5 Cara Membangun Hubungan Harmonis dengan Ibu Mertua

Long weekend biasanya suka dimanfaatkan untuk berkunjung ke rumah mertua. Nah, siapa yang suka malas karena hubungannya ternyata nggak ‘baik-baik saja’ dengan mertua? Ini 5 cara membangun hubungan harmonis dengan mertua.

Siapapun pasti menginginkan rumah tangga yang dijalani akan langgeng hingga maut memisahkan. Sebisa mungkin, masalah kecil tidak dibesar-besarkan dan masalah besar diselesaikan dengan kepala dingin. Idealnya sih memang seperti itu. Namun, untuk mewujudkan harmonis itu membutuhkan kerjasama dari dua pihak, yaitu suami dan istri.

Masalahnya, terkadang faktor eksternal ikut berperan dalam menentukan adem-ayemnya sebuah rumah tangga. Salah satunya, hubungan menantu dan mertua. Bisa jadi, menantu merasa mertua terlalu ikut campur atau kurang baiknya komunikasi yang terjalin antara menantu dan mertua.

Harus diakui, ketika pertama kali berhadapan dengan mertua, terutama ibu mertua, agak bikin deg-degan ya. Wajar saja jika masa awal menikah,kita agak sungkan dan sangat menjaga sikap. Namanya juga masa penjajakan, pasti butuh waktu. Untuk memuluskan hubungan, Mommies bisa mencontek cara-cara berikut loh:

Berdamai dengan mertua

Dengarkan ucapan ibu mertua sebaik-baiknya dan jangan langsung membantah jika kita kurang sependapat dengan beliau

Sebagai orang tua, ibu mertua pasti akan memberikan wejangan kepada kita. Eits, jangan langsung berpikir negatif bahwa ibu mertua ikut campur. Bisa jadi, ini tanda ibu mertua adalah peduli dengan kelangsungan rumah tangga kita. Seandainya ucapan ibu mertua bertentangan dengan pikiran kita, jangan langsung frontal dalam menyampaikan ketidaksetujuan. Gunakan bahasa yang halus namun tersirat. Atau cukup berikan senyuman di hadapan ibu mertua, lantas mintalah saran suami mengenai pendapat ibu mertua dan sampaikan di mana letak ketidaksetujuan kita. Ingat, biar bagaimanapun juga, ibu mertua kita adalah orang tua dari suami. Bisa dibilang, kedudukan beliau sama tingginya dengan orang tua kita dan setiap anak wajib menghormati orang tuanya, kan?!

Dekatkan ibu mertua dengan anak-anak kita (cucu)

Nah, trik ini biasanya paling berhasil deh. Kadang, perilaku anak-anak kita terhadap ibu mertua akan menimbulkan kedekatan. Jadi, nggak ada salahnya mulai sekarang atur jadwal mengunjungi ibu mertua. Untuk yang berjauhan, mulailah mengatur waktu berkomunikasi via telepon atau lakukan video call.

Jalin komunikasi dua arah antara ibu mertua dan kita serta suami

Komunikasi adalah kunci utama untuk melanggengkan sebuah hubungan. Dengan melakukan komunikasi dua arah antara kita dan ibu mertua ini akan membuat ibu mertua belajar mengerti mengenai diri kita, begitu juga sebaliknya. Ajak serta suami dalam komunikasi dua arah ini. Tentu saja suami bisa menjadi penengah di antara kita dan ibu mertua ketika komunikasi berjalan kurang baik.

Sesekali, ajak ibu mertua refreshing bersama keluarga kecil kita

Libatkan ibu mertua dalam acara akhir pekan. Tidak perlu setiap minggu, sebulan sekali pun tidak masalah. Atau buatlah kesepakatan dengan suami dan anak-anak kapan waktu yang tepat untuk mengajak ibu mertua dalam kegiatan akhir pekan keluarga. Seru kan!

Berikan hadiah/kejutan dalam momen tertentu

Saat hari ulang tahun, berikan kado istimewa untuk ibu mertua. Sebisa mungkin kita sendiri yang menyerahkannya secara langsung. Pasti ibu mertua akan merasa senang dengan kejutan manis. Bisa juga ini dilakukan pada Hari Ibu. Hal lainnya, coba luangkan perhatian lebih saat beliau sedang kurang sehat.

Yang penting, kita sudah memiliki niat baik untuk memulai hubungan baik dengan ibu mertua. Kalau hubungan kita sudah baik dengan mertua, ya pertahankan. Satu pesan penting dari saya, utamakan rasa sabar ya, hehehe.