Masak Makanan Indonesia Kini Lebih Mudah

Sebagai ibu yang gemar menikmati sajian makanan khas Indonesia, senang rasanya ketika tahu kalau Bango mengeluarkan mobile site yang memuat begitu banyak resep dan teknik masak rahasia dari para legenda kuliner. Langsung praktik di rumah, yuk!

Buat orang-orang  yang kenal baik dengan saya, tentu sadah paham kalau saya ini doyan makan. Bahkan seorang teman sempat mengatakan kalau saya ini penyuka segalanya. Hahaha…. kalau dipikir-pikir, benar juga, sih, paling nggak saya berharap hal ini bisa menular ke anak saya, Bumi, sehingga dia tidak jadi anak yang picky eater.

Masak Makanan Indonesia Kini Lebih Mudah

Beruntung, saat ini Bumi memang nggak rewel memilih makanan. Walaupun begitu saya cukup sadar kalau saya kurang mengenalkan sajian kuliner nusantara. Maklum, soal masak masak ilmu saya sangat cetek, sehingga menu makanan di rumah nggak terlalu macam-macam. Seringnya, ajang mengenalkan sajian makanan khas Indonesia ketika liburan keluarga. Urusan nyicipin makanan khas adalah keharusan. Misalnya ketika kami jalan-jalan ke Malang, wisata kuliner di sana adalah keharusan. Oh, ya…. kalau lagi jalan-jalan ke Bandung jangan lupa menikmati 10 tujuan wisata kuliner ini, ya.

Makanya begitu tahu kalau Bango mengeluarkan mobile site, yang memuat begitu banyak resep dan teknik masak rahasia dari para legenda kuliner saya sangat senang.  Artinya saya sebagai ibu diberikan fasilitas dan referensi untuk bisa mengolah dan mengenalkan berbagai makanan Nusantara di tengah keluarga.

Sepengetahuan saya, sejak dulu Bango memang berkomitmen menjalankan misi sosial pelestarian warisan kuliner Nusantara. Nggak heran kalau selama ini Bango sering mengadakan berbagai aktivitas seperti mengadakan Festival Jajan Bango untuk menjadi katalisator bagi terbentuknya sebuah ekosistem pelestarian kuliner Nusantara. Sebelum meluncurkan mobile site ini, Bango juga sempat mengeluarkan aplikasi untuk yang hobi wisata kuliner.

Upaya pelestarian warisan kuliner Nusantara ini tentu saja nggak bisa  terlaksana dengan baik jika masyarakat nggak peran aktif. Paling nggak, lewat beragam pendekatan dan kontribusi berbagai pihak tentu bisa saling mendukung sehingga warisan kuliner Nusantara dapat terus terjaga kelestariannya dari generasi ke generasi.

Dari sini bisa terlihat jelas, ya, kalau peran seorang ibu juga sangat besar. Bagiamana mungkin anak kita bisa mencicipi dan tahu betapa lezatnya makanan khas Nusantara kalau kita tidak mengenalkannya? Buat saya, sih, nggak ada salahnya mengenalkan Bumi dengan makanan semacam pasta atau sushi, tapi jangan sampai lupa dengan makanan negeri khas sendiri.

Dengan adanya mobile site yang dikeluarkan Bango ini tentu saja bisa menambah pengetahuan saya akan hidangan tradisional.  Mengingat kalau resep dan teknik yang disajikan ini dibuat langsung oleh legenda kuliner selaku mitra pelestarian warisan kuliner Nusantara, harapannya, sih, ketika mempraktikannya di rumah, rasa yang dihasilkan nggak akan berbeda jauh.

Wah…. jadi nggak sabar buat mengajak Bumi masak bersama. Yuk, ah, kita sama-sama peduli dan tanamkan semangat pelestarian warisan kuliner Nusantara dapat tumbuh dalam setiap keluarga Indonesia.