing anggaran pengeluaran. Mommies bisa menerapkan konsep amplop, rekening ataupun e-money terpisah. Pemisahan dana dilakukan untuk menimalisir kemungkinan belanja impulsif di atas batas anggaran yang telah disusun.

Selamat mengatur THR! Live a beautiful Life!

 

 Prita Hapsari Ghozie adalah seorang perencana keuangan independen, penulis buku laris “Cantik, Gaya, & Tetap Kaya” serta “Make It Happen,” pembicara, dosen dan ibu dari 2 orang anak. Sebagai Founder dan Chief Financial Planner di ZAP Finance – sebuah konsultan perencanaan keuangan independen di Indonesia. Berpengalaman lebih dari 8 tahun sebagai perencana keuangan dan didukung latar belakang edukasi di bidang keuangan, Prita memiliki kompetensi untuk memberikan saran dan rekomendasi dalam hal keuangan.