5 Kebebasan Untuk Anak di Saat Libur

Libur itu ibarat momen special bagi kedua anak saya, karena di saat libur ada kebebasan-kebebasan yang hanya bisa mereka peroleh di saat libur.

Mau sebandel-bandelnya saya saat masih muda (bandel dalam artian;  jajan sembarangan, begajulan di malam hari, jam tidur nggak tetap tentu), tapi begitu punya anak…. semua itu berubah. Itu sih yang saya rasakan ya ;). Bawaannya hidup jadi teratur, lebih sehat, semakin boros (eaaaa) dan bawel. Biasalaaah, ciri khas new mom kan ya. Ditambah,mungkin karena saya working mom, jadi terbiasa segala serba teratur, anak-anak saya kena ‘imbas’nya.

Mulai dari mencekoki mereka buah dan sayur sampai membuat jadwal belajar dan aktivitas yang jelas. Tapi, di saat libur saya lebih longgar, anggaplah ini semacam privilege untuk mereka, hahaha. Kebebasan apa yang saya berikan?

kebebasan di saat libur

1. Bebas bangun siang
Secara saat hari sekolah mereka sudah bangun dari subuh, jadi selama libur bolehlah kasih bangun siang. Siangnya sampai jam berapa?? Bebaaaaas selama nggak ada acara keluarga. Kalau mereka melewatkan waktu sarapan? Ya risiko mereka, Kalau lapar juga bangun sendiri kan nantinya :D.

2. Boleh makan mie instan lebih sering
Siapa yang bisa menahan godaan aroma mie instan??? Saya punya aturan untuk anak-anak, dalam sebulan mereka boleh makan mie instan satu kali (iyaaaa cuma satu kali). Dan setiap tanggal itu datang, anak-anak saya menganggap saya adalah mama paling baik sedunia (huuuh!). Nah, di saat libur panjang macam sekarang, mereka boleh makan seminggu sekali (lumayan baik dooong :p).

3. Mandi satu hari sekali
Mau mandinya pagi doang? Boleh. Sore aja ya mandinya, Ma? Silakan. Yang penting jangan tengah malam *__*. Selama dalam satu hari itu mereka nggak berkunjung ke rumah sakit, it’s oke. Tapi kalau habis dari rumah sakit, nggak ada cerita, mereka harus mandi! (kecuali kalau mereka yang sakit).

4. Lebih lama bermain games
Selama ini, anak-anak hanya boleh main games di hari Sabtu selama 2 jam dan hari Minggu selama 2 jam. Di luar itu, no way. So, ketika libur panjang, saya beri jatah lebih lama. Setiap hari, sebelum jam 12 siang boleh 2 jam. Di atas jam 12 siang, boleh 2 jam. Dan ternyata, begitu ditambah jatah jam mainnya, mereka malah bosan sendiri :D.

5. Bebas untuk nggak beresin kamar
Karena anak-anak sudah punya kamar sendiri, kewajiban mereka adalah membereskan tempat tidur setiap hari. Di saat liburan saya bebaskan mereka kalau nggak mau benahi tempat tidur. Kalau mereka merasa tempat tidurnya sudah kayak kapal pecah, dan membuat mereka nggak nyaman, otomatis mereka akan membereskannya kok.

Dari ‘kebebasan’ yang saya berikan ini saya malah melihat kalau saat anak-anak diberi secara ‘berlebihan’, mereka malah bosan dan berhenti dengan sendirinya, kok. Seperti bermain games dan makan mie instan.
Untuk urusan membersihkan tempat tidur pun, mereka juga sadar kalau kondisi tempat tidur yang kotor dan berantakan hanya membuat tidur menjadi tidak nyaman.

Ujung-ujungnya momen kebebasan ini malah membuat mereka lebih sadar dan bertanggung jawab, hohoho. Mama pun bahagia :p.