6 Manfaat Mengajak Anak ke Kantor

Ditulis oleh: Nina Samidi

Pernah kepikiran nggak kalau mengajak anak ke kantor ketika tidak ada yang menjaganya di rumah, tidak hanya membuat hati kita tentrem tapi juga memberi manfaat untuk si kecil? Apa sebenarnya manfaat mengajak anak ke kantor?

Kenapa saya kepikiran menulis tentang ini sekarang? Karena sebentar lagi puasa, dan kemudian datanglah Lebaran. Pasti banyak Mommies yang ditinggal mudik sama ART dan mumet mencari cara untuk menjaga si kecil. Kalau nggak ada bala bantuan, hal yang paling umum saya temui di beberapa perkantoran adalah para working mommies yang mengajak anak-anaknya ke kantor (itu juga yang saya lakukan, hahaha). Ternyata, IMO, mengajak anak ke kantor itu nggak hanya membuat hati kita tentram, tapi ada juga manfaatnya untuk si kecil, selain bisa menjadikan si kecil Asistan Pribadi kita :D. Apa saja?

Manfaat mengajak anak ke kantor

1. Belajar mengenal suasana baru
Selain rumah dan sekolah, serta tempat les mungkin, datang ke kantor ibunya, bagi anak-anak saya adalah hal yang luar biasa. Dia belajar untuk mengenal suasana baru yang selama ini hanya didengar dari cerita saya. Saat pertama kali saya ajak anak ke kantor, saya sempat khawati. Tapi ternyata ‘dunia baru’ yang dilihatnya adalah hal yang sangat menarik. Dia memang banyak bertanya, ‘ini ruang apa?’, ‘ini alat untuk apa?’, ‘dia siapa?’, dan sebagainya. Tapi setelah semua terjawab, pelan-pelan dia mencernanya dan terus melihat sekeliling, melahap semua informasi tentang tempat yang baru didatanginya itu.

2. Belajar menenangkan diri
Saya biasanya akan berpesan, “Kalau ibu sedang kerja, Kakak boleh menggambar atau melakukan hal lain, tapi jangan ganggu Ibu dulu, ya.” Dengan begitu, dia akan menahan diri. Ini sangat baik efeknya di kemudian hari, di mana pun dia berada, terutama di tempat baru.

3. Tidak takut lagi
Bertemu banyak orang baru, terutama orang dewasa, lalu berinteraksi dengan mereka, membuat anak-anak jadi tidak takut lagi. Anak saya awalnya selalu sembunyi di belakang kaki setiap saya kenalkan dengan teman kantor. Tapi lama-lama dia semakin berani untuk memperlihatkan wajahnya, bersalaman, bahkan mengobrol.

4. Lebih pengertian
Setelah diajak ke kantor, biasanya anak jadi lebih pengertian terhadap ibunya saat sang ibu meninggalkannya untuk bekerja. Saat ibu terpaksa pulang telat, anak biasanya jadi lebih mudah menerima setelah diberi penjelasan karena dia bisa membayangkan apa yang terjadi di kantor sesuai cerita ibunya. Dengan begitu, anak jadi lebih percaya pada ibu yang bekerja.

5. Memperat ikatan
Ini manfaat yang paling saya suka. Saya pikir, daripada saya meninggalkannya di rumah hanya bersama kakak ipar, lebih baik dengan saya. Setelah menghabiskan waktu seharian, kami jadi merasa lebih dekat, dan jadi makin banyak hal yang bisa kami bicarakan.

6. Kebanggaan
Ini tidak pernah saya perkirakan sebelumnya. Tapi setelah mengajak anak saya ke kantor, saya jadi merasa bangga ketika orang-orang di kantor saya mengenal anak saya. Mereka melihat anak saya adalah anak yang bisa mengontrol dirinya sehingga ‘gampang’ diajak ke mana-mana. Di sisi lain, muncul kebanggaan yang sama dalam diri anak saya karena dia merasa ‘pantas’ diajak dan diperkenalkan ke teman-teman bahkan bos ibunya.

Mengajak anak ke kantor itu asyik! Tetapi, ada beberapa hal yang tetap harus kita perhitungkan karena membawa anak ke kantor itu ada aturan mainnya. Biasanya saya akan mengecek dulu beberapa hal ini:

a. Saya memastikan hari itu pekerjaan saya tidak terlalu banyak atau saya terlalu sibuk.
b. Pastikan hari itu tidak ada meeting yang membuat anak bosan menunggu.
c. Jangan lupa membawa perlengkapan pribadinya, mulai dari makanan, minuman sampai activity book yang akan membuatnya sibuk.
d. Jika si kecil biasa tidur siang, pastikan di kantor ada spot yang bisa menjadi tempat dia tidur siang.
e. Pastikan si kecil sedang tidak sakit.
f. Kalau si bos tidak suka anak kecil, ajak saat bos tidak ada.
g. Pastikan bahwa Anda bisa tetap profesional dalam pekerjaan Anda.


One Comment - Write a Comment

  1. Wah ini saya banget. Emang biasanya pas udah dekat libur Lebaran, aktivitas ini akan sangat sering saya lakukan. Alhamdulilah kantor saya sangat terbuka bagi para mommies yg kerja di sini dan punya anak. Bahkan kalo pas udah dekat libur lebaran, kantornya mirip daycare saking banyaknya anak-anak yg ikutan ortunya kerja. Bener, harus ada space untuk dia tidur siang, kasian kalo seharian kayak ibunya yang harus duduk terus di depan komputer :) Saya bahkan bawa perlengkapan dan alas tidur dari rumah, demi kenyamanan anak. Dan anak juga jadi lebih bisa terkendali. Kalau di rumah kadang kalo gak diturutin kemauannya suka cranky and jerit2. Nah pas di kantor, dibilangin kalo nanti rewel dan jerit2 dipanggilin pak satpam, eh anaknya manut dan jadi tenang, hehe.
    Alhamdulilah dapat kantor yang kebijakannya fleksibel, karena saya pernah ngobrol sama teman yg kerjanya di gedung dan bosnya memberlakukan kebijakan tidak boleh membawa anak atau keluarga ke kantor, hiks hiks….

Post Comment