Ngopi Dulu, Kemudian Berkreasi

Sebagai penikmat kopi, minuman hitam ini nggak cuma jadi teman beraktivitas atau menjadi bagian dari gaya hidup saja. Buat saya, kopi bisa menjadikan sarana untuk bisa lebih berkreasi.

Siapa yang suka ngopi? *ngacung*. Ngopi yang saya maksud di sini nggak selamanya ngopi-ngopi cantik di kedai kopi sebuah pusat perbelanjaan, lho, ya. Buat saya, ngopi itu bisa di mana saja, dan kopinya juga nggak perlu dari brand yang sudah ternama.

Bisa dibilang saya pecinta jenis minuman yang satu ini. Sehari nggak minum, rasanya ada yang kurang. Buat saya, ada kenikmatan lain yang bisa didapatkan. Mulai menikmati dari aromanya, termasuk merasakan efeknya yang membuat saya merasa lebih bersemangat dan lebih kreatif. Yup, sering kali kopi menjadi ‘sahabat’ setia saya ketika menulis. Otak sepertinya lebih ‘jalan’, gitu lho…

Saya pun pernah membaca sebuah artikel kesehatan yang menuliskan hasil studi yang dilakukan Universitas Harvard, katanya penikmat kopi ini punya risiko yang lebih rendah terhadap depresi. Di mana dengan minum beberapa cangkir kopi perhari bisa mengurangi risiko bunuh diri pada pria dan wanita sekitar 50%. Dalam  penelitian tersebut juga disebutkan kalau meminum kopi meningkatkan semangat dan memberikan kebahagiaan karena menghasilkan endorphin.

nescafe

Lalu apa hubungannya ngopi bisa membuat seseorang lebih kreatif? Dalam hal ini Yoris Sebastian, salah satu figure kreatif Indonesia menegaskan pada dasarnya kreatifitas memang tanpa batas. Namun, dewasa ini kreatifitas berkembang seiring dengan perkembangkan teknologi. Contoh mudahnya adalah berkreasi dalam membuat art latte.

Kalau dulu kita hanya menikmati keindahan  art latte ketika membeli kopi di sebuah caffe shop, sekarang kita bisa berkreasi sendiri di rumah. Soalnya saat ini Nescafe baru saja berinovasi dengan menciptakan mesin yang stylish, NESCAFÉ Dolce Gusto kini memperkenalkan mesin terbarunya Oblo sebagai varian mesin yang penuh warna. Membawa semangat berkreasi tanpa batas.Warnanya yang cerah, merah dan orange seakan menambah semangat ketika kita ingin membuat art latte.

Kebetulan ketika peluncuran mesin ini saya datang, dan langsung mempraktikannya. Ternyata membuat art latte ini susah susah gampang. Mungkin karena memang belum terbiasa saja, sih. Dengan seringnya latihan tentu karya saya nggak akan kalah dengan barista-barista andal, hahahahaa…

Mengingat mesin NESCAFÉ Dolce Gusto Oblo ini modelnya compact, dengan bentuk kotak di depan dan lekukan di belakang ini, serta ukura yang tidak terlalu besar, 31,2 cm dan berat sekitar 2,5 kg,  mesin bisa jadi pemanis ruangan dapur atau area meja makan. Untuk penggunaan serta proses membersihkannya juga nggak ribet, kok. Sedangkan untuk pilihan kopi, tinggal membeli kapsul NESCAFÉ Dolce Gusto favorit di pusat perbelanjaaan.

Yang jelas, setelah mencoba dan mempraktikannya, saya langsung memasukan mesin NESCAFÉ Dolce Gusto Oblo ini dalam daftar waiting list produk yang akan saya beli. Paling nggak, dengan punya mesin ini saya tidak hanya bisa belajar art latte, tapi bisa memangkas jatah minum kopi di cafe. Lah wong, sudah punya mesin sendiri, buat apa beli di luar? Lagi pula, siapa tahu nanti saya bisa punya kedai kopi kecil-kecilan. Mesin ini tentu saja jadi investasi #IbuBijak *big grin*. 

 


Post Comment