5 Cara Belajar Hal Baru

Memasuki usia yang nggak lagi muda (eheeeem) seringkali kita merasa malas mempelajari hal baru. Padahal belajar sesuatu yang baru itu nggak selalu susah kok. Jangan-jangan kita saja yang terlalu banyak alasan. Ini dia 5 cara belajar hal baru.

Seberapa sering sih kita memberikan excuse untuk berbagai hal? Misalnya nih hal paling sering saya dengar adalah saat PMS (Pre Menstrual Syndrome). Saat PMS seolah-olah semua harus memaklumi kita. Memaklumi mood kita yang berantakan, memaklumi penampilan kita yang acak-acakan sampai memaklumi kalau kita jadi lumayan lemot. Sampai banyak orang (terutaman kaum pria) menganggap PMS itu identik banget sama perempuan memberikan excuse.

Hal lain yang juga sering saya dengar adalah ketika teman-teman seumuran saya merasa malas mempelajari hal baru atau merasa sudah nggak bisa maju lagi dalam karier karena alasan usia. “Duuuh, umur segini mana bisa otak gue dipakai buat mikir sesuatu yang baru. Udah capek dan malas!” Sekali lagi kita terlalu sibu mencari alasan *__*. Jangan sampai deh, ini menjadi kebiasaan kita. Kalau sibuk mencari alasan, kapan kita bisa maju?? Iya nggak sih.

Masih ingat dong dengan campaign Female Daily Network tahun ini?? Mengubah PMS menjadi Powerful Message to Self. Daripada sibuk mencari alasan dan ujung-ujungnya membuat kita nggak maju-maju atau nyebelin bagi orang-orang di sekitar kita, kenapa juga kita nggak mengirimkan pesan-pesan nyang positif ke diri kita sendiri. Setuju???

Powerful Message to self

Nah kalau saya sendiri, saya ingin melatih diri saya untuk jangan malas belajar sesuatu hal yang baru. Dengan melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Bergaul dengan berbagai macam orang dengan beragam latar belakang
Saat saya memimpin sebuah majalah remaja, saya pernah meminta tim saya untuk membuat artikel mengenai kehidupan anak punk dan PSK remaja. Dan saya meminta mereka melakukan wawancara langsung dengan komunitas punk dan salah satu PSK remaja. Hasilnya? Kami mendapat banyak sekali pelajaran baru mengenai kehidupan. Mereka yang kerap dianggap masyarakat kelas dua malah mengajarkan banyak ilmu baru bagi kami. Hal yang sama juga bisa kita lakukan untuk urusan lain. Percaya deh, ilmu itu nggak melulu kita dapat dari institusi pendidikan kok.

2. Banyak baca
Klise memang kedengarannya. Tapi dengan banyak membaca kita jadi banyak tahu. Banyak tahu membuat kita mendapat banyak ilmu baru. Nggak usah memaksakan diri membaca buku yang super tebal dan super serius demi menciptakan kesan kita pandai :D. Koran, majalah, website hingga buku-buku sastra, sejarah biografi. Agar lebih mudah, pilih topik bacaan yang Anda suka.

3. Buat target yang masuk akal
Menjadi orang yang memiliki otak berisi itu pasti menyenangkan karena membuat kita jadi mudah berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai kalangan. Cobalah membuat target yang masuk akal. Misal, dalam satu tahun minimal ada satu ilmu baru yang saya dapat. Bisa tentang membuat satu resep cake baru, bisa menambah satu gaya berenang atau menguasai satu bahasa asing.

4. Tantang diri kita
Saat kita merasa nggak yakin atau merasa takut ketika akan melakukan satu hal baru coba kasih tantangan ke diri kita. “Masa sih gini aja saya nggak bisa???” “Masa sih ilmu saya segini-segini aja?”. Menantang diri sendiri bisa menjadi pemicu yang efektif dalam mempelajari hal baru.

5. Ingat alasan mengapa kita perlu terus belajar hal baru
Saya nggak pernah bosan mengatakan bahwa di zaman yang sudah berubah dengan cepat dibutuhkan kemampuan untuk beradaptasi. Ingat saja, kalau kita terlalu sibuk mencari alasan untuk maju, maka kita akan tergilas oleh zaman. Mau? Saya sih nggak mau.

Itu 5 powerful message to self versi saya. Kalau versi Mommies seperti apa? Oh iya, kalau Mommies ingin gabung dalam campaign kami, silahkan langsung bermain-main ke sini ya.